• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 19/03/2026 10:12
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hukum

Kejati Lampung Janji Penanganan Kasus Korupsi Terdahulu Tetap Berlanjut

Kejaksaan Tinggi Lampung menyebut pihaknya masih menyidik beberapa perkara penting. Seperti kasus KONI Lampung, DPRD Tanggamus, PT. Lampung Energi Berjaya (LEB) dan sebagainya.

Triyadi IsworoAsrul Septian MalikbyTriyadi IsworoandAsrul Septian Malik
13/02/25 - 21:12
in Hukum, Kriminal, Lampung
A A
Aspidsus Kejati Lampung Armen Wijaya (Kanan). Dok Lampost.co

Aspidsus Kejati Lampung Armen Wijaya (Kanan). Dok Lampost.co

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menyebut pihaknya masih menyidik beberapa perkara penting. Seperti kasus KONI Lampung, DPRD Tanggamus, PT. Lampung Energi Berjaya (LEB) dan sebagainya.

 

Sementara untuk Korupsi Anggaran KONI Lampung tahun 2020 dengan dua tersangka yakni Agus Nompitu dan Frans Nurseto. Kasus ini dengan kerugian negara Rp2,5 miliar, meski seluruh kerugian negara telah kembali. 

 

Kemudian, dugaan korupsi perjalanan dinas Sekretariat DPRD Tanggamus, dengan kerugian negara Rp9,12 miliar. Lalu sisa kerugian negara yang belum terkembalikan hanya sekitar Rp225 juta. 

 

Lalu dugaan korupsi dana participating interest 10% pada wilayah kerja Offshore South East Sumatera (WK OSES). Kasus itu terjadi pada anak usaha PT. Lampung Jaya Usaha (LJU) yakni PT. Lampung Energi Berjaya (LEB). Perkara ini sudah naik ke tahap penyidikan

 

Selanjutnya, total Kejati Lampung telah menyita uang Rp84 miliar yang terduga dari hasil korupsi. Total sudah puluhan saksi terperiksa dari PT. LEB, PT. LJU, Pemprov Lampung, PDAM Lampung Timur, Pemkab Lampung Timur, dan juga Pemprov Lampung Timur.

 

Kemudian dari perkara PT. LEB, Kejati Lampung juga menerima pengembalian kerugian Rp322.835.100 dari perkara dugaan korupsi  USD 17.286.000 pada anak usaha PT. Lampung Jaya Usaha (LJU) yakni PT. Lampung Energi Berjaya (LEB). Dana itu berasal dari dana participating interest (PI) 10 persen dari Pertamina Hulu Energi Wilayah kerja Offshore South East Sumatera (WK OSES).

 

Dawam Rahardjo

Sementara Mantan Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo sudah mengembalikan uang kepada Kejati Lampung untuk mengurangi potensi kerugian negara. Pemeriksaan Dawam, terkait penerimaan dana PI oleh PDAM Way Guruh dan mengenai pendirian PT. Lampung Energi Berjaya. Itu sebagian modal awal pendiriannya bersumber dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dengan persentase saham 8,79% senilai Rp1.318.500.000,- dari total keseluruhan saham dengan nilai nominal sebesar Rp15.000.000.000,-.

 

Kemudian, pemeriksaan Dawam juga terkait dengan penerimaan Dana Pl oleh PDAM Way Guruh dari PT. Lampung Energi Berjaya sebesar Rp18.8 miliar. Dari pemeriksaan, total Rp18,8 miliar yang terpakai melawan hukum yakni, Penyetoran Dana kepada Kas Daerah sebesar Rp15.6 miliar.

 

Lalu, Dawam selaku kuasa penerima manfaat Rp322.835.100, dan sudah mengembalikan mengembalikan kepada PDAM Way Guruh sebesar secara penuh, pada proses penyidikan. Uang tersebut oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Lampung dilakukan penyitaan. Kemudian untuk operasional PDAM Way Guruh sebesar Rp2,8 miliar.

