• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 31/01/2026 07:21
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Hukum

Dugaan Korupsi PT LEB Diserahkan ke Kejati

Wandi BarboyAtikabyWandi BarboyandAtika
01/11/24 - 15:13
in Hukum, Lampung
A A
Dugaan Korupsi PT LEB Diserahkan ke Kejati

Pj Gubernur Lampung, Samsudin saat diwawancarai beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Lampung Post)

Bandar Lampung (Lampost.co): Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin menyerahkan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana Participating Interest (PI) oleh PT. Lampung Energi Berjaya (LEB) kepada Kejaksaan Tinggi (kejati).

“Terkait proses dan mekanisme kami serahkan sepenuhnya ke Kejaksaan Tinggi. Saya percaya bahwa Kejati bisa melakukan proses dengan baik,” kata dia, Jumat, 1 November 2024.

Samsudin mengatakan kasus tersebut menjadi sebuah peringatan bagi para pejabat lainnya. Baik pemerintah maupun BUMD bahwa semua sudah ada aturan yang harus menjadi ketaatan bersama.

“Ini menjadi peringatan bahwa di dalam pengelolaan negara baik pemerintah maupun BUMD semua harus taat dengan aturan,” ujarnya.

Sementara itu untuk pejabat Pemprov Lampung, BUMD baik Lampung Jasa Utama maupun Lampung Energi Berjaya, yang menjalani pemeriksaan masih menunggu hasil dari kejaksaan.

“Untuk para pejabat kita serahkan dulu ke Kejati bagaimana prosesnya dan saya percaya Kejati akan melaksanakan dengan baik. Ketika kita taat akan aturan yang berlaku maka insyaallah akan selamat dan insyaallah tidak akan ada persoalan,” katanya.

Sementara itu Kepala Biro Perekonomian Pemprov Lampung Rinvayanti mengakui ia memberi keterangan kepada Kejati Lampung, dengan kapasitas sebagai pembina BUMD Pemprov Lampung.

“Semuanya itu LEB, kaitan dengan Pemprov Lampung karena itu anak usahanya BUMD dalam hal ini LJU. Saya pembina LJU jadi tidak terkait langsung dengan LEB,” katanya.

PT Lampung Energi Berjaya atau LEB merupakan anak usaha dari PT Lampung Jasa Utama (LJU) yang juga milik Pemprov Lampung.

PT LEB adalah BUMD yang berdiri pada 9 Juli 2019 berdasarkan Akta Pendirian Perusahaan. Adapun Notaris Siti Agustina Sari, Nomor 32 tanggal 09 Juli 2019.

PT LEB merupakan Perusahaan Perseroan Daerah yang bergerak di bidang pengelolaan Participating Interest (PI) 10 persen di Wilayah Kerja South East Sumatera (WK SES). Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM RI tentang Pengelolaan PI.

Usut Perkara

Saat ini Kejati Lampung tengah mengusut perkara dugaan korupsi pengelolaan dana Participating Interest sebesar 10 persen. Dari PT Pertamina Hulu Energi Overseas Southeast Sumatra (PHE OSES) untuk Wilayah Kerja Offshore South East Sumatera (WK OSES) kepada PT Lampung Energi Berjaya (LEB) senilai US$ 17.286.000 atau sekitar Rp271.787.778.000 (kurs Rp15.723).

Kejati juga telah memeriksa 9 saksi dalam perkara ini, yakni AS (Arie Sarjono Idris) selaku Direktur Utama PT LJU, DH selaku Direktur PT LJU, RMV selaku Kabiro Perekonomian Lamtim, MRT selaku Dirut PDAM Lamtim.

Kemudian RIM (Rinvayanti)selaku Kabag Perekonomian Pemprov Lampung, AB selaku Plt Kabag Umum Lamtim, IS selaku Sekretaris PT LEB, HE (Hermawan Eriadi) selaku Dirut PT LEB dan HW (Heri Wardoyo) selaku Komisaris PT LEB.

Kejati juga menyita barang bukti berupa uang tunai, motor dan mobil. Untuk jumlah uang yang tersita yakni Rp670 juta dalam bentuk tunai. Lalu, dalam bentuk suku bank Rp1,3 miliar dan mata uang asing senilai Rp206 juta yang sudah terkonversi.

 

Tags: BUMDdugaan korupsi PT LEBkasus korupsi PT LEBpemprov lampungPj gubernur lampung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Langit mendung dan rintik hujan menyelimuti Tugu Adipura Kota Bandar Lampung. BMKG memprediksi cuaca Provinsi Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Sabtu, 31 Januari 2026, Lampung Berawan Waspada Hujan

byTriyadi Isworo
31/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Sabtu, 31 Januari 2026, cuaca Provinsi...

Ali Rido, pengajar Hukum Tata Negara Universitas Trisakti

Pencabutan HGU Hasil Lelang Negara Dinilai Abaikan Prinsip Kepatutan dan Rasa Keadilan

byIsnovan Djamaludin
30/01/2026

Jakarta (Lampost.co)—Kebijakan pemerintah mencabut hak guna usaha (HGU) yang perusahaan peroleh secara resmi melalui mekanisme lelang negara menuai kritik tajam...

Pemkab Tanggamus Terus Perkuat Sektor Ketahanan Pangan dan Hortikultura

Pemkab Tanggamus Terus Perkuat Sektor Ketahanan Pangan dan Hortikultura

byRicky Marlyand1 others
30/01/2026

Kotaagung (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus terus memperkuat sektor ketahanan pangan dan hortikultura. Upaya ini sebagai fondasi utama dalam...

Berita Terbaru

IHSG. Dok/Antara
Ekonomi dan Bisnis

IHSG Bangkit Tajam di Pagi Hari, Investor Mulai Kembali Berani Masuk Pasar

byNur
31/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--– Setelah dua hari berturut-turut tertekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menunjukkan sinyal kebangkitan. Pada pembukaan perdagangan Jumat,...

Read moreDetails
Otoritas Jasa Keuangan

Pucuk Pimpinan OJK Mundur Serentak sebagai Tanggung Jawab Moral

31/01/2026
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman resmi mengundurkan diri dari jabatannya.Dok

Guncangan IHSG Berujung Mundurnya Direktur Utama BEI

31/01/2026
Langit mendung dan rintik hujan menyelimuti Tugu Adipura Kota Bandar Lampung. BMKG memprediksi cuaca Provinsi Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Sabtu, 31 Januari 2026, Lampung Berawan Waspada Hujan

31/01/2026
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-31JAN

Aston Villa Menang 3-2 atas RB Salzburg, Comeback Dramatis Europa League 2026

31/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.