Bandar Lampung (Lampost.co) — Lonjakan kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung selama libur Lebaran ikut terdorong maraknya aktivitas belanja oleh-oleh khas daerah.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya sejumlah pusat oleh-oleh yang tersebar di berbagai titik, mulai dari kawasan Jalan Pagar Alam hingga Telukbetung.
Sejak H+1 Lebaran, arus pemudik dan wisatawan yang datang dari luar daerah memadati sentra penjualan oleh-oleh.
Kawasan Jalan Pagar Alam yang dikenal sebagai pusat industri keripik menjadi salah satu lokasi favorit.
Deretan toko dan rumah produksi keripik pisang ramai pengunjung yang berburu camilan khas Lampung untuk dibawa pulang.
Tak hanya itu, kawasan Telukbetung juga mencatat lonjakan kunjungan serupa.
Sejumlah toko oleh-oleh di wilayah tersebut terus dipadati pembeli yang datang silih berganti sepanjang hari.
Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas belanja oleh-oleh menjadi bagian penting dalam rangkaian perjalanan wisata saat Lebaran.
Produk-produk khas seperti kemplang, keripik pisang, hingga dodol durian menjadi buruan utama wisatawan.
Banyak pengunjung menilai makanan khas Lampung memiliki cita rasa dan tekstur yang autentik, sehingga cocok dijadikan buah tangan bagi keluarga di kampung halaman maupun di perantauan.
“Rasanya khas dan beda dari daerah lain. Kemplang sama dodol durian selalu jadi pilihan utama,” ujar salah seorang pengunjung.
Tingginya minat terhadap oleh-oleh lokal ini tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan pelaku usaha, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor pariwisata Lampung secara keseluruhan.
Kehadiran wisatawan yang berbelanja ikut menggerakkan ekonomi daerah, mulai dari UMKM hingga sektor pendukung lainnya seperti transportasi dan kuliner.
Para pelaku usaha mengaku telah menyiapkan stok lebih banyak untuk menghadapi lonjakan permintaan selama musim Lebaran.
Mereka juga terus menjaga kualitas produk agar tetap menjadi pilihan utama wisatawan setiap tahunnya.
Momentum libur Lebaran pun menjadi peluang besar bagi Lampung untuk memperkuat citra sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan kuliner khas yang mampu menarik minat pengunjung.








