• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 29/01/2026 21:10
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Internasional

WHO Nyatakan MPox Darurat Kesehatan yang Resahkan Dunia

Isnovan DjamaludinAntaranewsbyIsnovan DjamaludinandAntaranews
16/08/24 - 00:54
in Internasional, Kesehatan
A A
virus MPox

Virus MPox sedang menyebar ke banyak negara di Benua Afrika. Foto: ANTARA/HO- Anadolu/www.aa.com.tr/pri.

Ankara (Lampost.co)—Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (14/8/2024) menyatakan situasi penyakit MPox terkini sebagai “kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia”.

“Kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia merupakan tingkat peringatan tertinggi di bawah hukum kesehatan dunia,” sebut direktur jenderal WHO pada X.

“Saran Komite Darurat kepada saya, dan dari @AfricaCDC, yang kemarin menyatakan darurat kesehatan masyarakat untuk keamanan regional, sudah sejalan,” tambahnya.

“WHO berkomitmen dalam beberapa hari dan pekan ke depan untuk mengoordinasikan respons global. Bekerja sama dengan masing-masing negara yang terkena dampak, dan memanfaatkan kehadiran kami di lapangan untuk mencegah penularan, mengobati mereka yang terinfeksi, dan menyelamatkan nyawa,” kata Ghebreyesus.

“Untuk mendanai pekerjaan ini, WHO telah mengembangkan rencana respons regional, yang membutuhkan dana awal 15 juta dolar AS (Rp235 miliar). Kami telah mengeluarkan 1,45 juta dolar AS (Rp22,7 miliar) dari dana kontingensi untuk keadaan darurat WHO. Kemudian kami berencana mengeluarkan lebih banyak lagi dalam beberapa hari mendatang. Kami juga meminta bantuan kepada para donor untuk mendanai sisa rencana respons,” lanjut dia.

Sejak awal 2024, lebih dari puluhan negara Afrika melaporkan penyakit tersebut, yang ditularkan melalui kontak erat. Republik Demokratik Kongo melaporkan lebih dari 90 persen kasus.

Menurut WHO, MPox menyebabkan ruam dan gejala yang mirip dengan flu.

Tags: KESEHATANwabah MPoxWHO
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia.

Wamenkes Pastikan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia

byNur
29/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia. Kepastian tersebut yang menyampaikan Wakil Menteri...

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai risiko penyebaran lebih luas virus Nipah

WHO Buka Suara soal Wabah Nipah di India, Ini Risiko Penyebarannya

byNur
28/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai risiko penyebaran lebih luas virus Nipah dari klaster kasus terbaru di India masih...

Bocah 2 Tahun di Inggris Kehilangan Penglihatan Akibat Virus Herpes.Dok

Bocah 2 Tahun di Inggris Kehilangan Penglihatan Gegara Dicium Sembarangan

byNur
22/01/2026

Inggris (Lampost.co)--– Sebuah kisah memilukan datang dari Inggris, ketika seorang bocah laki-laki berusia dua tahun harus kehilangan penglihatan pada salah...

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Media Indonesia
Hukum

ICW Sebut Pemilihan Hakim MK Nodai Meritokrasi

byTriyadi Isworoand1 others
29/01/2026

Jakarta (Lampost.co) – Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai pemilihan Wakil Ketua DPR Adies Kadir sebagai hakim konstitusi usulan DPR mencederai...

Read moreDetails
Foto: Ilustrasi Media Indonesia

Komisi Yudisial Perkuat Pengawasan Hakim

29/01/2026
Foto: Ilustrasi Media Indonesia

Komisi Yudisial Soroti RUU Jabatan Hakim

29/01/2026
menu MBG

Singkong Siap Masuk Daftar Menu Makan Bergizi Gratis

29/01/2026
Sistem Pembelajaran Bahasa Inggris Butuh Perubahan Mendasar

Sistem Pembelajaran Bahasa Inggris Butuh Perubahan Mendasar

29/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.