Washington (Lampost.co)—Jumlah politikus Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) yang mendesak Presiden Joe Biden mundur dari pencalonan di pemilu tahun ini bertambah. Kali ini, ada empat tokoh terkemuka Demokrat yang ingin penggantian Biden dengan tokoh lain seperti Wakil Presiden Kamala Harris.
Desakan mundur terus menguat terkait performa buruk Biden dalam debat melawan mantan Presiden Donald Trump baru-baru ini.
Namun Biden bertekad tetap bertahan dan Harris pun menjelaskan dirinya mendukung sang presiden sepenuhnya.
Joe Biden (81) dan Donald Trump (78) menghadapi kekhawatiran tentang usia mereka. Namun Biden gagal meredakan kekhawatiran tersebut selama debat setelah tampak kehilangan alur pikirannya di beberapa waktu dan tersendat dalam merespons. Tim Biden kemudian mengatakan Sang Presiden sedang kurang enak badan dan menderita jet lag.
Menurut sumber yang mengetahui panggilan telepon pribadi di antara anggota DPR Demokrat pada hari Minggu kemarin, perwakilan Adam Smith dari Washington, Jerry Nadler (New York), Mark Takano (California), dan Joe Morelle (New York) menyampaikan keyakinan mereka soal Biden harus menarik diri dari pemilu AS 2024. Demikian laporan The New York Times dan Politico yang Newsweek kutip, Senin (8/7/2024).
Pemimpin Demokrat di DPR AS Hakeem Jeffries menyelenggarakan percakapan tersebut. Diskusi berlangsung lebih dari satu jam dan melibatkan pembicaraan luas tentang prospek elektoral partai tersebut.
Keempat anggota parlemen yang menyerukan penarikan Biden memegang posisi berpengaruh dalam kaukus Demokrat DPR. Smith menjabat sebagai anggota senior di Komite Angkatan Bersenjata, sedangkan Nadler, Takano, dan Morelle memegang posisi serupa di Komite Kehakiman, Urusan Veteran, dan Administrasi DPR.
Perkembangan terbaru ini membuat jumlah total anggota Kongres Demokrat yang secara terbuka mendesak Biden mempertimbangkan kembali pencalonannya menjadi hampir 12 orang.








