Jakarta (Lampost.co) – Kontroversi Miss Papua Pegunungan, Merince Kogoya pecah setelah video lama mengibarkan bendera Israel muncul di media sosial. Akibat rekaman itu, organisasi Miss Indonesia 2025 mencabut status finalis Miss Papua Pegunungan.
Poin Penting
- Video lama Merince kibarkan bendera Israel tersebar
- Status finalis Miss Indonesia dicabut panitia
- Merince kecewa karena perjuangan empat bulan sia-sia
- Proses pembuatan video profil berlangsung di situasi genting Pa
- Panitia Miss Indonesia belum memberi klarifikasi lanjutan
Melalui Instagram Stories, Merince menyatakan kecewa karena perjuangan empat bulan harus berakhir mendadak. Ia mengaku menempuh proses berat, bahkan merekam profil di tengah situasi keamanan Papua yang genting.
Baca juga : Modus Pemerasan Nikita Mirzani terhadap Reza Gladys Diungkap Jaksa di Persidangan
Miss Papua Pegunungan, Merince berkata, keputusan panitia dipicu tekanan netizen Indonesia yang mayoritas mendukung Palestina. Menurutnya, video dua tahun lalu hanya menggambarkan doa pribadi sebagai pengikut Kristus, bukan propaganda politik.
Selain itu, ia menegaskan dirinya hanya mendoakan perdamaian Israel serta Palestina tanpa memihak konflik. Meski tersingkir, Miss Papua Pegunungan, Merince tetap berterima kasih kepada masyarakat Papua Pegunungan atas dukungan moral dan finansial besar.
Kontroversi ini juga menyoroti kerentanan finalis dalam ajang ratu kecantikan terhadap opini publik daring. Sementara itu, panitia Miss Indonesia belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai prosedur seleksi ke depannya.








