Bandar Lampung (Lampost.co) — Kontribusi Institut Teknologi Sumatera (Itera) bagi kemajuan daerah dengan melakukan pengabdian masyarakat di desa-desa. Tercatat saat ini Itera telah memiliki 33 desa binaan di berbagai daerah di Lampung.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Eng. Khairurrijal mengungkapkan, program desa binaan merupaan wujud pengabdian masyarakat yang menjadi Tri Darma Perguruan Tinggi. Itera selalu mendorong mahasiswa hingga dosen untuk menerapkan ilmunya untuk kebermanfaatan bagi masyarakat.
Dalam program itu, Itera menerapkan konsep 1 desa 1 produk sebagai output pengabdian masyarakat. Sehingga semua program studi di Itera dituntut untuk berkolaborasi menerapkan keilmuannya dalam membangun desa.
“Desa binaan ini juga ada di luar Lampung seperti di Pasaman Barat di Sumatera Barat dan di Bali, total saat ini ada sekitar 33 desa binaan dan akan kami perluas,” ungkapnya, Senin, 6 Oktober 2025.
Dalam menentukan desa sebagai lokasi binaan, Itera tidak sembarangan memilih. Pihak kampus lebih dulu menyampaikan tawaran dan meminta rekomendasi ke Pemerintah Daerah tentang kondisi dan kebutuhan desa.
“Seluruh program kami harus rencanakan dengan baik jangan sampai program itu kurang baik sehingga sampai di desa masyarakat kurang menerima,” kata dia.
Menambahkan, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Arif Rohman mengatakan, salah satu contoh desa binaan yang sudah berjalan berada di Desa Giri Mulyo, Lampung Timur.
Agroforestri
Di desa itu, Itera membantu masyarakat pengembangan agroforestri dengan melakukan pemetaan geospasial. Pemetaan lahan itu penting untuk mengetahui kondisi tanah sehingga masyarakat tidak salah dalam menentukan jenis tanaman yang akan ditanam.
“Salah satu desa yang menjadi binaan Itera adaalh Desa Girimulyo yang sudah berjalan beberapa tahun,” tambahnya.
Desa tersebut saat ini telah berhasil melakukan pengembangan jenis Alpukat Siger sebagai salah satu bibit unggulan nasional. Selain memiliki garapan unggulan, konsep agroforestri juga menjadi salah satu upaya rehabilitasi hutan.







