• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 31/03/2026 09:10
Jendela Informasi Lampung
  • Lampung Selatan
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • Lampung Selatan
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hukum

Perjalanan Karier Rizal Fadillah, Terjaring OTT di Jabatan Baru Kakanwil Lampung

Posisi ini sangat krusial karena ia mengendalikan seluruh operasi pemberantasan penyelundupan di Indonesia.

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
06/02/26 - 08:36
in Hukum
A A
Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi perkara suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Orlando Hamongan (kanan) dan Rizal Fadillah (kiri) berjalan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Tersangka suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Orlando Hamongan (kanan) dan Rizal Fadillah (kiri) berjalan mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2/2026). (ANT)

ADVERTISEMENT

Lampung (lampost.co)–Nama Rizal Fadillah kini menarik perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu, 4 Februari 2026. Meskipun ia memiliki reputasi sebagai spesialis penindakan di Kementerian Keuangan, namun karier cemerlang tersebut kini harus berakhir tragis di tangan penyidik KPK.

Dari berbagai sumber, Rizal mulai menyedot perhatian saat memimpin Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, November 2023. Karena Batam merupakan kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone), Rizal mengemban tanggung jawab besar untuk mengawasi lalu lintas barang internasional yang sangat padat.

Berkat keberhasilannya di Batam, pimpinan mempromosikannya menjadi Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) di Kantor Pusat DJBC pada September 2024. Posisi ini sangat krusial karena ia mengendalikan seluruh operasi pemberantasan penyelundupan di Indonesia.

Jabatan Baru Berakhir Singkat

Setelah sukses di pusat, Rizal kemudian berpindah tugas ke Lampung. Pada akhir Januari 2026, Menteri Keuangan melantiknya sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJBC Sumatera Bagian Barat. Namun, ia hanya sempat menduduki kursi jabatan tersebut selama kurang lebih delapan hari.

Secara mengejutkan, tim KPK meringkus Rizal di Lampung tepat saat ia memulai tugas barunya. Meskipun penangkapan terjadi di Lampung, namun KPK menduga praktik korupsi tersebut berlangsung ketika ia masih menjabat sebagai Direktur P2 di Jakarta. Rizal diduga memuluskan kegiatan importasi barang yang melibatkan pihak swasta secara ilegal.

Penyitaan Barang Bukti Fantastis

Selain menangkap sang pejabat, penyidik KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti yang sangat mencolok dari lokasi. Tim penyidik menyita uang tunai senilai miliaran rupiah dalam bentuk Rupiah dan mata uang asing. Selain itu, petugas juga menemukan logam mulia seberat 3 kilogram yang diduga kuat sebagai bagian dari suap.

Oleh karena itu, kasus ini menjadi tamparan keras bagi reformasi birokrasi di lingkungan Bea Cukai. Saat ini, Rizal harus menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

 

Tags: bea cukaiheadlineKorupsi ImportasiKPKOTTPenindakan dan PenyidikanRizal Fadillah Bea Cukai
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Polisi melakukan kegiatan pengamanan strategis, Minggu, 29 Maret 2026, di Wisata Waterboom Taman Bahagia, Kecamatan Menggala Timur. Dok Polisi

Polisi Pastikan Wisatawan Liburan Aman dan Nyaman

byTriyadi Isworo
30/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Tidak ada kata lelah untuk melindungi dan melayani masyarakat. Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang...

Polsek Pesisir Tengah melaksanakan kegiatan monitoring keamanan kawasan objek wisata Pantai Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu, 29 Maret 2026. Dok Polisi

Intensifkan Monitoring di Pantai Labuhan Jukung Jamin Keamanan Wisatawan

byTriyadi Isworo
30/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Polsek Pesisir Tengah melaksanakan kegiatan monitoring keamanan....

WAKIL Ketua MPR Eddy Soeparno (WFH Setelah Lebaran)

WFH Setelah Lebaran: Wakil Ketua MPR Ingatkan Roda Ekonomi Jangan Melambat

byNana Hasan
24/03/2026

Jakarta 9lampost.co) - Pemerintah berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari sepekan setelah Lebaran 2026. Wakil Ketua MPR,...

Berita Terbaru

Suhendar Zuber kembali mencuri perhatian dalam upacara peringatan HUT ke-29 Kabupaten Tanggamus di Lapangan Merdeka Kotaagung.
Kompliment

Dari Irban ke Inspektur Daerah, Suhendar Zuber Teguhkan Pengabdian untuk Tanggamus

byAdi Sunaryo
31/03/2026

Kotaagung (Lampost.co)– Suhendar Zuber kembali mencuri perhatian dalam upacara peringatan HUT ke-29 Kabupaten Tanggamus di Lapangan Merdeka Kotaagung, Senin, 30...

Read moreDetails
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nugroho Heru Wibowo di Ruang Pahawang Kantor BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Senin, 30 Maret 2026. Diskominfotik Lampung

Pemerintah Provinsi Lampung jadi Pemda Pertama Sampaikan LKPD 2025

31/03/2026
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nugroho Heru Wibowo di Ruang Pahawang Kantor BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Senin, 30 Maret 2026. Diskominfotik Lampung

Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu jaga Konsistensi Akuntabilitas

31/03/2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Barat Laut Tanggamus Gempa 3.0 Magnitudo

31/03/2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Barat Daya Tanggamus Gempa 1.2 Magnitudo

31/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Lampung Selatan
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.