• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 20/02/2026 22:35
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Budi Sutomo Raih Gelar Doktor dengan Disertasi Ekonomi Sirkular di Rawa Pitu

Penerapan konsep ekonomi sirkular di kawasan transmigrasi Rawa Pitu dapat memberikan nilai ekonomi yang signifikan.

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
13/08/25 - 12:08
in Humaniora
A A
Budi Sutomo resmi menyandang gelar doktor Ilmu Lingkungan usai dinyatakan lulus dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Ilmu Lingkungan di Aula Pascasarjana, pada Selasa, 12 Agustus 2025.

Budi Sutomo resmi menyandang gelar doktor Ilmu Lingkungan usai dinyatakan lulus dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Ilmu Lingkungan di Aula Pascasarjana, pada Selasa, 12 Agustus 2025. (Lampost/Umar)

Bandar Lampung (Lampost.co) – Budi Sutomo resmi menyandang gelar doktor Ilmu Lingkungan setelah dinyatakan lulus dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Ilmu Lingkungan di Aula Pascasarjana, Selasa, 12 Agustus 2025. Dalam sidang promosi tersebut, ia meraih predikat sangat memuaskan dengan skor 91,57.

Promosi doktor ini oleh Promotor Prof. Suharso, Ph.D., dengan Co-Promotor I Prof. Dr. Ayi Ahadiat dan Co-Promotor II Prof. Dr. Anna Gustina Zainal. Ketua Penguji adalah Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, didampingi oleh Penguji Internal Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, dan Penguji Eksternal Dr. Anang Risgiyanto.

Dalam disertasinya yang berjudul “Model Penerapan Ekonomi Sirkular Pengelolaan Sampah dalam Pembangunan Berkelanjutan Masyarakat pada Kawasan Rawa Pitu di Tulang Bawang–Lampung”, Budi Sutomo mengungkapkan bahwa penerapan konsep ekonomi sirkular di kawasan transmigrasi Rawa Pitu dapat memberikan nilai ekonomi yang signifikan.

Berdasarkan analisis lapangan di sembilan desa di Kecamatan Rawa Pitu, pengelolaan sampah plastik dan organik berpotensi menghasilkan keuntungan hingga Rp174 juta per tahun. Menurutnya, sistem pengelolaan sampah saat ini masih dominasi oleh pembakaran, penguburan, atau pembuangan langsung ke badan air.

“Praktik ini sudah tidak relevan dengan tuntutan zaman. Kita perlu beralih dari pola ambil–pakai–buang menuju pola gunakan kembali dan daur ulang,” tegasnya.

Kesadaran Rendah

Ia menambahkan, rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah terpengaruhi oleh keterbatasan fasilitas, minimnya edukasi, serta lemahnya dukungan kebijakan. “Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, edukasi berkelanjutan, dan kebijakan yang berpihak, kesadaran masyarakat akan sulit tumbuh,” ujarnya.

Model ekonomi sirkular Budi mengintegrasikan peran pemerintah desa, sektor swasta, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan warga dalam menerapkan prinsip reduce, reuse, recycle (3R). “Pendekatan ini bukan sekadar mengelola sampah, tetapi menciptakan nilai tambah bagi perekonomian lokal,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendekatan ekonomi sirkular bisa menjadi sumber penghidupan, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi desa. Penelitiannya juga sejalan dengan agenda sustainable development goals (SDGs).

“Ekonomi sirkular adalah jalan untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial. Rawa Pitu bisa menjadi contoh nasional jika kita mau bergerak bersama,” pungkasnya. (Umar Robbani)

 

Tags: Budi Sutomodoktor Ilmu Lingkunganekonomi sirkularpengelolaan sampahRawa Pitu
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie). Foto: Dok. Metrotvnews.com

Ketersediaan PAUD yang Merata hingga Desa Penting untuk Bangun SDM Berkualitas

byRicky Marlyand1 others
20/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Dorong pemenuhan pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perdesaan dalam upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional...

Ustadz Asal Lampung Gaungkan Islam Damai hingga Amerika Serikat

Ustadz Asal Lampung Gaungkan Islam Damai hingga Amerika Serikat

byAtikaand1 others
20/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kabar membanggakan datang dari dunia dakwah Lampung, seorang ustadz muda gaungkan islam. Pendakwah muda asal Bandar...

Bawa Pesan Damai, Ustadz Lampung Isi Ceramah di Imaan Center Washington DC

Bawa Pesan Damai, Ustadz Lampung Isi Ceramah di Imaan Center Washington DC

byAtikaand1 others
20/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ustadz asal Lampung, Maula Ibrahim Murad Al Hafidz Al Makki, tampil sebagai pengisi ceramah dalam rangkaian...

Berita Terbaru

Al-Ettifaq vs Al-Fateh
Bola

Lewat Drama Tujuh Gol, Al-Ettifaq Kalahkan Al-Fateh di Liga Arab Saudi 2026

byIsnovan Djamaludin
20/02/2026

Dammam (Lampost.co)–Drama tujuh gol tercipta dalam lanjutan pekan ke-23 Saudi Pro League 2025/2026 yang mempertemukan Al-Ettifaq menjamu Al-Fateh. Bertanding di...

Read moreDetails
Al-Ahli Saudi vs Al-Najma

Hattrick Ivan Toney Bawa Kemenangan 4-1 Al-Ahli Saudi atas Al-Najma

20/02/2026
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie). Foto: Dok. Metrotvnews.com

Ketersediaan PAUD yang Merata hingga Desa Penting untuk Bangun SDM Berkualitas

20/02/2026
Seorang pekerja sedang mengoperasikan alat excavator untuk mengeruk sedimentasi dalam rangka normalisiasi sungai. Dok/Dinas PU Bandar Lampung

Revitalisasi DAS Kunci Menekan Risiko Banjir di Lampung

20/02/2026
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat meresmikan alat Kekuhan sebagai sistem peringatan dini terhadap bencana berbasis kearifan lokal. ANTARA

Ini 7 Kode Ketukan Kekuhan untuk Keadaan Darurat di Lampung Barat

20/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.