Bandar Lampung (Lampost.co): Institut Teknologi Sumatera (Itera) terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat pesisir melalui kerja sama dengan Yayasan Masjid Pantai Nusantara di Desa Cupel, Kabupaten Jembrana, Bali.
Rektor Itera, I Nyoman Pugeg Aryantha menyatakan pihaknya telah mengirim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hal itu untuk membantu penanganan abrasi pantai di kawasan tersebut.
Itera menjalankan program tersebut melalui kolaborasi bersama Direktorat Pengabdian Masyarakat Kepakaran Institut Teknologi Bandung (DPMK-ITB).
“Kawasan pesisir seperti Desa Cupel membutuhkan pendekatan kolaboratif antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah,” ujar Prof. Nyoman.
Selain membantu penanganan abrasi, mahasiswa KKN juga memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Itera dan YMPN menandai kerja sama tersebut melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mencakup berbagai program pengembangan kawasan pesisir.
Kedua pihak akan menjalankan sejumlah program. Mulai dari riset teknologi tepat guna, pengembangan smart mosque, workshop pendidikan, pengembangan UMKM, hingga wisata religi berbasis masyarakat.
Ke depan, kawasan Masjid Pantai Bali diharapkan berkembang menjadi pusat ibadah, wisata religi, laboratorium sosial, sekaligus pusat edukasi lingkungan pesisir bagi masyarakat.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update