• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 05/03/2026 06:16
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

Ini 4 Efek Samping Jika Tidur dengan Bantal Terlalu Tinggi

Temuan penelitian dalam Journal of Physical Therapy Science menunjukkan bahwa bantal tinggi secara berlebihan membengkokkan lengkungan di daerah serviks normal.

Ricky MarlyMedcombyRicky MarlyandMedcom
08/07/24 - 22:36
in Kesehatan
A A
Ini 4 Efek Samping Jika Tidur dengan Bantal Terlalu Tinggi

(dok. pixabay.com)

Jakarta (Lampost.co) — Pemilihan bantal yang tepat ketika kita tidur menjadi salah satu faktor agar tercipta kualitas tidur yang baik. Selain nyaman dan bersih, posisi bantal saat kita tidur juga bisa menentukan.

Namun ketika penggunaan bantal yang terlalu tinggi bisa menyebabkan berbagai efek samping.

Memilih bantal yang tepat juga meningkatkan keselarasan tulang belakang dan mengurangi nyeri punggung dan leher yang mengganggu.

Baca Juga:

Tips Mencegah Nyeri Punggung Bawah

Jika beberapa bantal berguna untuk menopang leher atau menggunakan bantal baru yang tinggi, penting untuk mengetahui bahwa hal tersebut sebenarnya dapat menimbulkan masalah.

Dr Manjusha Agarwal selaku Dokter Penyakit Dalam dalam Healthshots mengatakan pemilihan bantal dan penggunaannya begitu penting. Karena ini dapat meringankan titik-titik tekanan dan mengurangi kemungkinan timbulnya nyeri leher dan punggung.

Selain itu, ada lima efek samping lainnya jika kamu memaksakan diri untuk menumpuk sejumlah bantal untuk tidur. Adapun efeknya, antara lain:

1. Masalah pernapasan

Tidur dengan bantal yang tinggi dapat memengaruhi pernapasan yang baik. Ini terutama bagi individu yang rentan terhadap masalah pernapasan seperti asma atau sleep apnea.

Temuan penelitian dalam Journal of Physical Therapy Science menunjukkan bahwa bantal tinggi secara berlebihan membengkokkan lengkungan di daerah serviks normal. Jadi, ini mengurangi ruang saluran napas yang dilalui udara ke laringofaring.

Perubahan struktural ini mengurangi kapasitas ventilasi sehingga menyebabkan masalah pernapasan. Seseorang mungkin mengalami gejala seperti mendengkur, mengi, atau sesak napas.

 

2. Masalah pencernaan

Tidur dengan kepala ditinggikan di atas bantal yang tinggi dapat menyebabkan refluks asam atau mulas. Hal ini karena dapat menyebabkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

Dengan begitu, ini dapat mengakibatkan rasa tidak nyaman dan sensasi terbakar, terutama saat berbaring setelah makan. Jadi sebaiknya untuk tidak tidur dengan bantal yang tinggi.

 

3. Sirkulasi yang buruk

Menggunakan bantal yang tinggi juga dapat mengganggu sirkulasi, terutama di lengan dan bahu. Dengan membatasi aliran darah ke ekstremitas, hal ini dapat menyebabkan mati rasa, kesemutan, atau bahkan masalah peredaran darah yang lebih parah seiring berjalannya waktu.

Menurut penelitian oleh Journal of Physical Therapy Science, ketika orang menggunakan bantal dengan ketinggian yang tidak tepat, sirkulasi darah di leher terhambat. Sehingga meningkatkan risiko gangguan saraf seperti pendarahan otak.

 

4. Permasalahan kulit wajah

Menggunakan bantal yang tinggi dapat menambah tekanan pada wajah seseorang. Hal ini dapat memicu terbentuknya garis-garis dan kerutan yang lebih dalam, terutama di sekitar mata dan dahi.

Seiring waktu, kerutan akibat tidur ini bisa menjadi permanen dan berkontribusi terhadap penuaan dini. Selain itu, tekanan akibat bantal yang tinggi pada kulit juga dapat menyebabkan iritasi dan timbulnya jerawat.

Itulah empat efek samping lainnya selain sakit kepala karena tidur dengan bantal tinggi. Demi kenyamanan saat tidur, sebaiknya gunakan bantal yang empuk dan nyaman serta tidak terlalu tinggi.

Tags: efek sampingposisitidur
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Kemunculan Kasus Campak Efek Penurunan Imunisasi saat Pandemi Covid-19

Kemunculan Kasus Campak Efek Penurunan Imunisasi saat Pandemi Covid-19

byAtikaand1 others
04/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinkes Bandar Lampung mencatat ada 14 kasus campak sepanjang tahun 2025. Jumlah itu sekitar 13 persen...

IDI Lampung Nilai Cakupan Imunisasi Kunci Redam Penularan Virus Campak

IDI Lampung Nilai Cakupan Imunisasi Kunci Redam Penularan Virus Campak

byAtikaand1 others
04/03/2026

  Bandar Lampung (Lampost.co) — Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung, dr Josi Harnos, menegaskan bahwa kekhawatiran terhadap potensi wabah...

Lonjakan Kasus Campak, Lampung Krisis Vaksin dalam Tren KLB Nasional

Lonjakan Kasus Campak, Lampung Krisis Vaksin dalam Tren KLB Nasional

byAtikaand1 others
04/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -– Kasus campak di Provinsi Lampung dilaporkan mengalami kenaikan, dengan peningkatan paling menonjol terjadi di Kota Bandar...

Berita Terbaru

Kemunculan Kasus Campak Efek Penurunan Imunisasi saat Pandemi Covid-19
Kesehatan

Kemunculan Kasus Campak Efek Penurunan Imunisasi saat Pandemi Covid-19

byAtikaand1 others
04/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinkes Bandar Lampung mencatat ada 14 kasus campak sepanjang tahun 2025. Jumlah itu sekitar 13 persen...

Read moreDetails
IDI Lampung Nilai Cakupan Imunisasi Kunci Redam Penularan Virus Campak

IDI Lampung Nilai Cakupan Imunisasi Kunci Redam Penularan Virus Campak

04/03/2026
Lonjakan Kasus Campak, Lampung Krisis Vaksin dalam Tren KLB Nasional

Lonjakan Kasus Campak, Lampung Krisis Vaksin dalam Tren KLB Nasional

04/03/2026
Penyerang Strasbourg, Joaquin Panichelli

Strasbourg Tekuk Reims 2-1 dan Lolos ke Semifinal Piala Prancis 2026

04/03/2026
logo piala belanda

Kejutan di De Goffert, NEC Nijmegen Depak PSV Eindhoven dari KNVB Cup 2026

04/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.