Jakarta (lampost.co)– Gulfstream G650ER mendadak viral terkait dengan dugaan gratifikasi, baru-baru ini. Pesawat jet pribadi nan mewah tersebut ternyata memiliki banyak keunggulan baik dalam hal jarak tempuh hingga performa unggul.
Gulfstream G650ER bertenaga dua mesin Rolls-Royce BR725 A1-12, masing-masing berdaya dorong 16.900 pound-force. Mesin itu andal untuk penerbangan jarak jauh.
Kemudian, G650ER mampu terbang hingga 7.500 mil laut (13.890 km) berkecepatan Mach 0,85 sehingga bisa terbang non-stop dari New York ke Hong Kong atau Los Angeles ke Sydney.
Jenis itu menjadi pesawat jet bisnis tercepat di dunia sehingga penumpang dapat menghemat waktu perjalanan.
Sistem aerodinamis canggih pesawat ini juga berkontribusi terhadap efisiensi energi. Hal itu memungkinkan penerbangan yang lebih hemat bahan bakar dengan dampak lingkungan yang lebih rendah.
Tinggi G650ER 1,96 meter, lebar 2,59 meter, panjang16,33 meter, dan mampu menampung 19 orang penumpang. Ada pula tempat tidur untuk 10 orang.
Menariknya, terdapat sistem pemurnian udara yang menyediakan 100 persen udara segar.
Kemewahan interior termasuk kursi ergonomis dapat menjadi tempat tidur. Terdapat ruang konferensi, area hiburan dengan layar besar, dan dapur lengkap untuk penyajian makanan.
Penumpang bisa menikmati pemandangan luar dari 16 jendela besar yang memberikan pencahayaan alami.
Bagi para pebisnis, Gulfstream G650ER lengkap dengan sistem komunikasi canggih, internet berkecepatan tinggi, telepon satelit, menjamin penumpang tetap terhubung selama penerbangan.








