Manajemen Persib Siapkan Rute Konvoi Juara dari Gedung Sate hingga Pendopo

Konsep konvoi kali ini akan dibuat berbeda dan memiliki esensi yang jauh lebih mendalam dari musim-musim sebelumnya.

Editor Isnovan Djamaludin
Kamis, 21 Mei 2026 19.36 WIB
Manajemen Persib Siapkan Rute Konvoi Juara dari Gedung Sate hingga Pendopo
Tim Persib Bandung membawa trofi BRI Liga 1 2024/2025 saat pawai di Jalan Wastukencana, Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/5/2025). Foto: ANTARA FOTO/Novrian Arbi/tom/aa.

Bandung (Lampost.co)–Euforia dan aroma juara kian menyengat di Kota Kembang. Manajemen Persib Bandung telah bergerak cepat dengan mulai mematangkan dan menyiapkan skema rute konvoi juara yang sangat spesial. Rute perayaan ini rencananya melintasi sejumlah kawasan paling bersejarah di jantung Kota Bandung. Dengan catatan apabila armada Maung Bandung berhasil mengunci gelar takhta tertinggi BRI Super League 2025/2026 pada pertandingan penentu mendatang.

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan konsep konvoi kali ini akan dibuat berbeda. Selain itu memiliki esensi yang jauh lebih mendalam dari musim-musim sebelumnya. Pada perayaan juara terdahulu arak-arakan biasanya berpusat dari Balai Kota menuju Gedung Sate. Untuk musim ini rute akan dibalik, mulai dari kawasan Gedung Sate dan berakhir di Pendopo Kota Bandung.

“Kalau sebelumnya kan dari Balai Kota ke Gedung Sate, nah kalau nanti dari Gedung Sate ke Pendopo. Jadi tujuannya adalah kita mau mengenalkan tiga titik bersejarah Kota Bandung,” kata Adhitia dalam keterangan resmi di Bandung.

Baca juga: Persib Bandung Siap Libas Persijap demi Kunci Gelar ‘Hattrick’ Liga

 

Mengenalkan Tiga Titik Ikonik Sejarah Kota Kembang

Menurut pemaparan Adhitia, pemilihan rute baru yang membelah kota ini bukan sekadar untuk pesta pora. Melainkan sebagai media edukasi guna memperkenalkan kembali sejumlah titik bernilai sejarah tinggi di Kota Bandung kepada masyarakat luas. Khususnya bagi para pendukung setia, bobotoh.

Manajemen Persib telah mengidentifikasi tiga lokasi utama yang sarat akan makna historis dan pasti akan menjadi pusat perhatian selama konvoi berlangsung. Titik pertama yang akan rombongan lintasi adalah kawasan Jalan Lembong, tempat berdirinya patung legenda hidup Persib Bandung, Ajat Sudrajat, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi para pahlawan sepak bola masa lalu.

Selanjutnya, iring-iringan bus jawara akan melewati Titik Nol Kilometer Asia Afrika, sebuah area yang menjadi saksi bisu lahirnya tatanan geografi Kota Bandung. Lokasi utama ketiga yang menjadi puncak dari konvoi ini adalah kawasan bersejarah Gedung Merdeka.

Simbol Ambisi Menuju Asia dan Prosesi Angkat Piala di JPO

Lebih lanjut, Adhitia membeberkan sebuah kejutan menarik yang telah manajemen siapkan di sepanjang rute. Pihak Persib berencana menggelar prosesi sakral pengangkatan trofi juara di atas ketinggian, tepatnya di jembatan penyeberangan orang (JPO) yang membentang di kawasan Jalan Asia Afrika.

“Nanti insya Allah ada prosesi angkat pialanya itu di JPO di Gedung Merdeka,” ujar Adhitia menambahkan.

Pemilihan jalur legendaris Asia Afrika ini ternyata tidak sembarangan. Pemilihan sektor jalan ini karena memuat filosofi mendalam serta simbol harapan besar dari manajemen dan masyarakat Jawa Barat agar Persib Bandung tidak hanya jago kandang, tapi mampu menembus batas dan mengukir prestasi yang jauh lebih berbicara di level kompetisi antarklub Asia pada musim-musim mendatang.

Detail Rute Lengkap Arak-arakan Maung Bandung

Berdasarkan draf blueprint yang telah panitia siapkan, konvoi perayaan juara ini akan mengambil titik start dari area parkir barat Gedung Sate. Dari sana, rombongan pemain, tim kepelatihan, dan manajemen akan bergerak melintasi Jalan Banda, kemudian berbelok menuju Jalan Riau (Jalan R.E. Martadinata).

Rombongan selanjutnya akan menuju Jalan Merdeka, melewati Jalan Perintis Kemerdekaan, melintasi kawasan Viaduk, hingga menembus Jalan Lembong. Setelah menyapa patung legenda di sana, konvoi akan terus bergerak menuju Jalan Veteran sebelum akhirnya memasuki jalan protokol utama, Jalan Asia Afrika.

Setelah prosesi angkat trofi yang spektakuler selesai di atas JPO Gedung Merdeka, para penggawa Pangeran Biru akan turun dari bus reguler mereka. Marc Klok dan kawan-kawan kemudian akan berjalan kaki bersama-sama membelah lautan bobotoh menuju ke Pendopo Kota Bandung sebagai titik akhir dari seluruh rangkaian prosesi konvoi juara musim ini.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI