IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 16/04/2026 23:03
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Pemerintah Terbitkan Perpres Tunjangan Kinerja Dosen

Pemerintah baru saja menerbitkan Peraturan Presiden Nomor. 19 Tahun 2025 tentang Tunjangan Kinerja bagi Pegawai Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Triyadi IsworoAntaranewsbyTriyadi IsworoandAntaranews
15/04/25 - 21:00
in Humaniora, Nasional, Pemerintahan
A A
Menteri PANRB Rini Widyantini dalam konferensi pers bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto serta Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta, Selasa (15/4/2025). ANTARA/HO-Humas Kementerian PANRB.

Menteri PANRB Rini Widyantini dalam konferensi pers bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto serta Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta, Selasa (15/4/2025). ANTARA/HO-Humas Kementerian PANRB.

Jakarta (Lampost.co) – Pemerintah baru saja menerbitkan Peraturan Presiden Nomor. 19 Tahun 2025 tentang Tunjangan Kinerja bagi Pegawai Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

 

Hal itu tersampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini dalam konferensi pers bersama Menteri Pendidikan Tinggi. Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto serta Menteri Keuangan, Sri Mulyani di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta, Selasa, 15 April 2025.

 

“Pemerintah memberikan apresiasi terhadap kinerja ASN khususnya juga dosen lingkungan Kemendikti Saintek. Ini bukan sekadar tambahan penghasilan. Lebih dari itu, tunjangan kinerja ini adalah instrumen strategis untuk mendorong birokrasi menjadi lebih adaptif, produktif. Dan berorientasi hasil sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo,” kata Rini dalam keterangannya.

 

Kemudian ia menjelaskan tunjangan kinerja bagi dosen Kemendikti Saintek memperhatikan kelas jabatan melalui proses evaluasi jabatan. Kelas jabatan bagi jabatan fungsional Dosen telah tertetapkan melalui surat Menteri PANRB. Mengenai Penetapan Kelas Jabatan Nasional bagi Jabatan Fungsional yang Dibina Oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Nantinya, aturan teknis lebih lanjut akan tertuang melalui Peraturan Menteri Dikti Saintek.

 

Lalu ada tiga hal yang mendasari pemberian tunjangan kinerja bagi ASN khususnya juga dosen. Pertama, mendorong budaya kinerja dan profesionalisme ASN. Kedua, menghapuskan berbagai honorarium dan tunjangan-tunjangan lainnya. Serta, memacu setiap instansi pemerintah dalam melakukan percepatan reformasi birokrasi.

 

Kemudian Rini mengingatkan bagi seluruh pegawai yang menerima tunjangan kinerja, ada tanggung jawab besar yang melekat. “Menjaga komitmen untuk terus mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi. Karena pemberian tukin bukan semata-mata soal angka. Tapi tentang penguatan kualitas kinerja dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Kepada para dosen, Rini mengungkapkan bahwa pemerintah menaruh harapan besar bagi dunia pendidikan. Dosen harapannya dapat menghadirkan sistem pembelajaran yang semakin inovatif, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

 

“Kontribusi dosen sangat perlu dalam meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi Indonesia. Kemudian menjadi alumni yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” imbuh Rini.

 

Selanjutnya pemberian tunjangan kinerja ini harapannya memperkuat peran dosen dalam Tridarma Perguruan Tinggi secara utuh. Bukan hanya pada aspek pendidikan dan penelitian, tetapi juga pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan sebagai pendidik, dosen semakin aktif terlibat dalam memberi solusi nyata bagi persoalan sosial.

 

Aturan Teknis

Sementara Menteri Dikti Saintek Brian Yuliarto menjelaskan saat ini jajarannya sedang mempercepat penerbitkan aturan teknis dari perpres tersebut. Ia berharap dengan keluarnya peraturan presiden ini dapat meningkatkan profesionalisme dan tata kelola berbasis kinerja dosen.

 

Kemudian dengan meningkatnya hal tersebut harapannya perguruan tinggi Indonesia semakin unggul setara dengan negara-negara maju. Sehingga peningkatan tersebut dapat terasakan oleh masyarakat. Saat ini sedang melakukan harmonisasi aturan pemberian tukin bersama Kementerian Keuangan, Kementerian PANRB dan Kementerian Hukum.

