Bandar Lampung (Lampost.co)—Petani kedelai di Provinsi Lampung berharap adanya dukungan nyata dari pemerintah guna mempermudah pengembangan komoditas kedelai lokal. Mereka menilai dukungan tersebut sangat penting untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperkuat daya saing kedelai Lampung di tengah dominasi produk luar daerah dan impor.
Poin penting:
- Petani kedelai Lampung membutuhkan dukungan bibit unggul dan pupuk terjangkau dari pemerintah.
- Kedelai lokal masih kalah bersaing dengan produk luar daerah dan impor dari segi kualitas dan pasar.
- Petani optimistis kedelai Lampung bisa bangkit dengan pendampingan teknis dan jaminan pasar.
Sejumlah petani menilai selama ini kedelai lokal masih kalah bersaing dari berbagai aspek, mulai dari warna biji, ukuran, hingga cita rasa. Kondisi ini membuat kedelai Lampung kurang menarik minat pelaku industri pengolahan maupun konsumen. Hal itu berdampak pada rendahnya harga jual di tingkat petani.
Salah seorang petani kedelai di Lampung, Suprapto (55), mengatakan keterbatasan akses terhadap bibit unggul dan pupuk menjadi kendala utama dalam meningkatkan kualitas hasil panen. Menurutnya, tanpa dukungan sarana produksi yang memadai, petani kesulitan menghasilkan kedelai dengan standar kebutuhan pasar.
Baca juga: Pemprov Lampung Pacu Pengembangan Kawasan Kedelai untuk Tekan Impor
“Kami ingin kedelai Lampung punya kualitas yang bagus dan nilai jual yang layak. Tapi tanpa bibit unggul dan pupuk yang memadai, sulit bagi petani untuk meningkatkan hasil,” ujar Suprapto.
Kondisi tersebut membuat sebagian petani memilih beralih ke komoditas lain yang merekan nilai lebih menguntungkan secara ekonomi, seperti jagung atau tanaman hortikultura. Kekhawatiran hasil panen kedelai tidak terserap pasar menjadi alasan utama petani meninggalkan budidaya kedelai.
Meski demikian, optimisme untuk menghidupkan kembali kejayaan kedelai Lampung masih tetap ada. Petani meyakini dengan dukungan kebijakan yang tepat, pendampingan teknis yang berkelanjutan, serta jaminan pasar, kedelai lokal berpotensi berkembang dan kembali menjadi komoditas unggulan daerah.
Petani juga berharap pemerintah daerah maupun Pemerintah Pusat dapat hadir lebih aktif, tidak hanya melalui bantuan bibit dan pupuk. Akan tetapi, juga lewat pembinaan, transfer teknologi, serta pembukaan akses pasar yang jelas. Dengan demikian, pengembangan kedelai Lampung nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan nasional.
Baca juga: Pemprov Lampung Siapkan Sentra Kedelai di Register 1 Way Pisang








