Jakarta (Lampost.co) – Penyanyi internasional Agnez Mo akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait kabar miring yang menimpa dirinya. Kabar tersebut menyebutkan bahwa Agnez terkena dampak langsung perang antara Iran melawan Israel dan Amerika.
Poin Penting
- Klarifikasi Resmi: Agnez Mo membantah kabar dirinya terjebak dalam situasi berbahaya akibat perang.
- Kondisi Aman: Agnez menunjukkan bukti visual bahwa lingkungan apartemennya di Dubai dalam keadaan kondusif.
- Pesan untuk Publik: Ia menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada judul berita yang provokatif.
Saat ini, Agnez memang sedang berada di Dubai untuk urusan pekerjaan. Lokasi tersebut memicu kekhawatiran publik karena posisinya berada di kawasan Timur Tengah.
Baca juga : Zendaya dan Tom Holland Menikah? Law Roach Bongkar Rahasia Besar Ini!
Melalui unggahan di Instagram, Agnez merespons banyaknya pesan masuk yang menanyakan keselamatannya. Ia sangat memaklumi rasa khawatir dari para penggemar dan orang terdekatnya.
“Hai semuanya, aku menerima begitu banyak DM dan pesan… terima kasih telah menanyakan kabarku. Aku aman. Aku tahu keadaan mungkin terlihat tegang di internet, tetapi tolong jangan percaya semua yang kalian lihat di media,” tulis Agnez Mo.
Agnez merasa perlu meluruskan berita yang beredar luas di media sosial. Ia menilai banyak narasi berita yang terlalu berlebihan dan tidak sesuai fakta.
“Kurasa aku harus menyampaikan sedikit pernyataan di sini dan sebenarnya, biasanya aku benci melakukan ini. Tapi banyak teman dan penari-penariku, pada dasarnya beberapa orang terdekat dalam hidupku mengirimiku pesan yang sangat khawatir karena mereka membaca berita utama yang sama sekali tidak benar,” lanjutnya.
Selanjutnya, Agnez memastikan bahwa seluruh timnya dalam keadaan sehat. Ia bahkan menunjukkan pemandangan dari balkon apartemennya untuk membuktikan situasi yang tenang.
“Kalian tahu, jelas aku aman di sini. Jangan percaya berita utama yang mengatakan bahwa, ‘Oh aku terjebak saat berlindung’. Aku baik-baik saja. Begini, aku di apartemenku sekarang. Aku perlu membuka ini (balkon). Ini, kami benar-benar baik-baik saja, teman-teman. Jadi, dan juga tolong, kalian tahu, kami berusaha untuk tetap aman,” katanya.
Meskipun demikian, Bandara Internasional Dubai memang sempat mengalami gangguan operasional. Serangan balasan di pangkalan militer Amerika memicu pembatalan sejumlah jadwal penerbangan di wilayah tersebut.








