Bandar Lampung (Lampost.co) — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang mencatat kinerja positif sepanjang 2025. Hingga 17 Desember 2025, KAI Divre IV telah mengangkut sebanyak 1,1 juta penumpang dari berbagai layanan kereta api penumpang yang dioperasikan.
Kepala Divisi Regional IV KAI Tanjung Karang, Mohamad Ramdany mengatakan jumlah tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya. Jalur Tanjungkarang-Kertapati, termasuk lintasan menuju Baturaja, menjadi rute utama angkutan penumpang.
“Untuk jalur Tanjung Karang – Kertapati termasuk Baturaja. Kami mengoperasikan tiga kereta penumpang. Kuala Stabas ada dua keberangkatan dan Rajabasa satu keberangkatan setiap hari.” ujarnya dalam Podcast di Lampung Post, Rabu, 17 Desember 2025.
Kemudian Ramdany menjelaskan, secara kumulatif jumlah penumpang pada 2025 meningkat daripada 2024. Pada tahun lalu, KAI Divre IV hanya menargetkan sekitar 980 ribu penumpang.
Selanjutnya realisasi jumlah penumpang pada tahun ini perkiraannya akan terus meningkat. Apalagi seiring memasuki puncak perjalanan pada momen libur Natal dan tahun baru (Nataru).
“Tahun 2024 target kami sekitar 980 ribuan penumpang. Sementara tahun ini hingga 17 Desember meningkat hingga mencapai 1,1 juta penumpang. Kami prediksi masih terus meningkat hingga akhir tahun,” katanya.
Kapasitas Angkutan
Selain peningkatan jumlah penumpang, KAI Divre IV juga melakukan penambahan kapasitas angkutan. Salah satunya melalui penambahan gerbong pada layanan Kereta Api Rajabasa yang mulai berlaku sejak awal Desember 2025.
“Kami menambah kapasitas angkutan untuk KA Rajabasa dari sebelumnya 530 penumpang menjadi 848 penumpang. Ini sudah berjalan sejak 1 Desember 2025,” ucap Ramdany.
Selanjutnya, Ramdany mengungkapkan bahwa angkutan barang masih mendominasi operasional KAI Divre IV Tanjung Karang. Komoditas terbesar yang terangkut adalah batu bara milik PT. Bukit Asam dari Tanjung Enim menuju Tarahan.
“Kereta barang kami terdominasi batu bara dengan 25 sampai 26 perjalanan per hari, dengan kapasitas sekitar 3.050 ton per rangkaian. Sampai Desember ini, kami sudah mengangkut sekitar 26 juta ton,” jelasnya.
Kemudian ia menambahkan, capaian angkutan barang tersebut juga mengalami peningkatan daripada tahun lalu. KAI Divre IV melakukan berbagai upaya optimalisasi pengoperasian kereta api dan pengaturan perjalanan sepanjang lintasan operasional.
“Kami melakukan optimasi pengoperasian kereta api dan pengaturan perjalanan sepanjang lintasan. Peningkatannya sekitar 2–3 persen dari tahun lalu, dengan penambahan satu perjalanan kereta api per hari,” kata.








