• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 20/02/2026 22:19
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Harga Membaik, Produksi Kopi di Pesibar Mengalami Penurunan

Faktor kemarau pengaruhi produksi kopi.

Sri AgustinaSalda AndalabySri AgustinaandSalda Andala
18/09/24 - 16:59
in Ekonomi dan Bisnis, Pesisir Barat
A A
Produksi Kopi

Petani kopi sedang memilih buah kopi di perkebunan di Pesisir Barat beberapa waktu lalu. (Foto:Lampost.co/Salda Andala)

Krui (Lampost.co)–Harga kopi di tingkat petani di Pesisir Barat mulai membaik. Namun,  Dinas Pertanian setempat mencatat produksi buah kopi menurunan dari tahun sebelumnya.

Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Pesisir Barat Zulpikardo, Rabu, 18 September 2024, mengatakan pada tahun 2023 produksi buah Kopi mencapai 2.906 ton. Sementara di tahun 2024 pada triwulan kedua baru mencapai 1.335 ton.

“Luas lahan tenaman Kopi mencapai 5.400 hektare. Ada penurunan produksi hampir separuh, tapi masih di triwulan kedua tahun 2024,” katanya.

Baca Juga: Tingkatkan Budi Daya dan Produksi kopi, Tiap Kecamatan akan Miliki Demplot

Penurunan jumlah produksi buah Kopi karena faktor iklim yaitu kemarau panjang pada Juli lalu.

“Tapi sekarang sudah mulai turun hujan, sehingga mulai mormal kembali,” katanya.

Penyebab lainnya karena saat ini para petani masih melakukan peremajaan tanaman kopi melalui stek pohon Kopi. Hal ini berpengaruh pada penurunan produksi kopi.

“Sekarang petani lagi rehab kopi yaitu pembuatan stek,” katanya.

Zulpikardo menambahkan saat ini Dinas Pertanian masih terus melakukan penyuluhan kepada para petani untuk meningkatkan produksi Kopi. “Harga Kopi di sini masih cukup tinggi sekitar Rp60 ribu per kilogramnya,” ujarnya.

Jaga Kualitas

Sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Lampung menilai peningkatan harga kopi akibat faktor suplai dan demand.

Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Perekonomian Kadin Lampung, Romi Junanto Utama, mengatakan peningkatan permintaan kopi dunia mengerek kenaikan harga komoditas tersebut secara global.

Harga kopi di tingkat global menyentuh angka Rp80 ribu per kilogram pada tahun 2024. Nilai tersebut meningkat dari sebelumnya di harga Rp40–50 ribu per kg pada tahun 2023.

Provinsi Lampung mencatatkan jumlah produksi kopi pada tahun 2023 sebanyak 108,1 ribu ton. Angka produksi ini menurun bila di bandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai 124 ribu ton.

Komoditas kopi asal Lampung sebagian besar di ekspor untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional. Di antaranya menyasar wilayah Eropa, Jepang, dan Amerika.

“Jumlah produksi yang besar itu sebetulnya tidak memenuhi permintaan pasar domestik. Sebab petani cenderung pilih menjual ke pasar ekspor karena memang lebih menguntungkan,” katanya.

Romi menuturkan produktivitas kopi Lampung berada di atas nasional, yaitu sebesar 1,1 Ton per hektare. Tingginya produktivitas tersebut di dukung adanya implementasi teknologi penanaman sambung pucuk.

“Tapi kita harap produktivitas tetap terus ditingkatkan. Karena di Vietnam bahkan bisa mencapai 4 ton per hektare,” ungkapnya.

 

Tags: harga kopiheadlineKOPIPesisir Baratproduksi
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga emas batangan Antam hari ini, Jumat. Dok Antara

Harga Emas Antam 20 Februari Akhirnya Melonjak

byEffran
20/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik untuk perdagangan pada Jumat, 20 Februari 2026....

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Barat Daya Pesisir Barat Gempa 2.9 Magnitudo

byTriyadi Isworo
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa bumi. Gempa bumi 2.9 magnitudo pada wilayah Kabupaten...

Harga emas batangan Antam hari ini, Kamis. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 19 Februari Akhirnya Melonjak

byEffran
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik untuk perdagangan pada Kamis, 19 Februari 2026....

Berita Terbaru

Al-Ahli Saudi vs Al-Najma
Bola

Hattrick Ivan Toney Bawa Kemenangan 4-1 Al-Ahli Saudi atas Al-Najma

byIsnovan Djamaludin
20/02/2026

Jeddah (Lampost.co)–Al-Ahli Saudi menunjukkan mentalitas juara saat menjamu Al-Najma dalam lanjutan pekan ke-23 Saudi Pro League (SPL) 2025/2026. Bertanding di...

Read moreDetails
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie). Foto: Dok. Metrotvnews.com

Ketersediaan PAUD yang Merata hingga Desa Penting untuk Bangun SDM Berkualitas

20/02/2026
Seorang pekerja sedang mengoperasikan alat excavator untuk mengeruk sedimentasi dalam rangka normalisiasi sungai. Dok/Dinas PU Bandar Lampung

Revitalisasi DAS Kunci Menekan Risiko Banjir di Lampung

20/02/2026
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat meresmikan alat Kekuhan sebagai sistem peringatan dini terhadap bencana berbasis kearifan lokal. ANTARA

Ini 7 Kode Ketukan Kekuhan untuk Keadaan Darurat di Lampung Barat

20/02/2026
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat meresmikan alat Kekuhan sebagai sistem peringatan dini terhadap bencana berbasis kearifan lokal. ANTARA

Lawan Risiko Sesar Semangko, Parosil Sebut Kekuhan Alarm Bencana Berbasis Kearifan Lokal

20/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.