Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan update prakiraan gelombang tinggi. Pihaknya mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang berpeluang terjadi pada wilayah perairan Provinsi Lampung. Peringatan ini berlaku mulai 11 November 2025 pukul 07.00 WIB hingga 14 November 2025 pukul 07.00 WIB.
Hal tersebut tersampaikan oleh Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Panjang, Amalia Khoirunnisa dalam informasi resminya. BMKG menyampaikan bahwa pola angin wilayah perairan Lampung secara umum bergerak dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 2 hingga 25 knot.
“Kecepatan angin tertinggi perkiraan terjadi pada Perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Teluk Lampung bagian Selatan, serta Perairan Timur Lampung bagian Selatan,” katanya, Senin, 10 November 2025.
Kemudian untuk wilayah berpotensi gelombang tinggi. BMKG mencatat bahwa gelombang setinggi 1.25 hingga 2.5 meter berpotensi terjadi pada Perairan Barat Lampung, Teluk Lampung bagian Selatan dan Selat Sunda bagian Selatan Lampung.
“Kondisi ini perlu terwaspadai. Terutama bagi masyarakat pesisir, nelayan, dan operator kapal yang beraktivitas di sekitar wilayah perairan tersebut,” katanya.
Selanjutnya BMKG mengimbau agar para nelayan dan pelaku pelayaran kecil lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan. Perahu nelayan, tersarankan untuk tidak melaut apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang melebihi 1,25 meter. Kapal tongkang, juga waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter.
Kondisi gelombang tinggi berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Terutama jalur perairan yang kerap terlewati kapal nelayan tradisional dan kapal penyeberangan. Masyarakat perlu terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG, baik situs web maupun media sosial.
BMKG juga mengingatkan agar seluruh pihak terkait, termasuk nelayan, operator pelabuhan, dan instansi maritim, memperhatikan setiap pembaruan informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan secara berkala. Langkah antisipasi dini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan laut akibat gelombang tinggi.








