• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 29/11/2025 19:10
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

SPPG Diminta Pahami Keamanan Pangan dalam Program MBG

Kasus keracunan menu MBG di Provinsi Lampung beberapa kali terjadi. Penyebab utamanya adalah karena belum diterapkannya prinsip-prinsip keamanan pangan secara benar.

NurAndi ApriadibyNurandAndi Apriadi
31/10/25 - 21:27
in Humaniora
A A
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau dapur MBG. Foto dok Lampost.co

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau dapur MBG. Foto dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co)– Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandar Lampung menekankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk memahami tentang keamanan pangan karena sangat penting dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Keamanan pangan sangat penting, terutama bagi kita yang memproduksi pangan. Apalagi bagi yang memproduksi MBG, Salah satu alasannya adalah agar produk pangan yang dihasilkan tidak menimbulkan keracunan,” Koordinator Informasi dan Komunikasi BBPOM Bandar Lampung, Sri Wulan Mega, dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Sistem dan Tata Kelola Program MBG di Novotel, Bandar Lampung, Jumat 31 Oktober 2025.

Wulan mengatakan bahwa kasus keracunan menu MBG di Provinsi Lampung beberapa kali terjadi. Penyebab utamanya adalah karena belum menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan secara benar.

Baca juga: BGN Telah Menyalurkan 1,65 Miliar Porsi MBG Kepada Penerima Manfaat

Menurut Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2019, keamanan pangan adalah upaya untuk mencegah terjadinya cemaran pada pangan berupa cemaran fisik, biologi, dan kimia.

“Upaya untuk mencegah ketiga jenis cemaran tersebut merupakan bagian dari penerapan keamanan pangan,” paparnya.

Namun tidak hanya itu, lanjutnya, produk pangan juga harus sesuai dengan adat istiadat dan agama yang berlaku. Jadi, suatu produk pangan di katakan aman apabila sesuai dengan nilai-nilai agama dan adat istiadat masyarakat setempat

“Contohnya, jika produk mengandung bahan yang tidak halal, maka bagi umat Islam, produk tersebut tidak di anggap aman. Begitu juga jika dalam suatu daerah ada larangan adat untuk mengonsumsi bahan tertentu, misalnya daging sapi, maka bahan tersebut tidak boleh kita gunakan,” Jelasnya.

Ia menyebut kasus keracunan menu MBG di Provinsi Lampung sebagian besar disebabkan oleh bakteri Escherichia coli, sumber utama bakteri ini adalah air.

“Jadi, meskipun sarana dan prasarana di SPPG sudah baik. Jika air yang kita gunakan tidak memenuhi standar kualitas, maka tetap berisiko menimbulkan keracunan.

Produk Pangan

Selain itu, pernah juga menemukan bakteri Salmonella Typhi dalam produk pangan. Bakteri ini biasanya berasal dari bahan baku yang sudah tercemar, seperti telur yang retak sedikit saja bisa menjadi tempat tumbuhnya Salmonella.

“Maka dari itu, jangan tergiur harga murah atau diskon besar jika kualitas telur tidak baik. Lebih baik membeli telur yang sedikit lebih mahal, tetapi kualitasnya terjamin. Telur adalah bahan pangan yang sangat rentan terhadap kontaminasi,” kata dia.

“Apalagi jika di rumah ada anak-anak, infeksi Salmonella Typhi bisa menyebabkan penyakit tifus. Jadi, penting sekali bagi kita semua untuk memperhatikan kualitas bahan baku, terutama yang berisiko tinggi seperti telur,” pungkasnya.

Tags: keracunan MBGMBGSPPG
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

DPR Desak Pemerintah Jadikan Banjir Sumatra Bencana Nasional

DPR Desak Pemerintah Jadikan Banjir Sumatra Bencana Nasional

byMuharram Candra Lugina
28/11/2025

Jakarta (Lampost.co) -- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak pemerintah segera menetapkan status bencana nasional untuk banjir Sumatra. Desakan menguat menyusul bencana...

Kemensos Pastikan Bantuan Mengalir bagi Korban Banjir Sumatra

Kemensos Pastikan Bantuan Mengalir bagi Korban Banjir Sumatra

byMuharram Candra Lugina
28/11/2025

Bandung (Lampost.co) -- Kementerian Sosial memastikan seluruh unsur pemerintah turun membantu korban banjir di Sumatra. Selain itu, Pemerintah Pusat mengerahkan...

Walhi Sebut Penyebab Banjir dan Longsor Sumatra Bukan Sekadar Hujan

Walhi Sebut Penyebab Banjir dan Longsor Sumatra Bukan Sekadar Hujan

byMuharram Candra Lugina
28/11/2025

Jakarta (Lampost.co) -- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menegaskan banjir dan longsor di Sumatra merupakan bencana ekologis. Oleh karena itu,...

Berita Terbaru

kunker menag ke lampung
Advertorial

Kunjungi Lampung, Menag Nasaruddin Umar Minta ASN Proaktif Jaga Kerukunan

byIsnovan Djamaludin
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co)—Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung dalam rangka memberikan sambutan sekaligus menjadi khatib Ijtima...

Read moreDetails
Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Dok. Antara)

Penyidikan Kasus ASDP Tetap Berjalan Meski Tiga Eks Direktur dan Direksi Dibebaskan

29/11/2025
Jadwal Liga Primer Inggris Pekan Ini, Ada Bigmatch Chelsea vs Arsenal

Jadwal Liga Primer Inggris Pekan Ini, Ada Bigmatch Chelsea vs Arsenal

29/11/2025
Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Dok. Antara)

KPK Sebut Tak Ada Banding di Kasus Ira Puspadewi

29/11/2025
Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Jakarta. (Dok. Antara-HO)

BPKP Bantah Pernyataan KPK soal Laporan Dugaan Awal Korupsi ASDP

29/11/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.