 

Selanjutnya, untuk menghindari penundaan pencairan. Maka, butuh kerja sama yang erat untuk mempercepat implementasi peraturan menteri. Dan petunjuk teknis yang targetnya selesai pada akhir bulan April ini. Sementara untuk pencairan pembayaran tunjangan kinerja, para dosen akan dinilai selama satu semester ini.

 

“Langkah percepatan implementasi sedang kita lakukan. Kami targetkan peraturan menteri dan petunjuk teknis ini bisa terselesaikan bulan ini. Sehingga tidak terjadi penundaan pencairan,” tambah Brian.

 

Kemudian dalam kesempatan yang sama, Menkeu Sri Mulyani menguraikan, ada 31.066 dosen ASN naungan Kemendikti Saintek yang akan menerima tunjangan kinerja. Jumlah tersebut terdiri dari 8.725 dosen pada Satuan Kerja Perguruan Tinggi Negeri, 16.540 dosen pada Satker PTN Badan Layanan Umum, serta 5.801 dosen pada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti).

 

“Anggaran kita siapkan untuk 14 bulan termasuk THR dan gaji ke-13. Para dosen akan dapat mulai 1 Januari 2025. Kami bayarkan sesudah Mendikti Saintek menerbitkan aturan teknisnya,” pungkas Sri Mulyani.

 

Tags: adaptifASNberorientasi hasilBirokrasiBrian YuliartoDOSENdosen lingkungan Kemendikti Saintekjabatan fungsional DosenKemendikti SaintekKinerja ASNLembaga Layanan Pendidikan TinggiLLDiktimenteri keuanganMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi BirokrasiMenteri Pendidikan Tinggi Sains dan TeknologipanrbPegawai Lingkungan Kementerian Pendidikan TinggiPemerintahPeraturan Presidenpresiden prabowoProduktifRini WidyantiniSains TeknologiSatker PTN Badan Layanan UmumSatuan Kerja Perguruan Tinggi NegeriSri mulyanitambahan penghasilantukintunjangan kinerjatunjangan kinerja dosen
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Komisi X DPR RI Apresiasi Inovasi Pendidikan Lampung

Komisi X DPR RI Apresiasi Inovasi Pendidikan Lampung

byWandi Barboyand1 others
16/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Komisi X DPR RI mengunjungi Provinsi Lampung untuk mengevaluasi sistem pendidikan daerah, khususnya pelaksanaan Asesmen Pendidikan atau...

Barang bukti Komodo (Varanus Komodoensis) berada di dalam sangkar saat ungkap kasus perdagangan satwa di Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/4/2026). ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Sindikat Perdagangan Komodo ke Thailand Terbongkar, Nilai Fantastis

byEffran
16/04/2026

Surabaya (Lampost.co) -- Aparat dari Polda Jawa Timur berhasil mengungkap sindikat perdagangan satwa dilindungi berskala internasional,. Kasus itu mengejutkan karena melibatkan...

Pesantren–ITERA Riset Energi Sampah

Pesantren–ITERA Riset Energi Sampah

byMustaan
16/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co) -- Upaya mendorong inovasi energi alternatif berbasis lingkungan mulai digagas di Lampung. Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Assahil...

Berita Terbaru

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana
Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

byAtikaand1 others
16/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung melaksanakan pembagian bantuan bagi warga korban bencana untuk kecamatan se-Kota Bandar Lampung,...

Read moreDetails
Ombudsman Imbau Sekolah Tidak Bebani Siswa Kurang Mampu

Ombudsman Imbau Sekolah Tidak Bebani Siswa Kurang Mampu

16/04/2026
Wali Kota Tinjau Langsung Perbaikan Talud Usai Banjir

Wali Kota Tinjau Langsung Perbaikan Talud Usai Banjir

16/04/2026
Komisi V DPRD Lampung Soroti Rendahnya Kompetensi Guru

Komisi V DPRD Lampung Soroti Rendahnya Kompetensi Guru

16/04/2026
bayern rayakan kemenangan

Fakta di Balik Kelolosan Bayern Muenchen ke Semifinal, Rekor 50 Gol Harry Kane hingga ‘Kutukan’ Mbappe

16/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.