Bandar Lampung (Lampost.co)—Tata kelola pendidikan yang akuntabel dan berintegritas merupakan cara mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Sehingga perlu strategi yang tepat untuk mewujudkan hal tersebut.
Poin penting:
- Tata kelola pendidikan yang akuntabel dan berintegritas merupakan cara mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
- Strategi tiga lini pertahanan merupakan kunci mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
- Penerapan strategi itu bisa dengan melakukan penguatan pengawasan internal.
Inspektur Pemprov Lampung, Bayana, mengatakan strategi tiga lini pertahanan atau three lines of defense merupakan kunci dalam mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Strategi itu, menurutnya, efektif dalam melakukan pengawasan pengelolaan pendidikan.
Penerapan strategi itu bisa dengan melakukan penguatan pengawasan internal melalui sinergi antara lembaga pengawas, penyelenggara pendidikan, dan tenaga pendidik. Ketiga unsur itu, menurutnya, memiliki peran penting berdasarkan peran masing-masing.
Baca juga: Tata Kelola Berintegritas Kunci Pendidikan Berkualitas
“Penguatan pengawasan internal melalui sinergi antara lembaga pengawas, penyelenggara pendidikan, dan tenaga pendidik sangat penting untuk menciptakan sistem pendidikan yang bersih dan berdaya saing,” ujarnya dalam Seminar Pendidikan Tata Kelola Pendidikan Akuntabel dan Berintegritas atas prakarsa MKKS SMA Provinsi Lampung, Jumat (17/10/2025).
Dia menambahkan melalui seminar itu harapannya dapat terbangun komitmen bersama antara Inspektorat dan Dinas Pendidikan dan Keb0udayaan Lampung dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berintegritas dan profesional. Tidak hanya itu, pendidik di Lampung juga harus berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik di Provinsi Lampung.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung, Thomas Amirico, mengungkapkan hal utama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas adalah tata kelola pendidik yang akuntabel dan berintegritas.
Thomas menjelaskan kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan kurikulum dan kompetensi guru. Namun dengan bagaimana tata sekolah yang baik menjadi pondasi penting agar semua proses berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.
Baca juga: Tata Kelola Pendidikan yang Baik Wujudkan Wajar 13 Tahun
“Tanpa tata kelola yang jelas, program sekolah sering tidak terarah dan sulit mencapai hasil maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, pilar utama tata kelola sekolah seperti transparansi, akuntabilitas, partisipasi, serta efektivitas dan efisiensi, tidak hanya berdampak pada administrasi. Selain menyempurnakan administrasi, tata kelola yang baik juga langsung memengaruhi kualitas pendidikan.








