Jakarta (Lampost.co) – Nama Fuji kembali menjadi sorotan hangat netizen di berbagai platform media sosial. Kali ini, para penggemar mulai menjodohkan adik ipar almarhumah Vanessa Angel tersebut dengan Reza Arap. Isu ini bermula saat musisi kondang itu menanyakan status asmara Fuji kepada salah satu rekannya.
Poin Penting
- Netizen menjodohkan Fuji dengan Reza Arap setelah interaksi akrab di konten Marapthon.
- Haji Faisal secara terang-terangan mengaku risih dengan kebiasaan perjodohan dari warganet.
- Pertemuan antara Fuji dan Reza Arap murni merupakan bentuk kolaborasi profesional antar artis.
- Ayah Fuji berharap publik tidak memberikan spekulasi yang bisa menghambat karier anaknya.
Awal Mula Perjodohan “Furap”
Momen tersebut terekam secara jelas dalam tayangan Marapthon beberapa waktu yang lalu. Tak lama kemudian, Fuji hadir menjadi bintang tamu dalam program tersebut bersama Erica Karlina. Sejak saat itu, julukan Furap mulai viral dan ramai diperbincangkan oleh warganet.
Sebagai orang tua, Haji Faisal mengaku heran dengan kebiasaan netizen yang gemar menjodohkan putrinya. Ia merasa tindakan tersebut terkadang sudah melewati batas dan mengganggu kenyamanan sang anak.
Haji Faisal memberikan pernyataan tegas saat ditemui di kediamannya “Sudah menjadi kebiasaan, dengan siapa selalu di jodoh-jodohin. Kenapa sih selalu anak saya di jodoh-jodohkan? Mulai dari dulu. Hari ini tampil dengan si A dijodohkan, besok dengan si B di jodohkan. Kalau begitu terus, ya risih dong, kan kurang bagus juga,” ungkap Faisal di temui di kediamananya di kawasan Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Fokus pada Kolaborasi Profesional
Haji Faisal menegaskan bahwa kehadiran Fuji dalam acara tersebut murni untuk urusan pekerjaan. Ia menjelaskan bahwa putrinya hanya memenuhi undangan kolaborasi antar sesama figur publik. Oleh sebab itu, ia meminta publik agar tidak melebih-lebihkan interaksi yang bersifat profesional tersebut.
Haji Faisal menambahkan penjelasannya mengenai kegelisahan yang ia rasakan “Anak saya itu kemarin kan datang, diundang untuk menghargai teman dari temannya juga, kan berkolaborasi, nggak ada persoalan. Kok tiba-tiba ada yang (jodoh-jodohin), saya juga jadi bingung. Kalau gitu, bagaimana anak saya mau berkolaborasi dengan pihak lain? Jadi risih kan jadinya,” bebernya.
Meskipun merasa kurang nyaman, Faisal tetap menghargai kreativitas manajemen dalam mengemas sebuah konten. Ia menyadari bahwa strategi promosi sangat penting untuk menarik minat para penonton.
Ia juga menutup pernyataannya dengan menekankan hubungan baik antar kedua belah pihak “Mereka orang-orang hebat ya mungkin dari manajemennya bikin gimana menarik penonton, ya itu sah-sah aja. Mereka dalam hubungan yang baik, mereka saling menghargai,” sambungnya.







