• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 14/01/2026 10:40
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

3 Negara Adu Teknologi Bangun PLTN Perdana di Indonesia

Pernyataan itu muncul usai Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kremlin.

EffranbyEffran
14/12/25 - 17:17
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). ANTARA/IST

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). ANTARA/IST

Jakarta (Lampost.co) — Pemerintah Indonesia mulai menyeleksi mitra pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama. Tiga negara masuk radar utama, yaitu Rusia, Korea Selatan, dan Kanada menawarkan teknologi PLTN kepada Indonesia. Proyek itu ditargetkan beroperasi pada 2032.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot Tanjung, menegaskan fokus pemerintah pada efisiensi dan daya saing. Pemerintah akan membandingkan biaya investasi, teknologi, dan harga listrik yang dihasilkan. Faktor tersebut menjadi penentu utama.

Yuliot menilai setiap negara menawarkan keunggulan berbeda. Pemerintah ingin solusi paling optimal untuk kebutuhan nasional. Pernyataan itu muncul usai Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kremlin. Putin menyatakan kesiapan mendukung pengembangan nuklir Indonesia.

Pemerintah kini menyelesaikan regulasi penting sebelum proyek berjalan. Regulasi tersebut berbentuk Peraturan Presiden. Perpres mengatur pembentukan Nuclear Energy Program Implementation Organization atau NEPIO. Lembaga itu menjadi syarat utama dari IAEA.

Yuliot memastikan draf Perpres melewati proses harmonisasi. Pemerintah sedang menunggu tahap pengundangan. Setelah Perpres terbit, pemerintah akan menyampaikan dokumen ke IAEA. Persetujuan NEPIO menjadi langkah awal proyek fisik.

Pemerintah mempertimbangkan beberapa opsi teknologi reaktor. Opsi tersebut mencakup reaktor modular kecil atau SMR. Teknologi itu memiliki kapasitas sekitar 250 megawatt sehingga lebih fleksibel dan efisien. Pemerintah juga membuka opsi reaktor skala besar dengan kapasitas bisa mencapai 1,4 gigawatt.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memaparkan peta jalan PLTN hingga 2034. Total kapasitas ditargetkan mencapai 500 megawatt. Pembangunan akan terbagi di dua wilayah utama. Sumatra dan Kalimantan masing-masing mendapat kapasitas 250 megawatt.

Indonesia memiliki 29 lokasi potensial untuk PLTN. Lokasi tersebar dari Sumatra Utara hingga Papua Selatan. Pembangunan PLTN menjadi bagian strategi transisi energi nasional. Pemerintah menargetkan Net Zero Emission pada 2060.

Porsi Nuklir dalam Bauran Energi

Dalam Kebijakan Energi Nasional, nuklir mulai berkontribusi pada bauran energi. Porsinya mencapai 0,4 persen pada 2032. Kontribusi energi nuklir bisa naik signifikan. Angkanya mencapai 12,1 persen pada 2060. Proyek PLTN pertama akan menjadi tonggak penting energi Indonesia. Pemerintah menargetkan keamanan energi jangka panjang.

Tags: energi nuklir Indonesiapembangkit nuklir IndonesiaPLTN Indonesiaproyek nuklir 2032Rusia Korea Kanada PLTNSMR Indonesia
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Harga emas batangan Antam hari ini, Rabu. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 14 Januari 2026 Melonjak Lagi

byEffran
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket untuk perdagangan pada Rabu, 14 Januari 2026....

Pedagang buah di Bandar Lampung sedang merapihkan barang dagangannya. Lampost.co/Restu

Dampak Kondisi Ekonomi, UMKM di Bandar Lampung Keluhkan Omzet Turun Tajam

byEffran
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bandar Lampung menghadapi tekanan berat sepanjang 2025. Banyak...

Pemprov Lampung Targetkan 101 Titik SPKLU Dapat Beroperasi pada 2026

Pemprov Lampung Targetkan 101 Titik SPKLU Dapat Beroperasi pada 2026

byRicky Marlyand1 others
13/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mematangkan kesiapan infrastruktur guna menopang pertumbuhan kendaraan listrik yang kian pesat....

Berita Terbaru

Demo Aliansi Masyarakat Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas di depan Balai Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (13/1/26). FOTO ANTARA/MUKLASIN.
Lampung

Warga Tuntut Ganti Rugi Rp1 Miliar atas Konflik Gajah TNWK

byDelima Napitupulu
14/01/2026

Sukadana (lampost.co)--Aliansi Masyarakat Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menggelar aksi demonstrasi di Balai TNWK, Selasa, 13 Januari 2026....

Read moreDetails
Ilustrasi

KLHK Siapkan Pembangunan Kanal dan Pagar Listrik Permanen

14/01/2026
Ribuan warga Lampung Timur yang tergabung dalam aliansi Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas melakukan aksi demo di Balai Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Selasa (14/1/2026)

Ribuan Warga Geruduk Balai TNWK Soal Konflik Gajah

14/01/2026
Harga emas batangan Antam hari ini, Rabu. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 14 Januari 2026 Melonjak Lagi

14/01/2026
Pedagang buah di Bandar Lampung sedang merapihkan barang dagangannya. Lampost.co/Restu

Dampak Kondisi Ekonomi, UMKM di Bandar Lampung Keluhkan Omzet Turun Tajam

14/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.