• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 01/03/2026 05:12
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hiburan

Ernest Prakasa Beberkan Tantangan Syuting Film Agak Laen: Menyala Pantiku di Panti Jompo Aktif

Ernest Prakasa ungkap tantangan besar saat syuting Agak Laen: Menyala Pantiku di panti jompo aktif. Proses produksi berlangsung dengan banyak penyesuaian teknis dan kreatif.

Nana HasanbyNana Hasan
09/10/25 - 11:26
in Hiburan, Nasional
A A
Ernest Prakasa di film Agak Laen

Jakarta (Lampost.co) – Film terbaru kuartet komedi Agak Laen bertajuk Menyala Pantiku menghadirkan cerita unik sekaligus proses produksi penuh tantangan. Film produksi Imajinari ini menjalani syuting selama 20 hari sejak Juni 2025 dengan lokasi utama di sebuah panti jompo aktif.

Poin Penting:

  • Agak Laen: Menyala Pantiku disyuting di panti jompo aktif selama 20 hari.
  • Ernest Prakasa sebut tantangan teknis jadi hambatan utama.
  • Muhadkly Acho hadapi kesulitan mengarahkan pemeran lansia.
  • Proses visual dan blocking dilakukan lebih detail dan kreatif.

Produser Ernest Prakasa mengungkap bahwa kesulitan utama datang dari aspek teknis. Tim produksi harus menemukan panti jompo yang luas namun tetap bisa digunakan sebagian penghuninya selama syuting.

Baca juga : Film Believe: Aksi Heroik Indonesia Siap Tayang di Amerika dan Rebut Penghargaan Dunia

“Tantangannya tentu teknis karena panti jompo ini aktif. Kami harus mencari lokasi yang memungkinkan sebagian penghuni tetap tinggal,” ujar Ernest di Jakarta.

Selain soal lokasi, sutradara Muhadkly Acho juga menghadapi tantangan besar dalam mengarahkan pemeran tambahan yang sebagian besar merupakan lansia. Menurutnya, pendekatan berbeda dibutuhkan agar karakter para penghuni terlihat alami dan emosional.

“Kita harus lebih ngulik supaya tempat yang berimage membosankan ini bisa menghadirkan emosi naik turun bagi penonton,” jelas Acho.

Secara kreatif, tim produksi juga menghabiskan lebih banyak waktu untuk merancang pengambilan gambar. Acho mengungkap bahwa proses blocking dan pembuatan video board dilakukan lebih detail agar hasil visual lebih kuat dan proses syuting lebih efisien.

“Kita meluangkan waktu lebih lama untuk menentukan shot dan blocking. Jadi hasilnya bisa maksimal,” tambahnya.

Acho juga menekankan pentingnya desain visual menarik agar emosi penonton terbangun sepanjang film. Ia mengakui bahwa proses produksi kali ini membutuhkan biaya lebih besar dibanding film pertama, meski masih dalam batas wajar.

Selain itu, kru harus menyesuaikan jadwal syuting karena tidak bisa bekerja hingga larut malam demi menjaga kenyamanan penghuni panti jompo. Keterbatasan ini membuat proses produksi menjadi lebih disiplin dan terencana.

Film Agak Laen: Menyala Pantiku dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 27 November 2025. Ernest berharap film ini mampu mengulang kesuksesan film pertama sekaligus membawa nuansa segar bagi dunia film komedi Indonesia.

Tags: agak laenErnest Prakasafilm 2025film komedi Indonesiafilm nasionalImajinarimenyala pantikumuhadkly achopanti jompoproduksi film indonesia
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ini Pernyataan PWI Pusat Terkait Ketentuan Digital dalam Perjanjian Perdagangan RI–Amerika Serikat

Ini Pernyataan PWI Pusat Terkait Ketentuan Digital dalam Perjanjian Perdagangan RI–Amerika Serikat

byRicky Marlyand1 others
27/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mencermati secara serius perkembangan pembahasan ketentuan digital dalam perjanjian perdagangan antara Indonesia...

Spider-Man No Way Home

Alasan Mengejutkan Spider-Man: No Way Home Dilarang Tayang di China Terungkap

byNana Hasan
27/02/2026

Jakarta (Lampost.co) - CEO Sony Pictures, Tom Rothman, akhirnya membongkar alasan film Spider-Man: No Way Home gagal tayang di China....

Virgoun dan Lindi Fitriyana Resmi Menikah

Virgoun dan Lindi Fitriyana Resmi Menikah, Pilih Tanggal Cantik di Gading Serpong

byNana Hasan
27/02/2026

Jakarta (Lampost.co) - Musisi populer Virgoun akhirnya resmi melepas status dudanya dengan menikahi Lindi Fitriyana pada Kamis, 26 Februari 2026....

Berita Terbaru

Sekretaris Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memberi keterangan
Humaniora

Pemprov Lampung Perketat Pengawasan Dapur SPPG Pasca-Keracunan di Tulangbawang

byIsnovan Djamaludinand1 others
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan akan mengawasi ketat seluruh operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya....

Read moreDetails
Ilustrasi MBG

DPRD Lampung Desak Standardisasi Dapur Makan Bergizi Gratis

28/02/2026
Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung Saipul

Satgas MBG Lampung Pastikan Menu Ramadan 2026 Layak dan Bergizi

28/02/2026
Polresta Bandar Lampung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait kebakaran di New Town Coffee, Hotel Anugerah Express Lampung, Sabtu, 28 Februari 2026. Dok Polresta Bandar Lampung

Kompor Gas Bocor Diduga Penyebab Kebakaran di Hotel Anugerah Express Lampung

28/02/2026
Kebakaran terjadi di lapak penampungan ban bekas di Jalan Yos Sudarso , Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, Sabtu (28/2/2026) dini hari. Dok Polresta Bandar Lampung

Lapak Penampungan Ban Bekas di Bandar Lampung Kebakaran

28/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.