Komnas HAM Minta Pemeriksaan Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dibuka
Jakarta (Lampost.co): Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengirim surat kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) guna membuka akses pemeriksaan...
Autopsi mengonfirmasi bahwa korban, seorang dokter berusia 31 tahun. Korban mengalami kekerasan seksual dan terbunuh dengan tanda-tanda kekerasan fisik yang jelas.
Roy, yang bekerja sebagai sukarelawan sipil di Kepolisian Kolkata sejak 2019, tertangkap pada 10 Agustus dan kini di tahan selama 14 hari oleh pihak kepolisian setempat.
Roy di ketahui sering berpura-pura menjadi polisi dan memanfaatkan posisinya untuk mengakses berbagai departemen di rumah sakit tersebut.
Para tetangga Roy menggambarkannya sebagai sosok dengan pola kekerasan yang konsisten terhadap perempuan. Dengan tiga istri yang meninggalkannya karena kekerasan dan istri keempatnya yang meninggal karena kanker.
Meskipun bukti pembunuhan dokter semakin menumpuk, ibunya membela Roy, mengeklaim bahwa polisi telah menjebaknya untuk mengaku. Kepala Menteri Benggala Barat, Mamata Banerjee, menjanjikan tindakan cepat dan menyatakan bahwa jika kasus ini tidak terselesaikan dengan cepat. Pihaknya menyerahkan penyelidikan kepada Biro Investigasi Pusat (CBI).
Jakarta (Lampost.co): Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengirim surat kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) guna membuka akses pemeriksaan...
Bandar Lampung (Lampost.co) – Polisi berhasil mengamankan Joni Muhammad Suwarjo (47), pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Ia juga terlibat...
Bandar Lampung (Lampost.co) – Aparat kepolisian mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa. Aksi itu tergelar oleh kelompok...
Deventer (Lampost.co)–Klub kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie), Go Ahead Eagles, secara resmi mengumumkan hasil penyelidikan jaksa independen sepak bola profesional...
Read moreDetailsAffiliated with:
![]()
Alamat
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan
Email
redaksi@lampost.co
Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)
Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.