IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 07/04/2026 13:09
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

Teleskop Rubin Temukan 11 Ribu Asteroid, Rekor Baru Astronomi

Jika prediksi ini benar, jumlah asteroid yang diketahui manusia bisa berlipat ganda dalam waktu singkat.

Denny ZYbyDenny ZY
06/04/26 - 13:49
in Teknologi
A A
teleskop rubin asteroid

Observatorium Vera C. Rubin memulai revolusi astronomi dengan menemukan 11.000 asteroid hanya dalam dua bulan. (NSF NOIRLab)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Langit malam yang selama ini terlihat tenang ternyata menyimpan kejutan besar. Dalam waktu yang sangat singkat, para ilmuwan berhasil menemukan lebih dari 11.000 asteroid baru—sebuah angka yang sebelumnya hampir mustahil dicapai dalam periode sesingkat itu.

Pencapaian ini datang dari Observatorium Vera C. Rubin, fasilitas observasi canggih yang kini mulai menunjukkan kekuatan sesungguhnya dalam memetakan isi Tata Surya.

Penemuan Kilat yang Ubah Cara Pandang Ilmuwan

Selama ini, menemukan asteroid bukan perkara mudah. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengidentifikasi dan melacak objek kecil yang bergerak cepat di ruang angkasa.

Namun dengan teknologi terbaru, semuanya berubah.

Dalam waktu sekitar satu hingga dua bulan:

  • Lebih dari 11.000 asteroid baru ditemukan
  • Sekitar 1 juta observasi berhasil dikumpulkan
  • 80.000 asteroid lama berhasil dilacak kembali

Data ini telah dikonfirmasi oleh International Astronomical Union melalui Minor Planet Center sebagai salah satu lonjakan penemuan terbesar dalam sejarah modern.

Lebih Cepat dari Perkiraan Ilmuwan

Keunggulan utama teleskop ini terletak pada kemampuannya mendeteksi objek:

  • Lebih kecil
  • Lebih redup
  • Lebih jauh

Apa yang dulu membutuhkan puluhan tahun, kini bisa dilakukan hanya dalam hitungan bulan. Ini membuka peluang besar untuk memperbarui “peta” Tata Surya yang selama ini masih banyak kosong.

Temuan Penting Dekat Bumi

Dari ribuan objek tersebut, ada 33 objek yang masuk kategori Near-Earth Objects (NEO) atau objek dekat Bumi.

Meski tidak ada yang berbahaya saat ini, penemuan ini sangat penting untuk:

  • Memantau potensi ancaman dari luar angkasa
  • Meningkatkan sistem pertahanan planet
  • Memahami jalur orbit benda langit

Para ilmuwan memperkirakan, manusia baru mengetahui sekitar 40% objek berukuran sedang di sekitar Bumi. Sisanya masih menunggu untuk ditemukan.

Mengintip Wilayah Paling Jauh Tata Surya

Tak hanya di sekitar Bumi, teleskop ini juga berhasil mendeteksi objek di wilayah luar orbit Neptunus.

Setidaknya:

  • 380 objek Trans-Neptunus (TNO) ditemukan
  • Beberapa memiliki orbit sangat ekstrem

Dua di antaranya bahkan bergerak sangat jauh, hingga ribuan kali jarak Bumi ke Matahari. Objek-objek ini dianggap menyimpan “jejak masa lalu” pembentukan Tata Surya.

Didukung Teknologi dan AI Canggih

Keberhasilan ini bukan hanya soal teleskop besar, tapi juga kecerdasan sistem di belakangnya.

Perangkat lunak canggih mampu:

  • Mengolah data dalam jumlah masif
  • Mengidentifikasi pola pergerakan objek
  • Memastikan akurasi deteksi

Tanpa sistem ini, data besar dari observasi tidak akan bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Awal dari Revolusi Astronomi

Ini baru permulaan. Saat observatorium beroperasi penuh, kecepatannya diprediksi akan meningkat drastis—bahkan mampu menemukan ribuan asteroid baru hanya dalam beberapa malam.

Jika prediksi ini benar, jumlah asteroid yang diketahui manusia bisa berlipat ganda dalam waktu singkat.

Dan dari sana, pemahaman kita tentang Tata Surya—dan mungkin ancaman dari luar angkasa—akan berubah selamanya.

Tags: AsteroidAstronomiNASAsains luar angkasatata suryateleskop rubin
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

The Division Resurgence gameplay

Bukan Shooter Biasa, Ini yang Bikin The Division Resurgence Ramai Dibahas

byDenny ZY
06/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejak dirilis global pada akhir Maret 2026, Tom Clancy’s The Division Resurgence langsung mencuri perhatian gamer,...

game diblokir IGRS Indonesia

Game Bisa Diblokir di Indonesia? Ini Daftar Kriteria IGRS yang Wajib Diketahui

byDenny ZY
06/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perkembangan industri gim di Indonesia tidak lagi sekadar soal hiburan. Di balik jutaan unduhan dan popularitas...

NVIDIA MLPerf v6.0

NVIDIA Dominasi MLPerf, Performa AI Melesat dan Lebih Efisien

byDenny ZY
06/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Persaingan teknologi AI kembali memanas. Kali ini, NVIDIA menunjukkan taringnya lewat hasil benchmark terbaru yang cukup...

Berita Terbaru

Ilustrasi harga jual kembali emas hari ini atau buyback. Dok/Law-Justice
Ekonomi dan Bisnis

Harga Jual Kembali Emas Hari Ini (Buyback) 7 April 2026 Naik Tipis

byAdi Sunaryo
07/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)- Harga jual kembali emas hari ini atau harga penjualan kembali (buyback) pada Selasa, 7 April 2026 mengalami...

Read moreDetails
Iran melaporkan menembak jatuh dua pesawat tempur, yaitu A-10 Warthog dan F-15E Strike Eagle. Foto: Wikipedia

Iran Jatuhkan 2 Jet Tempur AS, Misi Penyelamatan Dramatis Picu Ketegangan Besar

07/04/2026
BBM nonsubsidi. (Dok. Lampost.co)

Harga BBM Mau Naik? Bahlil Bocorkan Jenis yang Berpotensi Terdampak

07/04/2026
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Ketara, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Alman Putra, resmi dilaporkan balik warga yang sebelumnya ia polisikan.

Drama Roti MBG Berulat Memanas, Warga di Lombok Tengah Balik Laporkan Kepala SPPG

07/04/2026
Ilustrasi harga emas hari ini jenis Logam Mulia batangan.

Harga Emas Hari Ini 7 April 2026 Naik Tipis, Berikut Rincian Lengkapnya

07/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.