IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 06/04/2026 16:46
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

Faktor Gaya Hidup yang Meningkatkan Risiko Terinfeksi Tuberkulosis (TBC)

Merokok menjadi salah satu faktor utama yang memperbesar kerentanan terhadap infeksi TBC.

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
22/05/25 - 11:18
in Kesehatan
A A
merokok

Ilustrasi (Freepik)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (lampost.co)–Risiko tertular Tuberkulosis (TBC) tidak hanya dipengaruhi oleh paparan bakteri, tetapi juga oleh gaya hidup dan kondisi lingkungan sekitar. Kebiasaan seperti merokok, pola makan tidak sehat, dan tinggal di lingkungan padat penduduk dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena TBC. Memahami faktor risiko ini penting agar upaya pencegahan menjadi lebih efektif.

Merokok menjadi salah satu faktor utama yang memperbesar kerentanan terhadap infeksi TBC. Zat berbahaya dalam rokok merusak lapisan saluran pernapasan dan melemahkan sistem imun lokal, sehingga bakteri TBC lebih mudah berkembang biak di dalam tubuh. Studi menunjukkan bahwa perokok aktif memiliki risiko terinfeksi dan mengalami penyakit TBC aktif lebih tinggi dibandingkan bukan perokok.

Selain itu, pola hidup yang kurang sehat seperti asupan gizi yang buruk dan kurang tidur juga melemahkan daya tahan tubuh. Tubuh yang lemah membuat sistem imun tidak mampu melawan bakteri penyebab TBC secara efektif. Karena itu, menjaga pola makan bergizi dan istirahat yang cukup menjadi bagian penting dalam mencegah infeksi TBC.

Lingkungan tempat tinggal juga berperan signifikan. Tinggal di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan ventilasi rumah yang buruk meningkatkan risiko penularan lewat udara. Di Indonesia, banyak daerah perkotaan dan permukiman kumuh yang menjadi “hotspot” penyebaran TBC karena kondisi tersebut.

Selain itu, paparan polusi udara juga berpotensi memicu gangguan saluran pernapasan yang mempermudah infeksi TBC. Penggunaan masker saat berada di lingkungan berpolusi dan menjaga kebersihan udara dalam ruangan dapat membantu mengurangi risiko.

Penyakit penyerta seperti HIV/AIDS, diabetes, dan gangguan sistem kekebalan tubuh lainnya juga meningkatkan risiko tertular TBC. Oleh karena itu, pasien dengan kondisi tersebut perlu perhatian khusus dalam pencegahan dan pemantauan TBC.

Risiko Infeksi

Faktor sosial ekonomi turut mempengaruhi risiko infeksi. Mereka yang hidup dalam kemiskinan dan memiliki akses terbatas ke layanan kesehatan cenderung terlambat mendapat diagnosis dan pengobatan. Kondisi ini menyebabkan penyebaran TBC yang lebih luas dan peningkatan kasus yang sulit terkendali.

Edukasi dan kesadaran masyarakat tentang TBC menjadi kunci keberhasilan pencegahan. Program edukasi yang menyasar komunitas berisiko sangat perlu agar gaya hidup sehat dan pengetahuan tentang TBC tersebar luas.

Pencegahan TBC bukan hanya bergantung pada intervensi medis, tapi juga perubahan gaya hidup dan lingkungan yang mendukung kesehatan pernapasan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas TBC.

 

Tags: berita kesehatanFaktor Risiko TBCGaya hidup sehatinfo kesehatanKESEHATANPencegahan TBCRisiko TBCTBC
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemprov Lampung Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Pasien Kanker

Pemprov Lampung Tingkatkan Layanan Kesehatan untuk Pasien Kanker

byWandi Barboy
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meningkatkan kualitas layanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan, khususnya bagi pasien kanker.  ...

Vaksinasi campak

Bandara-Pelabuhan Siapkan Fasilitas Vaksinasi Campak

byDelima Napitupuluand1 others
09/03/2026

Jakarta (lampost.co)--Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menyiagakan layanan pemberian vaksin campak atau vaksin MR (Measles Rubella) di posko-posko mudik Lebaran 2026....

DPRD Lampung Dorong Pemprov Perkuat Penyaluran Vaksin Campak

DPRD Lampung Dorong Pemprov Perkuat Penyaluran Vaksin Campak

byAtikaand1 others
08/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mendorong Pemerintah Provinsi Lampung untuk lebih gencar melakukan penyaluran vaksin...

Berita Terbaru

selebrasi pemain leeds
Bola

Leeds United Singkirkan West Ham lewat Adu Penalti, Segel Tiket Semifinal Piala FA

byIsnovan Djamaludin
06/04/2026

London (Lampost.co)–Leeds United secara luar biasa memastikan satu tempat di babak semifinal Piala FA 2025/2026 setelah melewati laga penuh drama...

Read moreDetails
Persib Bandung merayakan kemenangan

Beckham Putra Ungkap Kunci Kemenangan Persib Bandung di Markas Kabau Sirah

06/04/2026
Bek muda Persija, Dony Tri Pamungkas (kiri)

Dony Tri Pamungkas Ajak Skuad Persija Jakarta Bangkit Usai Drama di Bandar Lampung

06/04/2026
Paul Munster beri keterangan

Paul Munster Sanjung Magis Moussa Sidibe

06/04/2026
Pembatasan isi BBM subsidi jenis Pertalite. Dok Pertamina

Menkeu Purbaya Jamin BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, APBN Disiapkan Hadapi Lonjakan Minyak

06/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.