Bandar Lampung (lampost.co)–Pemerintah Provinsi Lampung mempertegas komitmennya untuk mengembalikan kejayaan kawasan tambak udang Dipasena. Revitalisasi kawasan pertambakan legendaris ini strategi membangkitkan ekonomi kerakyatan. Sekaligus menjadi pilar pendukung target ambisius pertumbuhan ekonomi nasional.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyoroti transformasi positif yang kini tengah berlangsung di tambak tersebutu. Menurutnya, kawasan tersebut mulai bertransformasi menjadi pusat produksi yang lebih tertata dan kompetitif.
“Hari ini kita melihat Dipasena mulai bangkit dengan wajah baru, lebih produktif dan terorganisir. Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi dan komitmen kerja keras mampu mengubah tantangan besar menjadi peluang ekonomi,” ujar Gubernur, Minggu, 15 Februari 2026.
Pilar Pertumbuhan
Mirza menegaskan bahwa revitalisasi itu bukan sekadar proyek daerah, melainkan agenda strategis yang selaras dengan visi pembangunan nasional. Sektor perikanan budidaya ini menjadi motor penggerak utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.
“Lampung memiliki peran krusial sebagai daerah produktif. Melalui penguatan sektor riil dan ekonomi rakyat seperti di Dipasena. Kita berkontribusi langsung pada pencapaian target pertumbuhan nasional,” tegasnya.
Visi revitalisasi ini tidak hanya mengejar angka produksi semata, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Lampung fokus pada penciptaan nilai tambah (value added) dari hulu hingga ke hilir agar manfaatnya dapat terasa langsung oleh masyarakat sekitar.
Guna mendukung kelancaran program ini, Pemprov Lampung menjamin adanya pendampingan yang transparan. Serta menggandeng sektor perbankan dan lembaga keuangan sebagai mitra pembiayaan strategis bagi para petambak.
“Mari kita jaga semangat kebersamaan ini. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, petambak, dan lembaga keuangan. Tambak itu akan kembali menjadi ikon kebangkitan tambak nasional sekaligus kebanggaan Provinsi Lampung,” pungkas Mirza.








