• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/02/2026 14:38
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Hotel Legal Terdesak, Akomodasi Ilegal Buat Pengusaha Bingung

Fjenomena itu menunjukkan lemahnya fungsi pemerintah sebagai regulator.

EffranbyEffran
19/01/26 - 09:37
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Dekorasi Christmas BATIQA Hotel Lampung.

Dekorasi Christmas BATIQA Hotel Lampung.

Jakarta (Lampost.co) — Pelaku usaha hotel menyebut maraknya akomodasi ilegal merusak persaingan dan mencerminkan lemahnya pengawasan pemerintah.

Sekretaris Jenderal PHRI, Maulana Yusran, menyoroti menjamurnya akomodasi ilegal di berbagai daerah. Bali termasuk wilayah yang paling terdampak.

Maulana menilai fenomena itu menunjukkan lemahnya fungsi pemerintah sebagai regulator. Padahal, aturan perizinan usaha sudah sangat jelas. “Setiap kegiatan usaha di Indonesia memiliki dasar hukum yang mengikat,” kata Maulana.

Izin Usaha Jadi Fondasi Utama Bisnis Akomodasi

Maulana menekankan pentingnya izin usaha sebelum memulai kegiatan bisnis. Perizinan menjadi fondasi paling mendasar.

Ia menyebut seluruh sektor usaha diatur dalam undang-undang dan peraturan teknis. Banyak kementerian dan lembaga terlibat dalam sistem perizinan. Tanpa izin, sebuah usaha tidak seharusnya beroperasi.

Pemerintah Pegang Kendali Penuh Perizinan dan Pengawasan

Maulana menegaskan pemerintah memiliki wewenang menerbitkan serta mencabut izin usaha. Pemerintah juga memegang tanggung jawab pengawasan.

Ia menjelaskan sistem OSS memang memusatkan proses perizinan. Namun, pengawasan tetap menjadi tugas pemerintah daerah. Sebab, sistem digital tidak boleh melemahkan fungsi kontrol di lapangan.

Akomodasi Liar Tanda Lemahnya Monitoring Daerah

PHRI menilai munculnya akomodasi ilegal mencerminkan kelalaian pengawasan daerah. Unit usaha liar tidak mungkin muncul tanpa pembiaran.

Dia menyebut pemerintah daerah wajib memantau setiap aktivitas usaha di wilayahnya. Monitoring dan evaluasi harus berjalan rutin. Jika usaha ilegal terus bertambah, maka fungsi pengawasan jelas bermasalah.

Banyak Usaha Tak Kantongi Izin Sesuai Ketentuan

Maulana menyebut banyak akomodasi ilegal tidak memiliki izin sesuai klasifikasi usahanya. Padahal, perizinan usaha mengatur detail operasional.

Setiap usaha memiliki KBLI, NIB, dan identitas usaha yang jelas. Regulasi juga mengatur standar keselamatan dan kelayakan bangunan. “Tanpa izin resmi, usaha tersebut melanggar aturan sejak awal,” kata dia.

Pengusaha Legal Jadi Korban Persaingan Tak Sehat

PHRI menilai lemahnya penegakan hukum merugikan pelaku usaha patuh aturan. Hotel legal kehilangan daya saing melawan usaha ilegal.

Biaya operasional usaha berizin jauh lebih tinggi. Akomodasi ilegal bisa menjual harga murah tanpa beban regulasi. Kondisi itu menciptakan persaingan yang timpang.

PHRI meminta pemerintah segera menertibkan akomodasi ilegal. Penegakan hukum harus berjalan konsisten dan tegas.

Dia menilai kualitas pariwisata tidak akan tercapai tanpa kepastian hukum. Destinasi berkualitas membutuhkan ekosistem usaha yang adil. Pariwisata nasional pun berisiko kehilangan kredibilitas jika tanpa komitmen penertiban.

Industri Pariwisata Butuh Regulasi yang Tegas

PHRI menegaskan regulasi tidak cukup hanya tertulis. Pemerintah harus memastikan pelaksanaan aturan berjalan di lapangan.

Penertiban akomodasi ilegal menjadi kunci menciptakan persaingan sehat. Industri pariwisata membutuhkan perlindungan bagi pelaku usaha legal. PHRI berharap pemerintah segera bertindak sebelum masalah semakin meluas.

Tags: akomodasi ilegalbisnis hotel Indonesiahotel ilegalizin usaha hotelPariwisata Indonesiapengawasan pemerintahPHRI
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga emas batangan Antam hari ini, Rabu. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 18 Februari Terjun Bebas ke Rp2,8 Juta, ini Daftar Harganya

byEffran
18/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun untuk perdagangan pada Rabu, 18 Februari 2026....

Pengunjung berfoto bersama barongsai usai pertunjukan di Lembah Hijau, Selasa, 17 Februari 2026. Lampost.co

Barongsai Hibur Pengunjung Lembah Hijau, Lanjut Festival Ramadan dan Ngabuburit Bersama Satwa

byEffran
17/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lembah Hijau kembali menghadirkan perayaan Imlek dengan berbagai kegiatan Selasa, 17 Februari 2026. Pengelola menghadirkan atraksi...

Gerbang JTTS

Arus Kendaraan di Tol Trans Sumatera Melonjak 21% Momen Imlek

byDelima Napitupuluand1 others
16/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 memicu peningkatan signifikan arus kendaraan di sepanjang koridor Jalan Tol Trans...

Berita Terbaru

The Housemaid
Hiburan

Mengupas Misteri The Housemaid, Adaptasi Thriller Psikologis yang Bikin Penonton Terkecoh

byEffran
18/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Film The Housemaid langsung mencuri perhatian sejak awal tahun. Banyak penonton membicarakan ketegangannya yang konsisten dari...

Read moreDetails
Google Pixel 10a

Spesifikasi dan Harga Google Pixel 10a, Tensor G4 hingga Update 7 Tahun

18/02/2026
Arus Balik Liburan, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Bakauheni Menuju Merak

Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Bakauheni, ASDP Percepat Bongkar Muat

18/02/2026
narkoba

12 Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Sukamara Tanggamus Ditangkap

18/02/2026
Moonton dijual 2026

ByteDance Jual Moonton ke Arab Saudi Senilai Rp110 Triliun, Masa Depan Mobile Legends Berubah?

18/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.