• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 19/01/2026 14:25
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Hotel Legal Terdesak, Akomodasi Ilegal Buat Pengusaha Bingung

Fjenomena itu menunjukkan lemahnya fungsi pemerintah sebagai regulator.

EffranbyEffran
19/01/26 - 09:37
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Dekorasi Christmas BATIQA Hotel Lampung.

Dekorasi Christmas BATIQA Hotel Lampung.

Jakarta (Lampost.co) — Pelaku usaha hotel menyebut maraknya akomodasi ilegal merusak persaingan dan mencerminkan lemahnya pengawasan pemerintah.

Sekretaris Jenderal PHRI, Maulana Yusran, menyoroti menjamurnya akomodasi ilegal di berbagai daerah. Bali termasuk wilayah yang paling terdampak.

Maulana menilai fenomena itu menunjukkan lemahnya fungsi pemerintah sebagai regulator. Padahal, aturan perizinan usaha sudah sangat jelas. “Setiap kegiatan usaha di Indonesia memiliki dasar hukum yang mengikat,” kata Maulana.

Izin Usaha Jadi Fondasi Utama Bisnis Akomodasi

Maulana menekankan pentingnya izin usaha sebelum memulai kegiatan bisnis. Perizinan menjadi fondasi paling mendasar.

Ia menyebut seluruh sektor usaha diatur dalam undang-undang dan peraturan teknis. Banyak kementerian dan lembaga terlibat dalam sistem perizinan. Tanpa izin, sebuah usaha tidak seharusnya beroperasi.

Pemerintah Pegang Kendali Penuh Perizinan dan Pengawasan

Maulana menegaskan pemerintah memiliki wewenang menerbitkan serta mencabut izin usaha. Pemerintah juga memegang tanggung jawab pengawasan.

Ia menjelaskan sistem OSS memang memusatkan proses perizinan. Namun, pengawasan tetap menjadi tugas pemerintah daerah. Sebab, sistem digital tidak boleh melemahkan fungsi kontrol di lapangan.

Akomodasi Liar Tanda Lemahnya Monitoring Daerah

PHRI menilai munculnya akomodasi ilegal mencerminkan kelalaian pengawasan daerah. Unit usaha liar tidak mungkin muncul tanpa pembiaran.

Dia menyebut pemerintah daerah wajib memantau setiap aktivitas usaha di wilayahnya. Monitoring dan evaluasi harus berjalan rutin. Jika usaha ilegal terus bertambah, maka fungsi pengawasan jelas bermasalah.

Banyak Usaha Tak Kantongi Izin Sesuai Ketentuan

Maulana menyebut banyak akomodasi ilegal tidak memiliki izin sesuai klasifikasi usahanya. Padahal, perizinan usaha mengatur detail operasional.

Setiap usaha memiliki KBLI, NIB, dan identitas usaha yang jelas. Regulasi juga mengatur standar keselamatan dan kelayakan bangunan. “Tanpa izin resmi, usaha tersebut melanggar aturan sejak awal,” kata dia.

Pengusaha Legal Jadi Korban Persaingan Tak Sehat

PHRI menilai lemahnya penegakan hukum merugikan pelaku usaha patuh aturan. Hotel legal kehilangan daya saing melawan usaha ilegal.

Biaya operasional usaha berizin jauh lebih tinggi. Akomodasi ilegal bisa menjual harga murah tanpa beban regulasi. Kondisi itu menciptakan persaingan yang timpang.

PHRI meminta pemerintah segera menertibkan akomodasi ilegal. Penegakan hukum harus berjalan konsisten dan tegas.

Dia menilai kualitas pariwisata tidak akan tercapai tanpa kepastian hukum. Destinasi berkualitas membutuhkan ekosistem usaha yang adil. Pariwisata nasional pun berisiko kehilangan kredibilitas jika tanpa komitmen penertiban.

Industri Pariwisata Butuh Regulasi yang Tegas

PHRI menegaskan regulasi tidak cukup hanya tertulis. Pemerintah harus memastikan pelaksanaan aturan berjalan di lapangan.

Penertiban akomodasi ilegal menjadi kunci menciptakan persaingan sehat. Industri pariwisata membutuhkan perlindungan bagi pelaku usaha legal. PHRI berharap pemerintah segera bertindak sebelum masalah semakin meluas.

Tags: akomodasi ilegalbisnis hotel Indonesiahotel ilegalizin usaha hotelPariwisata Indonesiapengawasan pemerintahPHRI
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pencari kerja membawa dokumen lamaran pekerjaan mengantre untuk mengikuti job fair Solo Career Expo di Balai Kota, Solo, Jawa Tengah, Rabu (23/7/2025). ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA

PHK 2025 Tembus 88 Ribu Orang, ini 5 Provinsi dengan Korban Terbanyak di Indonesia

byEffran
19/01/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menghantam pasar tenaga kerja Indonesia sepanjang 2025. Data resmi Kementerian Ketenagakerjaan...

Harga emas batangan Antam hari ini, Senin. Dok MI

Harga Emas Antam 19 Januari 2026 Kembali ke Level Rp 2,7 Juta

byEffran
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik untuk perdagangan pada Senin, 19 Januari 2026....

Pengamat Dorong Hilirisasi Pertanian untuk Tarik Investasi

Pengamat Dorong Hilirisasi Pertanian untuk Tarik Investasi

byAtikaand1 others
18/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penguatan hilirisasi menjadi kunci untuk mendorong nilai tambah sektor pertanian sekaligus mempercepat pertumbuhan investasi Lampung pada...

Berita Terbaru

Yayasan Siger Language Center (SLC) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bersama seluruh siswa, karyawan, dan sensei di Aula SLC, Jumat (16/1/2026).
Advertorial

Yayasan Siger Language Center Peringati Isra Mi’raj, Tanamkan Nilai Spiritual bagi Siswa dan Karyawan

byAdi Sunaryo
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Yayasan Siger Language Center (SLC) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bersama seluruh siswa, karyawan,...

Read moreDetails
Motorola G86 Power

Ini Daftar HP Murah Terbaik 2026 dengan Performa Kencang dan Kamera Tajam

19/01/2026
Dekorasi Christmas BATIQA Hotel Lampung.

Hotel Legal Terdesak, Akomodasi Ilegal Buat Pengusaha Bingung

19/01/2026
Pencari kerja membawa dokumen lamaran pekerjaan mengantre untuk mengikuti job fair Solo Career Expo di Balai Kota, Solo, Jawa Tengah, Rabu (23/7/2025). ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA

PHK 2025 Tembus 88 Ribu Orang, ini 5 Provinsi dengan Korban Terbanyak di Indonesia

19/01/2026
Realme C85 5G

Harga dan Spesifikasi Realme C85 5G Menggebrak Awal 2026

19/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.