• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 29/01/2026 22:00
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

Selamatkan Seni Kentrung Jepara dari Kepunahan

Pelestarian kesenian Kentrung Jepara harus terus diupayakan demi menyelamatkan kearifan lokal yang memiliki nilai budaya tinggi itu dari kepunahan.

Triyadi IsworoAbdul GafurbyTriyadi IsworoandAbdul Gafur
11/09/25 - 14:41
in Humaniora, Nasional, Politik
A A
Pelestarian kesenian Kentrung Jepara harus terus diupayakan demi menyelamatkan kearifan lokal yang memiliki nilai budaya tinggi itu dari kepunahan. Dok

Pelestarian kesenian Kentrung Jepara harus terus diupayakan demi menyelamatkan kearifan lokal yang memiliki nilai budaya tinggi itu dari kepunahan. Dok

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pelestarian kesenian Kentrung Jepara harus terus diupayakan demi menyelamatkan kearifan lokal yang memiliki nilai budaya tinggi itu dari kepunahan.

“Kesenian Kentrung Jepara sudah jarang terlihat. Sehingga perlu langkah nyata untuk menyelamatkan kesenian khas Jepara ini dari kepunahan.” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat saat melakukan kunjungan kerja di Jepara, Jawa Tengah, Kamis, 11 September 2025.

Sementara Kentrung adalah seni pertunjukan tradisional khas Jepara yang meramu unsur sastra tutur atau mendongeng dengan iringan musik rebana. Kentrung melibatkan cerita, pantun, dan nyanyian untuk menyampaikan pesan moral, kritik, atau ajaran agama.

Kemudian menurut Lestari yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu. Berbagai upaya masyarakat dalam pelestarian kesenian Kentrung patut mendapat dukungan.

Rerie, sapaan akrab Lestari, mengapresiasi keterlibatan kalangan muda Jepara dalam upaya pelestarian seni tradisional. Dengan aktif melatih para pelajar di Sekolah Rakyat Kentrung Jepara (SRKJ).

Warisan Budaya

Sementara Joharta Adi, salah satu pemuda yang aktif mengangkat kesenian Kentrung mengungkapkan. Para pelajar berlatih kesenian Kentrung di sanggar seni Yayasan Jungpara milik Mbah Jon, sapaan akrab Sarjono seniman Desa Langon, Jepara.

Namun, karena yang belajar Kentrung saat ini semakin bertambah, Mbah Jon mengganti sebutan kelompok latihan Kentrung tersebut dengan nama Sekolah Rakyat Kentrung Jepara.

Pada masa lalu, kelompok kesenian Kentrung Jepara bisa diundang lebih dari 20 kali dalam satu bulan untuk tampil pada berbagai acara. Saat ini, tambah Joharta, paling banyak dua kali dalam satu bulan.

Kurangnya event, ujarnya, membuat seni Kentrung Jepara menghadapi banyak tantangan untuk tetap bertahan. Apalagi, Kentrung Jepara sudah tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda tingkat nasional.

Kondisi inilah yang membuat Mbah Jon, Joharta dan kawan-kawannya terpanggil untuk melestarikan seni Kentrung Jepara.

Kemudian menurut Joharta, saat ini SRKJ masih menghadapi sejumlah kendala. Karena dalam Kentrung menggunakan sastra tutur. Keterbatasan jumlah naskah cerita-cerita legenda yang dibacakan saat pertunjukan pun menjadi kendala utama.

Dengan sabar mereka berusaha merekam naskah yang terlantunkan oleh Mbah Ahmadi dan Mbah Parmo, dua seniman Kentrung Jepara senior yang masih aktif.

Joharta berharap, para pemangku kepentingan di daerah dan masyarakat dapat bersama-sama mendukung upaya pelestarian seni Kentrung Jepara. Ini agar generasi penerus tetap dapat menikmati nilai-nilai budaya luhur warisan nenek moyang kita.

Tags: ajaran agamaakrab Sarjonoceritajawa tengahJeparakearifan lokalKentrung JeparaKesenianKesenian Kentrung JeparaKritiklestari moerdijatMbah Jonmendongengmusik rebananilai budayanyanyianpantunPelestarian kesenianpesan moralsastra tuturSekolah Rakyat Kentrung Jeparaseniman Desa LangonSRKJwakil ketua mpr riwarisan budaya tak bendaYayasan Jungpara
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf

PBNU Terima Permohonan Maaf Gus Yahya, Jabatan Ketua Umum Dipulihkan

byNur
29/01/2026

Jakarta (Lampost.co)----Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menerima permohonan maaf Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya,...

Babinsa Kemayoran Dijatuhi Hukuman Disiplin Berat Usai Kasus Penjual Es Jadul Viral

Babinsa Kemayoran Dijatuhi Hukuman Disiplin Berat Usai Kasus Penjual Es Jadul Viral

byNur
29/01/2026

Jakarta (Lampost.co)---Komando Distrik Militer (Kodim) 0501/Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman disiplin berat kepada Babinsa Koramil 07/Kemayoran, Serda Heri Purnomo. Hal ini...

Foto: Ilustrasi Media Indonesia

ICW Sebut Pemilihan Hakim MK Nodai Meritokrasi

byTriyadi Isworoand1 others
29/01/2026

Jakarta (Lampost.co) – Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai pemilihan Wakil Ketua DPR Adies Kadir sebagai hakim konstitusi usulan DPR mencederai...

Berita Terbaru

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf
Humaniora

PBNU Terima Permohonan Maaf Gus Yahya, Jabatan Ketua Umum Dipulihkan

byNur
29/01/2026

Jakarta (Lampost.co)----Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menerima permohonan maaf Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya,...

Read moreDetails
Babinsa Kemayoran Dijatuhi Hukuman Disiplin Berat Usai Kasus Penjual Es Jadul Viral

Babinsa Kemayoran Dijatuhi Hukuman Disiplin Berat Usai Kasus Penjual Es Jadul Viral

29/01/2026
Foto: Ilustrasi Media Indonesia

ICW Sebut Pemilihan Hakim MK Nodai Meritokrasi

29/01/2026
Foto: Ilustrasi Media Indonesia

Komisi Yudisial Perkuat Pengawasan Hakim

29/01/2026
Foto: Ilustrasi Media Indonesia

Komisi Yudisial Soroti RUU Jabatan Hakim

29/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.