Bandar Lampung (lampost.co)–Tim Monitoring BBM dan LPG Pemprov Lampung memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini untuk menjaga stabilitas penyaluran dan harga di tengah meningkatnya kebutuhan domestik.
Plt Kepala Biro Perekonomian Lampung, August Riko, menjelaskan bahwa monitoring melibatkan kolaborasi erat dengan Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas. Fokus utama tim adalah memastikan stok di SPBU dan pangkalan LPG cukup serta sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Alhamdulillah, hasil pantauan menunjukkan stok BBM dan LPG di Provinsi Lampung dalam kondisi aman dan terkendali. Kami pastikan harga di tingkat masyarakat tetap terjangkau,” ujar August Riko.
Menyikapi isu ketidakpastian situasi global, Riko secara khusus meminta masyarakat Lampung untuk tetap tenang, jangan beli berlebihan (panic buying). Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah telah menyiapkan skema mitigasi untuk menjaga ketahanan energi nasional.
Solusi Kelangkaan
Terkait laporan kelangkaan LPG yang sempat terjadi di beberapa titik, seperti Lampung Barat, Pemprov telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memberikan tambahan pasokan atau extra dropping.
-
Penambahan Alokasi: Pertamina akan menyalurkan stok tambahan secara berkala selama masa libur Lebaran.
-
Jangkauan Layanan: Pasokan tambahan menyasar wilayah yang terindikasi mengalami lonjakan permintaan tinggi.
-
Kategori Produk: Jaminan stok berlaku untuk LPG bersubsidi (3 kg) maupun non-subsidi.
Dengan adanya jaminan pasokan dan pengawasan ketat ini, masyarakat Lampung dapat merayakan Idulfitri tanpa khawatir kelangkaan bahan bakar maupun gas cair.








