Bandar Lampung (Lampost.co) — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Americo, memastikan jajaran Dewan Pendidikan masa bakti 2025–2030.
Setelah pengukuhan, para anggota diharapkan langsung bergerak menjalankan tugas untuk memperkuat kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Menurut Thomas, pembentukan Dewan Pendidikan bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk menghadirkan mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah.
Dewan memiliki peran penting dalam memberikan pertimbangan, masukan, serta rekomendasi kebijakan demi mendorong perbaikan sektor pendidikan secara berkelanjutan.
“Insya Allah dalam waktu dekat akan kita kukuhkan dan segera mulai bekerja untuk membantu Dinas Pendidikan, baik dalam memberikan pertimbangan maupun masukan terkait hal-hal yang perlu diperbaiki demi meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Ia menegaskan, kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan mampu menghadirkan terobosan baru, terutama dalam peningkatan mutu pembelajaran, tata kelola pendidikan, hingga pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Lampung.
Susunan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung 2025–2030
Adapun komposisi kepengurusan masa bakti 2025–2030 terdiri dari 13 tokoh profesional dari berbagai latar belakang akademik dan keahlian, yakni:
Ketua:
Prof. Syafrimen
Wakil Ketua:
Asad
Sekretaris:
Gino
Anggota:
Prof. Herpratiwi
Azqia Akidatul Izzah
Mansur
Topan Indra Karsa
Akbar Tanjung
A. Burhanuddin
Abdul Karim
Hengky Irawan
Leliana Tiara
Tedi Purwoko
Dengan komposisi tersebut, Thomas berharap dapat menjadi motor penggerak perubahan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Lampung.
“Harapan kami, ini menjadi pendorong kemajuan pendidikan Provinsi Lampung, sehingga kualitasnya semakin baik dan mampu bersaing tingkat nasional,” jelas dia.








