Jakarta (Lampost.co) — Kondisi terbaru Sheila Dara Aisha menjadi perhatian publik setelah kepergian sang suami, Vidi Aldiano. Keluarga menyampaikan Sheila masih berada dalam suasana duka mendalam. Ia memilih menjalani hari-harinya dengan lebih banyak diam dan membatasi interaksi.
Ayah mendiang, Harry Kiss, meminta publik untuk memberi ruang bagi Sheila. Ia menilai masa berkabung membutuhkan ketenangan tanpa tekanan dari luar. “Ya sekarang ini masih silent saja. Jadi jangan wawancara Sheila dulu ya,” ujarnya.
Permintaan tersebut menjadi bentuk perlindungan keluarga terhadap kondisi emosional Sheila.
Harry menjelaskan sikap tenang Sheila bukan hal baru. Menurutnya, Sheila memang memiliki kepribadian yang lebih tertutup.
Ia lebih sering menghabiskan waktu dengan aktivitas pribadi. Perbedaan karakter itu terlihat jelas jika daripada dengan Vidi yang dikenal komunikatif. “Sheila dari dulu memang begitu. Lebih suka baca atau main game,” kata Harry.
Keluarga Dekat Temani Sheila
Untuk menjaga kondisi Sheila, keluarga mengambil langkah khusus. Dua adik Vidi, Vadi Akbar dan Diva Stradivari, kini tinggal bersamanya.
Mereka menetap di rumah Sheila di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Kehadiran keluarga diharapkan dapat mengurangi rasa kesepian.
Kehilangan Vidi membawa perubahan besar dalam tradisi keluarga. Momen Lebaran tahun itu terasa jauh lebih sepi dibanding biasanya.
Vidi sebagai sosok yang selalu mengatur acara keluarga. Salah satu tradisi yang hilang adalah sesi foto bersama di teras rumah. “Enggak jadi. Tukang idenya sudah tidak ada,” ungkap Harry.
Perjalanan Vidi Melawan Penyakit
Vidi Aldiano meninggal dunia pada 7 Maret 2026. Ia menghembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan kanker ginjal sejak 2019. Kepergiannya terjadi sekitar pukul 16.33 waktu setempat. Ia wafat hanya beberapa pekan sebelum ulang tahunnya yang ke-36.
Sebelum meninggal, Vidi sempat mengurangi aktivitas di dunia hiburan. Ia memilih fokus pada pengobatan dan pemulihan kondisi tubuh. Langkah tersebut menunjukkan keseriusannya dalam melawan penyakit.
Keluarga berharap masyarakat dapat memahami situasi yang sedang Sheila hadapi. Masa berkabung membutuhkan waktu dan dukungan, bukan tekanan. Memberi ruang berarti publik ikut membantu proses pemulihan emosional keluarga.







