• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 04/03/2026 08:59
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Internasional

Fakta Terbaru Demo Gen Z Nepal Ricuh, Krisis Memuncak

Delima NapitupuluMedcombyDelima NapitupuluandMedcom
11/09/25 - 08:55
in Internasional
A A
Suasana unjuk rasa di Nepal. AFP

Unjuk rasa di Nepal. (AFP)

Jakarta (Lampost.co) – Kerusuhan besar melanda Nepal setelah ribuan warga Gen Z Nepal turun ke jalan pada Senin, 8 September 2025. Aksi yang bermula dari protes berujung pada bentrokan keras dengan aparat di Kathmandu.

Polisi menembakkan gas air mata, meriam air, hingga peluru tajam ketika massa berusaha memanjat pagar parlemen. Insiden itu mengakibatkan hampir 200 orang terluka. Keesokan harinya, situasi semakin panas ketika gedung parlemen, markas besar Partai Kongres Nepal, serta rumah mantan Perdana Menteri Sher Bahadur Deuba dibakar massa.

Berikut fakta-fakta demonstrasi Gen Z Nepal :

1. Sebanyak 22 Demonstran Tewas

Bentrok yang terjadi di Kathmandu dan sejumlah kota lain menewaskan **22 demonstran** pada hari pertama kerusuhan. Menteri Komunikasi Nepal, Prithvi Subba, menyebut polisi terpaksa menggunakan pentungan, peluru karet, hingga meriam air demi membubarkan massa. Situasi darurat membuat pemerintah memberlakukan jam malam di sekitar gedung-gedung strategis.

2. Aksi Bakar Gedung Pemerintah dan Rumah Pejabat

Pada Selasa (9/9), demonstrasi meluas. Massa membakar gedung parlemen, menyebabkan asap hitam mengepul di langit ibu kota. Beberapa rumah politisi juga rusak. Gelombang kemarahan publik menyasar simbol-simbol kekuasaan yang mereka anggap sarang korupsi.

3. Akar Masalah Larangan Media Sosial

Sumber awal kemarahan publik berasal dari kebijakan pemerintah yang melarang 26 platform media sosial, termasuk WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Kebijakan itu dipandang sebagai upaya membungkam suara rakyat, terutama gerakan antikorupsi yang aktif di dunia maya. Walau larangan dicabut Senin malam, aksi sudah terlanjur membesar.

Nepal sendiri tercatat sebagai salah satu negara dengan pengguna media sosial per kapita tertinggi di Asia Selatan. Tidak heran, pemblokiran tersebut langsung memicu gejolak sosial.

4. Tuntutan Generasi Z

Mayoritas demonstran adalah mahasiswa yang menuntut dua hal utama: pencabutan larangan media sosial serta penghentian praktik korupsi di tubuh pemerintahan.

“Kami ingin mengakhiri korupsi di Nepal,” kata Binu KC, mahasiswa 19 tahun, kepada BBC Nepali. Senada, Subhana Budhathoki, seorang kreator konten, menegaskan bahwa protes bukan hanya soal media sosial, melainkan juga tentang kebebasan bersuara yang selama ini dibungkam.

5. Presiden dan Perdana Menteri Mundur

Gelombang protes akhirnya menjatuhkan dua tokoh tertinggi negeri. Perdana Menteri KP Sharma Oli mengundurkan diri setelah 22 orang tewas akibat bentrokan. Ia menyatakan langkah itu perlu demi mencari solusi konstitusional. Tak lama berselang, Presiden Ram Chandra Paudel juga menyatakan mundur, menambah ketidakpastian politik di negara Himalaya tersebut.

 

 

Tags: Demonstrasi KathmanduGen Z NepalKerusuhan NepalPM Nepal MundurPresiden Nepal Mundur
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Akademisi: Indonesia Perlu Pertahankan Netralitas dan Imbau Gencatan Senjata

Perang Iran vs US dan Israel jadi Ancaman Berkelanjutan

byTriyadi Isworo
02/03/2026

Sudah lewat beberapa dekade, konflik antara US dan Iran akhirnya pecah kembali dengan wajah lebih serius dan memprihatinkan. Permasalahan seputar...

Satu Pekerja Migran Indonesia asal Lampung Kerja di Iran

Masyarakat Lampung Diimbau Menunda Perjalanan Menuju Kawasan Timur Tengah

byTriyadi Isworo
02/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Lampung menghimbau masyarakat untuk menunda perjalanan menuju kawasan...

Hillary Clinton membantah terlibat dalam skandal Jeffrey Epstein saat bersaksi di depan Kongres AS. Ia menantang Donald Trump untuk melakukan hal yang sama.(Fox News)

Kongres AS Periksa Hillary Soal Epstein

byDelima Napitupuluand1 others
27/02/2026

Washington (lampost.co)--Mantan Sekretaris Negara AS Hillary Clinton memberikan kesaksian krusial di depan Komite Pengawasan DPR pada Kamis, 26 Februari 2026....

Berita Terbaru

Dugaan Baru Pemalsuan Ijazah Paket C Anggota DPRD Tubaba Mencuat
Hukum

Dugaan Baru Pemalsuan Ijazah Paket C Anggota DPRD Tubaba Mencuat

byWandi Barboyand1 others
04/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Dugaan baru mencuat dalam perkara pemalsuan ijazah paket C yang menyeret EF, seorang anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang...

Read moreDetails
Wardatina Mawa

Wardatina Mawa Jalani Pemeriksaan di Mabes Polri Hari Ini Terkait Laporan Inara Rusli

04/03/2026
BTS Album ARIRANG

BTS Rilis Daftar Lagu Album ARIRANG: Ada 14 Karya Baru!

04/03/2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Sepanjang Februari 2026, Lampung Digoyang 89 Kejadian Gempa Bumi

04/03/2026
Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, beraudiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Danang Suryo Wibowo, di ruang kerja Kajati, Selasa (3/3).

Kejati Lampung Dukung DJP Tindak Pelanggar Pajak

03/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.