Performa itu membuat Manchester United melesat dari posisi keenam ke peringkat ketiga klasemen Liga Inggris.
Manchester (Lampost.co) — Manchester United (MU) akhirnya bersiap menunjuk Michael Carrick sebagai manager permanen Old Trafford. Keputusan itu muncul setelah Carrick membawa Setan Merah kembali ke Liga Champions musim depan.
Pelatih asal Inggris tersebut tampil impresif sejak menggantikan Ruben Amorim pada Januari 2026. Dalam 16 pertandingan, Carrick mencatat 11 kemenangan dan tiga hasil imbang. Performa itu membuat Manchester United melesat dari posisi keenam ke peringkat ketiga klasemen Liga Inggris.
Carrick bahkan masuk nominasi Manajer Terbaik Liga Inggris musim ini berkat kebangkitan cepat United. Meski begitu, tantangan besar kini mulai menanti mantan gelandang Setan Merah tersebut.
Carrick menegaskan dirinya belum puas hanya membawa United kembali ke Liga Champions. Ia ingin klub terus bergerak menuju level lebih tinggi pada musim depan.
“Anda harus selalu mengincar yang lebih tinggi. Saya pikir itulah keindahan sepak bola dan kompetisi,” ujar Carrick menjelang laga melawan Nottingham Forest.
Kini, Carrick menghadapi enam pekerjaan utama yang akan menentukan masa depannya di Old Trafford.
Meski hasil United membaik, sebagian pendukung masih mempertanyakan identitas permainan tim. Banyak kemenangan United lahir dari momen individu pemain dan kesalahan lawan.
Carrick memang sukses membangkitkan mental skuad. Namun, suporter ingin melihat gaya bermain yang lebih jelas.
Pramusim nanti menjadi momen penting bagi Carrick untuk membangun sistem permainan yang konsisten. Ia juga harus memastikan United tampil dominan, bukan sekadar efektif meraih hasil.
Casemiro kembali tampil luar biasa di bawah arahan Carrick musim ini. Gelandang asal Brasil itu bahkan mencetak lima gol penting dalam perebutan tiket Liga Champions.
Namun, United tetap harus mencari penerus jangka panjang untuk pemain berusia 34 tahun tersebut. Beberapa nama mulai masuk radar klub.
Manchester United memantau Elliot Anderson, Carlos Baleba, hingga Adam Wharton. Selain itu, Ederson dari Atalanta juga masuk daftar incaran. Carrick membutuhkan gelandang baru yang mampu menjaga keseimbangan lini tengah United.
Kesuksesan transfer musim lalu memberi harapan besar bagi pendukung United. Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo langsung memberi dampak positif di Liga Inggris.
Sementara Senne Lammens tampil solid di bawah mistar setelah datang dari Belgia. Benjamin Sesko juga mulai menunjukkan kualitasnya setelah mencetak tujuh gol sejak Februari.
Kini, Carrick harus memastikan Manchester United kembali bergerak cerdas di bursa transfer. Kedalaman skuad menjadi sangat penting karena United akan tampil di empat kompetisi musim depan.
Salah satu tugas terbesar Carrick ialah menjaga Bruno Fernandes tetap bertahan di Old Trafford. Kapten Manchester United itu sempat mendapat tawaran besar dari Arab Saudi musim lalu.
Namun, Bruno memilih bertahan karena masih percaya dengan proyek klub. “Ini bukan soal loyalitas,” kata Bruno Fernandes kepada Sky Sports.
Carrick tentu berharap keberhasilan lolos ke Liga Champions membuat Bruno semakin yakin bertahan. “Saya benar-benar suka berada di sini,” lanjutnya.
Manchester United juga harus merampingkan skuad musim panas ini. Beberapa pemain dinilai tidak lagi cocok dengan arah baru tim.
Marcus Rashford, Andre Onana, dan Manuel Ugarte masuk daftar pemain yang berpotensi dilepas. Selain itu, masa depan Mason Mount dan Joshua Zirkzee juga belum pasti. Carrick perlu mengambil keputusan tegas agar skuad United lebih efektif dan seimbang.
Salah satu identitas terbesar Manchester United berasal dari akademi klub. Carrick kini mendapat tugas membuka jalan bagi pemain muda berbakat.
Nama Shea Lacey, Jack Fletcher, dan Chido Obi berpotensi mendapat kesempatan lebih besar musim depan. Selain itu, perhatian besar juga tertuju pada JJ Gabriel.
Penyerang muda tersebut baru saja memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Liga Premier U-18 musim ini. Carrick harus memastikan talenta muda United berkembang tanpa tekanan berlebihan.
Penunjukan Michael Carrick menandai awal era baru Manchester United setelah musim penuh gejolak. Kini, Carrick tidak hanya wajib membawa hasil positif, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang.
Keputusan transfer, pengembangan pemain muda, hingga menjaga stabilitas ruang ganti akan menjadi ujian besar baginya.
Jika sukses melewati semua tantangan itu, Carrick bisa menjadi sosok penting dalam kebangkitan Manchester United.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update