• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/02/2026 14:42
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Ini 5 Alasan Mengapa Kita Tidak Boleh Konsumsi Gula Berlebihan

Makanan tinggi gula tambahan dengan cepat meningkatkan kadar gula darah dan insulin sehingga meningkatkan energi.

Ricky MarlyMedcombyRicky MarlyandMedcom
01/02/25 - 00:29
in Kesehatan
A A
Ini 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Berhenti Mengonsumsi Gula

(dok. pixabay.com)

Jakarta (Lampost.co) — Para ahli percaya bahwa mengonsumsi gula secara berlebihan adalah salah satu dari penyebab obesitas selain faktor genetik, aktivitas fisik, dan status ekonomi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan batas konsumsi gula per orang yaitu 50 gram (4 sendok makan) per hari. Artinya, jika lebih dari itu, kandungan gula dalam tubuh akan memicu sejumlah penyakit.

Mengutip laman dinkes, Kasubdit Bina Konsumsi Makanan Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kemenkes, Pudjo Hartono, menuturkan, gula merupakan salah satu sumber energi bagi manusia.

Baca Juga:

Pentingnya Menghindari Makanan Tinggi Gula untuk Kesehatan Jantung

“Jika berlebihan, gula dapat menyebabkan obesitas dan diabetes tipe 2,” ujarnya.

Bukan hanya memicu dua penyakit itu, terdapat lima alasan lain mengapa kita tidak boleh mengonsumsi gula secara berlebihan, yakni:

1. Menambah berat badan

Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan orang memiliki terlalu banyak kalori yang dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Seperti yang kita ketahui, kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti penyakit jantung, beberapa jenis kanker, dan diabetes tipe 2.

2. Memicu jerawat

Sering mengonsumsi makanan olahan, termasuk makanan dan minuman manis, telah terbukti dapat memicu risiko terkena jerawat.

Makanan dengan indeks glikemik lebih tinggi, seperti makanan manis olahan, meningkatkan gula darah lebih cepat dari pada makanan dengan indeks glikemik lebih rendah.

3. Menguras energi

Makanan tinggi gula tambahan dengan cepat meningkatkan kadar gula darah dan insulin, sehingga meningkatkan energi. Namun kenaikan tingkat energi ini hanya terjadi sebentar saja.

Perubahan gula darah yang konstan dapat menyebabkan fluktuasi besar pada tingkat energi. Sebuah meta-analisis yang meneliti pengaruh gula terhadap suasana hati menemukan bahwa konsumsi karbohidrat, terutama gula, menurunkan kewaspadaan dalam 60 menit setelah konsumsi, dan meningkatkan kelelahan dalam 30 menit setelah konsumsi.

Untuk menghindari siklus yang menguras energi ini, pilihlah sumber karbohidrat yang rendah gula tambahan dan kaya serat. Misalnya, makan apel bersama segenggam kecil almond adalah camilan yang baik untuk meningkatkan tingkat energi yang konsisten dan berkepanjangan.

4. Sulit tidur

Sebuah ulasan ilmiah dari American journal of lifestyle medicine (2019) menyelidiki hubungan antara asupan berlebihan beberapa jenis gula tambahan dan kualitas tidur di kalangan mahasiswa.

Penelitian terhadap 300 mahasiswa ini menunjukkan kualitas tidur yang buruk bisa karena kebanyakan konsumsi gula tambahan.

Siklus tidur dan kualitas tidur kita berdasarkan adanya cahaya, suhu ruangan, dan kontrol kadar gula dalam darah. Artinya, kebanyakan mengonsumsi gula tambahan berisiko mengacaukan siklus tidur dan kualitas tidur.

5. Suasana hati memburuk

Mengutip dari Hello Sehat, sebuah penelitian dalam Scientific reports (2017) menunjukkan bahwa mengonsumsi gula tambahan dapat meningkatkan peradangan, memperburuk suasana hati, dan menyebabkan gejala depresi.

Makanan atau camilan tinggi gula tanpa protein dan lemak dengan cepat meningkatkan gula darah. Pasalnya, saat tubuh menggunakan asupan ini, tingkat energi tubuh cepat menurun. Hal ini bisa membuat lesu, tanpa kita sadari kita pun jadi mudah tersinggung.

Ikuti informasi terkait kesehatan lainnya dengan membuka di pafiluwuk.org

Tags: alasanBerlebihandiabetesEnergiheadlineKemenkes
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

DPR Dorong Pemerintah Mitigasi dan Surveilans Ketat Cegah Penyebaran Virus Nipah

DPR Dorong Pemerintah Mitigasi dan Surveilans Ketat Cegah Penyebaran Virus Nipah

byWandi Barboyand1 others
04/02/2026

Jakarta (Lampost.co): Komisi IX DPR mendorong pemerintah untuk segera melakukan mitigasi dan surveilans ketat guna mencegah penyebaran virus Nipah. Langkah...

Rerie Ajak Perkuat Kewaspadaan Publik untuk Antisipasi Ancaman Virus Nipah

Rerie Ajak Perkuat Kewaspadaan Publik untuk Antisipasi Ancaman Virus Nipah

byWandi Barboyand1 others
04/02/2026

Jakarta (Lampost.co): Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus...

Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia.

Wamenkes Pastikan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia

byNur
29/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia. Kepastian tersebut yang menyampaikan Wakil Menteri...

Berita Terbaru

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Ekonomi dan Bisnis

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

byMustaan
11/02/2026

Lampung Selatan (Lampost.co) — Penguatan ketahanan pangan berbasis protein hewani terus begerak di Lampung. Salah satunya PT Juang Jaya Abdi...

Read moreDetails
Rekomendasi LHP BPK Momentum Wujudkan Akuntabel Tata Kelola Pemerintahan

Rekomendasi LHP BPK Momentum Wujudkan Akuntabel Tata Kelola Pemerintahan

11/02/2026
Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah

Warga Lapas Jadi Sasaran Siar Bulan Ramadan Kemenag Lampung 

11/02/2026
Kemenag Lampung Selaraskan Visi dan Kawal 8 Program Prioritas Menteri Agama

Kemenag Lampung Selaraskan Visi dan Kawal 8 Program Prioritas Menteri Agama

11/02/2026
Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah

Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah

11/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.