IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 07/04/2026 08:42
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Utang Paylater di Indonesia Melonjak, Segini Nilainya

EffranbyEffran
09/01/25 - 14:09
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Ilustrasi pay later. Antara

Ilustrasi pay later. Antara

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lonjakan signifikan pada total utang masyarakat Indonesia melalui layanan paylater, yang mencapai Rp30,36 triliun per November 2024.

Angka itu meliputi kontribusi dari industri perbankan dan multifinance yang menyediakan layanan buy now, pay later (BNPL), yang meningkat daripada bulan sebelumnya Rp29,66 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan kredit paylater perbankan mencapai Rp21,77 triliun per November 2024, tumbuh sebesar 42,68 persen secara tahunan (year on year). Meski begitu, pertumbuhan itu sedikit melambat dari Oktober 2024 yang mencapai 47,92 persen.

“Pertumbuhan itu mencerminkan perbankan secara aktif memenuhi kebutuhan masyarakat. Khususnya pada segmen kredit kecil melalui layanan paylater,” ujar Dian dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya (PVML) OJK, Agusman, melaporkan kontribusi perusahaan pembiayaan (multifinance) terhadap kredit paylater mencapai Rp8,59 triliun.

Nilai itu tumbuh 61,90 persen yoy dari periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, pertumbuhan itu sedikit menurun dari 63,89 persen yoy yang tercatat pada Oktober 2024.

Dia juga mencatat angka non-performing financing (NPF) atau pembiayaan bermasalah untuk layanan paylater berada pada tingkat 2,92 persen (gross) dan 0,81 persen (net). Level itu masih berada dalam batas aman.

“Peningkatan itu menunjukkan betapa masifnya layanan BNPL dalam mendukung kebutuhan pembiayaan masyarakat, baik perbankan maupun perusahaan pembiayaan,” kata dia.

Tren Paylater

Layanan paylater atau BNPL kini semakin menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Pertumbuhan signifikan dari dua sektor utama, yaitu perbankan dan multifinance, membuat layanan itu berpotensi terus berkembang ke depannya.

OJK menilai tren itu menjadi bagian dari upaya inklusi keuangan. Namun, tetap mengingatkan masyarakat untuk bijak menggunakan layanan paylater agar tidak terjebak dalam utang yang sulit lunas.

Tags: Paylater OJK 2024Utang Paylater Indonesia
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya Ungkap Penyebab APBN Jebol Rp240,1 Triliun Awal 2026

byEffran
07/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali menjadi sorotan. Pemerintah mencatat defisit mencapai Rp240,1 triliun hingga...

Daya Beli Menurun, Pelaku UMKM di Persit Keluhkan Penurunan Omzet

Daya Beli Menurun, Pelaku UMKM di Persit Keluhkan Penurunan Omzet

byRicky Marly
06/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lesunya kondisi ekonomi mulai dirasakan secara nyata oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)...

Ilustrasi. Harga kantong plastik melambung sejak awal April 2026.

UMKM Tertekan, Harga Plastik Melonjak akibat Gangguan Impor 

byAdi Sunaryoand1 others
06/04/2026

Jakarta (Lampost.co)– Lonjakan harga produk berbahan plastik sejak awal April 2026 mulai menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Gangguan...

Berita Terbaru

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa
Ekonomi dan Bisnis

Menkeu Purbaya Ungkap Penyebab APBN Jebol Rp240,1 Triliun Awal 2026

byEffran
07/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali menjadi sorotan. Pemerintah mencatat defisit mencapai Rp240,1 triliun hingga...

Read moreDetails
Aktivis Tekankan Solidaritas Nasional saat Ketegangan Global Meningkat

Ultimatum 48 Jam Trump ke Iran Berujung Balasan Pedas: Ketegangan Selat Hormuz Memanas

07/04/2026
persik vs persijap

Persik Kediri Tertahan Imbang tanpa Gol Lawan Persijap Jepara

07/04/2026
67 Perusahaan Pemicu Banjir di Sumatra Diberi Sanksi Oleh KLH

67 Perusahaan Pemicu Banjir di Sumatra Diberi Sanksi Oleh KLH

07/04/2026
Daya Beli Menurun, Pelaku UMKM di Persit Keluhkan Penurunan Omzet

Daya Beli Menurun, Pelaku UMKM di Persit Keluhkan Penurunan Omzet

06/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.