IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 16/04/2026 08:34
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Jelang Lebaran, Badan Perlindungan Konsumen Nasional Minta Warga Tak Panic Buying BBM

Adi SunaryoAntaranewsbyAdi SunaryoandAntaranews
19/03/26 - 20:59
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Ilustrasi kendaraan sedang mengisi BBM di SPBU. Dok/Pertamina

Ilustrasi kendaraan sedang mengisi BBM di SPBU. Dok/Pertamina

Jakarta (Lampost.co)– Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM) menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Ketua BPKN Mufti Mubarok menegaskan masyarakat sebaiknya membeli BBM sesuai kebutuhan agar tidak memicu gangguan distribusi di lapangan. “Gunakan BBM secara bijak. Tidak perlu panic buying karena justru bisa mengganggu stabilitas pasokan,” kata Mufti, Rabu, 18 Maret 2026.

Baca juga: Presiden Prabowo Minta Kampus Bergerak Cepat Cari Solusi Hemat BBM, Target Rampung April 2026

Ia menjelaskan, kepanikan masyarakat berpotensi menciptakan kelangkaan semu, meski stok sebenarnya mencukupi. Kondisi tersebut bisa terjadi karena distribusi menjadi tidak merata akibat lonjakan pembelian dalam waktu singkat.

Menurut Mufti, pemerintah bersama Pertamina telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan BBM selama periode mudik dan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ia menambahkan, lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik memang akan meningkatkan konsumsi energi. Karena itu, jaminan ketersediaan dan kelancaran distribusi menjadi faktor krusial.

“Momentum mudik membutuhkan kesiapan ekstra agar BBM tetap tersedia dan mudah diakses di jalur utama maupun daerah tujuan pemudik,” ujarnya.

Di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang turut memengaruhi distribusi energi global, Mufti meminta masyarakat tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan.

Menurutnya, pemerintah telah memiliki sistem cadangan energi nasional yang cukup kuat untuk menjaga stabilitas pasokan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Pemerintah dan Pertamina memiliki mekanisme untuk menjaga ketahanan energi nasional tetap stabil,” katanya.

BPKN juga menekankan pentingnya penguatan distribusi BBM di titik-titik rawan kepadatan seperti jalan tol, jalur pantura, dan lintas antarprovinsi. Distribusi yang lancar dinilai mampu mencegah antrean panjang di SPBU.

Stok BBM Aman

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM nasional dalam kondisi aman. Ia menyebut pasokan energi, baik dari produksi dalam negeri maupun impor, tetap berjalan meski terjadi konflik di Timur Tengah.

Senada, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM dan LPG secara bijak.

Saat ini, pemerintah menjaga cadangan operasional BBM nasional di kisaran 21–28 hari, sementara stok pertalite dan solar subsidi berada di atas batas minimum sekitar 16–17 hari. Untuk LPG, cadangan mencapai 15,6 hari, dan avtur sekitar 23 hari guna mendukung peningkatan penerbangan selama arus mudik.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah memastikan kebutuhan energi masyarakat selama Lebaran tetap aman, selama tidak terjadi pembelian berlebihan di luar kebutuhan.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: BBMBBm subsidiEkonomi dan Bisnisharga minyak duniastok BBM
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Banggar DPR Ajukan Sejumlah Kebijakan Jaga Stabilitas APBN karena Ketidakpastian Ekonomi Global

Empat Kawasan Industri Dorong Ekonomi Lampung Tumbuh 8 Persen

byRicky Marlyand1 others
16/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung akan menyiapkan empat kawasan industri untuk memercepat hilirisasi komoditas pangan. Menanggapi hal itu,...

Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. (Dok. Adpim Lampung)

Percepat Investasi, Pemprov Lampung Kembangkan Empat Kawasan Industri Baru

byRicky Marlyand1 others
16/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berencana mengembangkan empat kawasan industri untuk mendukung pelaksanaan program hilirisasi komoditas di...

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat silaturahmi dan buka puasa bersama Ketua MPR RI, ulama, umara, serta tokoh masyarakat se-Provinsi Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Dinas Gubernur, Mahan Agung Bandar Lampung, pada Jumat (6/3/2026). Dok ADPIM Lampung

Lampung akan Jadi Pusat Hilirisasi Komoditas Pangan

byRicky Marlyand1 others
15/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengembangkan empat kawasan industri untuk mendukung pelaksanaan program hilirisasi komoditas di daerah....

Berita Terbaru

Promo tambah daya listrik PLN.
Advertorial

Diskon 50% untuk Tambah Daya, PLN Hadirkan Promo “Power Up Real: Listrik Aman Kerja Lancar”

byAdi Sunaryo
16/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)– Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang semakin bergantung pada listrik, PT PLN (Persero) menghadirkan program promo spesial bertajuk...

Read moreDetails
Warga Pesisir Bandar Lampung sedang melewati banjir rob atau pasang air laut maksimum. Dok Lampost.co

Waspada Banjir Rob di Enam Wilayah Pesisir Lampung

16/04/2026
Banggar DPR Ajukan Sejumlah Kebijakan Jaga Stabilitas APBN karena Ketidakpastian Ekonomi Global

Empat Kawasan Industri Dorong Ekonomi Lampung Tumbuh 8 Persen

16/04/2026
Langit mendung dan rintik hujan menyelimuti Tugu Adipura Kota Bandar Lampung. BMKG memprediksi cuaca Provinsi Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Kamis, 16 April 2026, Lampung Berawan Waspada Hujan Siang – Malam

16/04/2026
Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. (Dok. Adpim Lampung)

Percepat Investasi, Pemprov Lampung Kembangkan Empat Kawasan Industri Baru

16/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.