 

Kejaksaan Tinggi Lampung menyebut perkara tersebut masih terus berproses. “Masih dalam proses semua, ada perkembangan segera kita kabari,” ujar Aspidsus Kejati Lampung Armen Wijaya, Kamis, 13 Februari 2025.

 

Kemudian Armen belum memaparkan secara spesifik terkait perkembangan perkara tersebut. “Ya semua masih berjalan,” katanya.

 

Lalu perkara korupsi lainnya juga tertangani Polda Lampung, dan telah menetapkan 4 orang tersangka. Itu akibat ganti rugi pengadaan lahan Bendungan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur, yang merupakan proyek strategi nasional (PSN).

 

Sementara empat tersangka tersebut yakni, AR mantan Kepala BPN Lampung Timur sekaligus Ketua Pelaksana Pengadaan Tanah. Lalu, AS mantan Kepala Desa Trimulyo. Kemudian OT selaku anggota Satgas B, dan IN pelaku penitip tanam tumbuh. Negara rugi Rp43 miliar akibat perbuatan para pelaku berdasarkan hasil audit BPKP Lampung. Kerugian itu berasal dari mark up terhadap tanam tumbuh yang terdampak pembangunan bendungan tersebut. Dalam perencanaannya pemerintah menyiapkan anggaran Rp70 miliar untuk melakukan ganti rugi.

 

Setelah melakukan audit, ternyata total yang anggaran yang terbutuhkan untuk ganti rugi tanam tumbuh hanya Rp27 miliar. Sehingga korupsi yang terjadi mencapai 61,4 persen dari total anggaran yang tersiapkan. 

Tags: Agus NompituArmen WijayaAspidsus Kejati LampungDawam RahardjoDPRD TanggamusFrans NursetoHUKUMkasus hukumKasus Koni LampungKejaksaan Tinggikerugian negaraKRIMINALLAMPUNGmenyidikperkara pentingPT Lampung Energi Berjaya
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Nampak cuaca Kota Bandar Lampung cerah berawan. Namun BMKG Provinsi Lampung tetap mengingatkan tetap waspada potensi hujan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Kamis, 19 Maret 2026, Lampung Cerah Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
19/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Kamis, 19 Maret 2026, cuaca Provinsi...

Kapal Ferry sedang bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. (Lampost.co/Triyadi Isworo)

Waspada Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Lampung Hingga 22 Maret 2026

byTriyadi Isworo
19/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Waspada gelombang tinggi perairan Lampung berlaku mulai...

Warga Pesisir Bandar Lampung sedang melewati banjir rob atau pasang air laut maksimum. Dok Lampost.co

Waspada Banjir Rob di Enam Wilayah Pesisir Lampung Periode 21-25 Maret 2026.

byTriyadi Isworo
19/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Waspada banjir rob atau meningkatnya ketinggian pasang...

Berita Terbaru

Inara Rusli
Hiburan

Jelang Lebaran, Inara Rusli Minta Maaf Secara Terbuka kepada Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa

byNana Hasan
19/03/2026

Jakarta (Lampost.co) - Inara Rusli kembali menjadi pusat perhatian publik melalui unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya. Menjelang Hari Raya...

Read moreDetails
Nampak cuaca Kota Bandar Lampung cerah berawan. Namun BMKG Provinsi Lampung tetap mengingatkan tetap waspada potensi hujan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Kamis, 19 Maret 2026, Lampung Cerah Berawan Berpotensi Hujan

19/03/2026
Tunggu Aku Sukses Nanti

Review Film Tunggu Aku Sukses Nanti: Kisah Realistis Pejuang Kerja di Momen Lebaran 2026

19/03/2026
Kapal Ferry sedang bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. (Lampost.co/Triyadi Isworo)

Waspada Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Lampung Hingga 22 Maret 2026

19/03/2026
Warga Pesisir Bandar Lampung sedang melewati banjir rob atau pasang air laut maksimum. Dok Lampost.co

Waspada Banjir Rob di Enam Wilayah Pesisir Lampung Periode 21-25 Maret 2026.

19/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.