Bandar Lampung (Lampost.co) – Musisi ternama Niall Horan akhirnya mengungkapkan rasa duka mendalam atas kepergian sahabatnya, Liam Payne. Ia mendedikasikan sebuah lagu berjudul “End Of An Era” sebagai penghormatan terakhir yang sangat emosional. Lagu ini menjadi bagian penting dalam album terbaru Horan yang bertajuk Dinner Party.
Poin Penting
- Dedikasi Lagu: Niall Horan merilis “End Of An Era” sebagai tribut khusus untuk Liam Payne.
- Album Terbaru: Lagu tersebut merupakan bagian dari album Dinner Party yang rilis 5 Juni 2026.
- Pertemuan Terakhir: Keduanya sempat bertemu dan berpelukan di Argentina sebelum insiden maut terjadi.
- Penyebab Kematian: Liam Payne wafat setelah terjatuh dari lantai tiga hotel di Buenos Aires tahun 2024.
Melalui wawancara dengan majalah GQ, penyanyi asal Irlandia ini mengenang kembali momen menyedihkan dua tahun lalu. Liam Payne meninggal dunia pada usia 31 tahun di Buenos Aires, Argentina, tepatnya tahun 2024. Peristiwa tragis tersebut meninggalkan luka yang sangat mendalam bagi keluarga besar One Direction.
Pertemuan Terakhir di Argentina
Niall Horan sempat bertemu dengan Liam di Argentina beberapa hari sebelum insiden maut tersebut terjadi. Saat itu, Niall sedang menjalani tur konser, sementara Liam tengah mengurus pembaruan visa Amerika Serikat miliknya. Keduanya sempat menghabiskan waktu bersama dan menertawakan berbagai kenangan indah masa lalu mereka.
Namun, nasib buruk menimpa Liam ketika ia harus menetap lebih lama karena keterlambatan proses administrasi visa. Ia kemudian dilaporkan terjatuh dari lantai tiga sebuah hotel pada 16 Oktober 2024. Hakim menyatakan bahwa penyanyi tersebut melompat dalam pengaruh obat-obatan saat mencoba melarikan diri.
Rasa Syok dan Proses Berduka
Niall mengaku sangat terpukul dan tidak percaya saat pertama kali mendengar kabar kematian tragis sahabat karibnya itu. Emosinya campur aduk antara rasa terkejut, sedih yang luar biasa, hingga perasaan marah yang tidak tertahankan.
“Seseorang yang masih begitu muda, kamu nggak bakal nyangka kalau dia udah meninggal, apalagi orang yang baru aja kamu temui. Perasaanku berganti-ganti dari kaget, sedih, sampai marah,” ucap Niall.
Setelah proses pemakaman selesai, Niall memilih untuk sedikit mengasingkan diri guna menenangkan pikiran dan jiwanya. Ia kemudian menuangkan seluruh perasaan duka tersebut ke dalam lirik lagu “End Of An Era”.
“Ada kenangan yang cuman kami berdua benar-benar paham, karena kamu punya tim dan selalu dikelilingi orang-orang, tapi kami selalu bilang kalau cuman kami yang punya pengalaman itu, nggak ada orang lain yang punya,” tutur Horan penuh nostalgia.
Lagu penghormatan ini akan menjadi trek penutup dalam album Dinner Party yang rilis pada 5 Juni mendatang. Kepergian Liam juga membuat rekan lainnya, seperti Harry Styles, kembali mengevaluasi cara pandang mereka terhadap kehidupan.








