• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 27/03/2026 14:39
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hukum

Tren Penyitaan Satwa Liar Ilegal Meningkat, Penyelundupan dan Perburuan Harus Ditindak Tegas

Adi SunaryoAsrul Septian MalikbyAdi SunaryoandAsrul Septian Malik
25/02/25 - 20:44
in Hukum, Lampung
A A
Pemaparan tren peningkatan penyelundupan satwa liar di Provinsi Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni. Lampost.co/Asrul Septian Malik

Pemaparan tren peningkatan penyelundupan satwa liar di Provinsi Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni. Lampost.co/Asrul Septian Malik

ADVERTISEMENT
Bandar Lampung (Lampost.co)– Polda Lampung bersama stakeholder terkait terus melakukan penindakan terhadap kasus penyelundupan satwa liar. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari mengatakan, pada tahun 2024 total terdapat 14 kasus, dan 13 kasus selesai pihaknya lakukan penyelidikan dan penyidikan. Kemudian, pada tahun 2024 total ada 12 kasus dan 11 selesai dalam penaganan.

Perkaranya beragam, mulai dari perburuan satwa lindung, penyelundupan offset (bagian tubuh hewan lindung), hingga penyelundupan satwa liar. Antara lain seperti burung, baik sebagai satwa lindung, maupun satwa tanpa dokumen resmi yang biasanya pelaku selundupkan ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni.

Baca juga: Penyelundupan Satwa Ilegal Asal Pekanbaru Terbongkar di Pelabuhan Bakauheni

Pelaku yang petugas tangkap juga beragam. Mulai dari pemburu, penampung/penadah, perantara/penghubung, dan kurir. Kemudian pendukung finansial, penyedia rekening bersama, jasa pengamanan, sampai pembeli/konsumen/kolektor.

“Selain upaya penindakan, Polda dan juga stakeholder terkait terus berupaya melakukan pencegahan, agar satwa tidak punah,” katanya, Selasa, 25 Februari 2025.

Cara tersebut antara lain memberikan edukasi dan soialisasi kepada masyarakat agar tahu jenis satwa yang negara lindungi. “Yang harus mendapatkan edukasi dan sosialisasi ini adalah masyarakat yang tinggal di pesisir laut dan juga yang ada di sekitar hutan,” ujarnya.

Kemudian, msyarakat harus mendukung upaya yang pemerintah lakukan maupun lembaga lainnya yang sedang melakukan pelestarian lingkungan. Cara mendukungnya adalah dengan memberikan bantuan finansial maupun moril dalam setiap kampanye. Lalu, membuat penangkaran dan menyiapkan lahan untuk penangkaran guna perkembangbiakan satwa langka agar tidak punah.

“Bisa juga membuat larangan melalui pemasangan papan larangan disertai dengan ancaman pidana atau sanksi hukum terhadap perburuan,” katanya.

Tren Meningkat

Sementara itu, Direktur Eksekutif FLIGHT Protecting Indonesian Birds Marison Guciano mengkhawatirkan tren penyitaan satwa liar ilegal asal Sumatra yang terus meningkat di Provinsi Lampung. Terutama di Pelabuhan Bakauheni dalam dua tahun terakhir.

Pada 2023, ada 27.577 ekor satwa liar ilegal yang petugas sita. Angka itu naik menjadi 32.909 ekor satwa liar pada 2024. Adapun burung kicau mendominasi jenis satwa liar yang petugas sita.

Kinerja intansi terkait, seperti Balai Karantina, menurut Marison, sudah sangat baik dalam mencegah penyulundupan satwa liar Sumatra ke Jawa. Tetapi masih membutuhkan sinergitas dengan intansi dan pihak lainnya untuk membendung masifnya penyelundupan satwa liar Sumatra ke Jawa.

“Terutama pengawasan di hulunya saya pikir juga harus lebih ketat lagi. Jangan sampai semuanya bertumpu di bagian hilir. Yakni hanya kepada petugas di pintu keluar penyelundupan satwa di Pelabuhan Bakauheni,” ujarnya.

Marison juga meminta agar intansi terkait menertibkan oknum-oknum petugas yang bermain. Seperti menjadi backing pedagang satwa liar ilegal asal Sumatra menuju Pulau Jawa.

Kepala Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Lampung Donni Muksydayan mengatakan pada 2024 pihaknya berhasil menggagalkan 18.689 ekor burung yang hendak diselundupkan ke Pulau Jawa. Kegiatan itu bekerja sama dengan Polda Lampung dan lembaga lainnya.

“Total burung yang dlindungi mencapai 654 ekor. Dengan daerah asal seperti Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Lampung Utara. Kemudian beberapa ada yang dari Provinsi Bengkulu, Sumatra Selatan bahkan Sumatra Utara,” ujarnya.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: Balai Karantina Lampungbksda lampungburung disita di pelabuhan bakauhenihewan disita di pelabuhan bakauhenihukum dan kriminalpenyelundupan satwa liar di lampungpenyelundupan satwa melalui pelabuhan bakauhenipenyitaan satwa di pelabuhan bakauheni
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat memeriksa daya tahan serta kekuatan pagar pembatas gajah di Taman Nasional Way Kambas. ANTARA/

Pembangunan Barrier Taman Nasional Rampung Empat Bulan

byDelima Napitupulu
27/03/2026

Sukadana (lampost.co)--Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan berkomitmen melakukan percepatan pembangunan pagar pembatas (barrier) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Proyek...

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat berinteraksi dengan gajah jinak di Taman Nasional Way Kambas. ANTARA

Gubernur Lampung Pastikan Pembatas Way Kambas Permanen

byDelima Napitupulu
27/03/2026

Sukadana (lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa proyek pembangunan pembatas di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) merupakan langkah konkret untuk mengakhiri...

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat hampir setengah dari total pemudik yang menyeberang saat arus mudik Lebaran 2026 telah kembali ke Pulau Jawa melalui lintasan penyeberangan utama Sumatra–Jawa.Dok/Lampost.co

ASDP Sebut 49 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa

byNur
27/03/2026

Bakauheni (Lampost.co)---- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat hampir setengah dari total pemudik yang menyeberang saat arus mudik Lebaran 2026...

Berita Terbaru

hp 1 jutaan terbaik
Teknologi

7 Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Maret 2026: Layar 120Hz dan Baterai Monster

byDenny ZY
27/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pasar smartphone entry-level di Indonesia mengalami transformasi besar. Kini, dengan anggaran di rentang 1 jutaan rupiah,...

Read moreDetails
Proteksi Hewan Ternak

DPRD Lampung Dorong Percepatan Proteksi Terhadap Hewan Ternak Jelang Iduladha 2026

27/03/2026
nokia mini 2026

Spesifikasi dan Harga Nokia Mini 2026 5G di Indonesia: HP Compact Baterai Monster

27/03/2026
Anji dan ibunya, Siti Sundari

Kabar Duka: Ibunda Musisi Anji, Siti Sundari Meninggal Dunia

27/03/2026
Proteksi Hewan Ternak gelang Idul Adha

Jelang Iduladha 2026, Pemprov Lampung Tingkatkan Proteksi Terhadap Hewan Ternak dari PMK

27/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.