Jakarta (Lampost.co) — Buah semangka yang menyegarkan yang kita konsumsi mengandung karbohidrat, vitamin, dan antioksidan yang baik bagi kesehatan.
Mengutip dalam siaran Popsugar, Selasa, 17 Desember 2024, konsultan komunikasi sains Megan Meyer, menyampaikan bahwa mengonsumsi semangka bisa membuat tubuh terhidrasi. Hal ini karena kandungan air pada semangka lebih dari 90 persen.
Menurutnya, semangka juga mengandung elektrolit kalium yang bisa membantu menjaga keseimbangan cairan dalam sel tubuh.
Baca Juga:
Tips Mengonsumsi Buah untuk Menurunkan Asam Urat
Di samping itu, ahli gizi Brittany Jones, mengatakan bahwa buah semangka termasuk pilihan sumber karbohidrat yang baik.
Ia mengatakan, gula alami pada semangka dapat menjadi sumber energi cepat bagi tubuh. Sehingga bisa menjadi pilihan camilan tepat sebelum atau sesudah berolahraga.
Ia juga mengingatkan pentingnya menambahkan sayuran dan sumber protein ke dalam piring ketika menjadikan semangka sebagai bagian dari santapan.
Selain mengandung gula, menurut publikasi Departemen Pertanian Amerika Serikat, semangka merupakan sumber vitamin A dan C serta antioksidan yang kita sebut likopen.
Jones menjelaskan bahwa semakin merah tua warna buah semangka, semakin banyak likopen yang terkandung di dalamnya.
Menurut American Institute of Cancer Research, likopen terbukti dapat mengurangi risiko kanker.
Semangka juga merupakan sumber vitamin C, antioksidan yang dapat menetralkan molekul radikal bebas menurut publikasi Harvard Medical School.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semangka mengandung asam amino citrulline yang bisa membantu meningkatkan kemampuan kardiovaskular dan mengurangi nyeri otot setelah berolahraga. Serta dapat menurunkan tekanan darah pada orang yang kelebihan berat badan.
Selain itu, menurut publikasi Cleveland Clinic, biji semangka mengandung magnesium dan folat yang bisa membantu menghindarkan tubuh dari penyakit.
Porsi semangka yang kita sarankan tidak lebih dari dua cangkir per hari. Makan semangka dalam jumlah banyak dapat menimbulkan rasa kembung dan tidak nyaman karena kandungan air yang tinggi, kata Dr. Meyer.
Anda juga dapat referensi berita atau artikel terkait kesehatan lainnya dengan membaca di website idikabblora.org








