Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Siaga dampak hujan untuk wilayah Kabupaten Pringsewu.
“Peringatan dini dampak hujan sedang – lebat Kabupaten Pringsewu, Minggu, 22 Februari 2026 pukul 20.00 WIB dengan status siaga. Monitoring Curah Hujan: 54.4 mm,” ujar BMKG dalam siarannya.
Kemudian hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi pada wilayah Kabupaten Pringsewu. Ini berpotensi meningkatkan debit air sungai dan limpasan permukaan secara signifikan. Kondisi ini dapat memicu genangan meluas hingga banjir pada wilayah rawan. Terutama pada daerah dataran rendah, sekitar aliran sungai, serta kawasan dengan sistem drainase terbatas.
“Status siaga berlakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” himbau BMKG.
Sementara wilayah terdampak meliputi Kecamatan Pringsewu, Gading Rejo, Ambarawa, Pardasuka. Pagelaran, Banyumas, Adiluwih, Sukoharjo, Pagelaran Utara, dan sekitarnya.
Selanjutnya dampak yang berpotensi terjadi genangan air di wilayah perkotaan dan dataran rendah. Lalu peningkatan debit sungai dan saluran drainase. Seta potensi banjir lokal, gangguan aktivitas dan lalu lintas
Kemudian BMKG memberikan himbauan untuk masyarakat Kabupaten Pringsewu. Tetap waspada terhadap hujan berlanjut. Pantau kondisi lingkungan sekitar. Hindari aktivitas daerah rawan genangan/banjir. Siapkan langkah antisipasi. Ikuti informasi resmi BMKG dan arahan BPBD setempat
“Peringatan dini ini bersifat dinamis dan akan diperbarui sesuai perkembangan cuaca,” tutup BMKG.








