Bandar Lampung (Lampost.co) — Polda Lampung dan Polres Pesisir Barat masih terus melakukan penelusuran terkait kematian kakak beradik di Pesisir Barat.
Kedua anak dibawah umur itu yakni kakak AT (8) dan adik KK (4) yang tewas. Mereka tertemukan dalam area perkebunan Pekon Batu Raja, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu, 14 Mei 2015. Sebelumnya, korban menyampaikan izin pergi mencari durian kepada keluarganya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol. Pahala Simanjuntak mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan 7 saksi. Ia juga berharap jika ada masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut segera melaporkan kepada pihak berwajib.
“Sampai saat ini belum ada yang mengerucut kepada siapa,” ujarnya, Selasa, 20 Mei 2025.
Kemudian langkah lainnya juga telah terambil oleh Polda Lampung dan Polres Lampung Barat. Yakni mengirimkan sampel darah korban, serta beberapa barang bukti pada lokasi kejadian. Seperti parang, atau senjata tajam., serta pakaian korban kepada Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk penelitian lebih lanjut. Kemudian beberapa barang bukti sekitar lokasi yang terselusi jajarannya.
“Pihak dari puslabfor telah menerima sampel yang kita kirim. Termasuk sampel darah pada parang dan parangnya juga kita bawa ke labfor,” katanya.
Selanjutnya, meski 7 orang telah terperiksa sebagai saksi. Namun kedua orang tua korban belum terperiksa, karena masih dalam keadaan trauma. Selain itu, beredar desas-desus orang tua korban diduga terlibat. Namun Polda Lampung belum bisa memastikan hal tersebut.








