Kotabumi (Lampost.co) — PLN UID Lampung memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem kendaraan listrik dan pendidikan vokasi di Lampung. Melalui program PLN Peduli, perusahaan kembali menggelar Workshop Pelatihan Perakitan Baterai Motor Listrik di SMKN 3 Kotabumi pada 14—15 Oktober 2025.
Poin Penting:
-
PLN fokus memperkuat pendidikan vokasi energi terbarukan.
-
Pelatihan langsung perakitan baterai motor listrik, bukan seminar teori.
-
Mendorong ekosistem kendaraan listrik berbasis SDM daerah.
Kegiatan ini diikuti siswa dari berbagai SMK di Lampung Utara. Selain itu, kegiatan menjadi bagian dari program berkelanjutan PLN di bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang sejak 2023 telah mendukung pengembangan kurikulum konversi motor listrik di sekolah kejuruan.
Komitmen PLN pada SDM dan Transisi Energi
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Lampung, Rio Widiya Nugraha, menegaskan PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra pembangunan daerah.
Baca juga:
“PLN aktif memperkuat kompetensi generasi muda di bidang teknologi energi bersih, sejalan dengan SDGs poin 4 tentang pendidikan berkualitas dan target net zero emission (NZE),” ujar Rio.
Rio juga memastikan program pendidikan vokasi ini tidak berhenti pada level pelatihan dasar, melainkan mengarahkan agar SMK di Lampung mampu melahirkan teknisi dan inovator kendaraan listrik lokal yang siap terjun ke industri masa depan.
Praktik Lapangan, Bukan Sekadar Teori
Workshop menghadirkan Elders Garage Jakarta sebagai narasumber teknis, serta melibatkan LPPM Universitas Bandar Lampung (UBL) sebagai fasilitator.
Instruktur Elders Garage, Richard, menyebut rancangan pelatihan agar para peserta benar-benar memahami proses secara menyeluruh.
“Siswa belajar langsung dari tahap perencanaan, perakitan sel baterai, hingga pengujian pada motor listrik. Mereka tidak hanya melihat, tapi juga langsung praktik,” katanya.
Ia juga menambahkan, dengan kemampuan tersebut siswa SMK berpeluang membuka jasa konversi motor listrik berbasis usaha lokal.
Teknologi Listrik Bisa Jadi Peluang Usaha
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Kerja Industri (HKI) SMKN 3 Kotabumi, Wiyono Susilo, mengapresiasi program PLN yang sudah masuk jauh ke inti kurikulum.
“Kami belajar tidak hanya teori, tetapi juga bagaimana bias menerapkan teknologi di masyarakat. Sangat relevan untuk dunia usaha dan dunia industri,” ujar Wiyono.
Hal serupa disampaikan Ahmad dari Vecko Vespa Clinic Kotabumi, pelaku bengkel lokal yang ikut serta. “Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang baterai motor listrik. Ini peluang ekonomi nyata untuk kami di daerah,” ujarnya.
Langkah Nyata PLN Bukan Sekadar Seremoni
Melalui kolaborasi lintas sektor — sekolah vokasi, universitas, dan bengkel lokal — PLN UID Lampung mendorong lahirnya SDM unggul sekaligus ekosistem kendaraan listrik yang mandiri dari Lampung.
Program sangat strategis karena mendekatkan SMK pada teknologi masa depan, bukan teknologi lama. Selain itu, membuka peluang ekonomi baru berbasis green mobility dan mempercepat literasi EBT pada generasi produktif daerah.








