• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 28/02/2026 03:28
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

Ini 4 Efek Samping Jika Tidur dengan Bantal Terlalu Tinggi

Temuan penelitian dalam Journal of Physical Therapy Science menunjukkan bahwa bantal tinggi secara berlebihan membengkokkan lengkungan di daerah serviks normal.

Ricky MarlyMedcombyRicky MarlyandMedcom
08/07/24 - 22:36
in Kesehatan
A A
Ini 4 Efek Samping Jika Tidur dengan Bantal Terlalu Tinggi

(dok. pixabay.com)

Jakarta (Lampost.co) — Pemilihan bantal yang tepat ketika kita tidur menjadi salah satu faktor agar tercipta kualitas tidur yang baik. Selain nyaman dan bersih, posisi bantal saat kita tidur juga bisa menentukan.

Namun ketika penggunaan bantal yang terlalu tinggi bisa menyebabkan berbagai efek samping.

Memilih bantal yang tepat juga meningkatkan keselarasan tulang belakang dan mengurangi nyeri punggung dan leher yang mengganggu.

Baca Juga:

Tips Mencegah Nyeri Punggung Bawah

Jika beberapa bantal berguna untuk menopang leher atau menggunakan bantal baru yang tinggi, penting untuk mengetahui bahwa hal tersebut sebenarnya dapat menimbulkan masalah.

Dr Manjusha Agarwal selaku Dokter Penyakit Dalam dalam Healthshots mengatakan pemilihan bantal dan penggunaannya begitu penting. Karena ini dapat meringankan titik-titik tekanan dan mengurangi kemungkinan timbulnya nyeri leher dan punggung.

Selain itu, ada lima efek samping lainnya jika kamu memaksakan diri untuk menumpuk sejumlah bantal untuk tidur. Adapun efeknya, antara lain:

1. Masalah pernapasan

Tidur dengan bantal yang tinggi dapat memengaruhi pernapasan yang baik. Ini terutama bagi individu yang rentan terhadap masalah pernapasan seperti asma atau sleep apnea.

Temuan penelitian dalam Journal of Physical Therapy Science menunjukkan bahwa bantal tinggi secara berlebihan membengkokkan lengkungan di daerah serviks normal. Jadi, ini mengurangi ruang saluran napas yang dilalui udara ke laringofaring.

Perubahan struktural ini mengurangi kapasitas ventilasi sehingga menyebabkan masalah pernapasan. Seseorang mungkin mengalami gejala seperti mendengkur, mengi, atau sesak napas.

 

2. Masalah pencernaan

Tidur dengan kepala ditinggikan di atas bantal yang tinggi dapat menyebabkan refluks asam atau mulas. Hal ini karena dapat menyebabkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

Dengan begitu, ini dapat mengakibatkan rasa tidak nyaman dan sensasi terbakar, terutama saat berbaring setelah makan. Jadi sebaiknya untuk tidak tidur dengan bantal yang tinggi.

 

3. Sirkulasi yang buruk

Menggunakan bantal yang tinggi juga dapat mengganggu sirkulasi, terutama di lengan dan bahu. Dengan membatasi aliran darah ke ekstremitas, hal ini dapat menyebabkan mati rasa, kesemutan, atau bahkan masalah peredaran darah yang lebih parah seiring berjalannya waktu.

Menurut penelitian oleh Journal of Physical Therapy Science, ketika orang menggunakan bantal dengan ketinggian yang tidak tepat, sirkulasi darah di leher terhambat. Sehingga meningkatkan risiko gangguan saraf seperti pendarahan otak.

 

4. Permasalahan kulit wajah

Menggunakan bantal yang tinggi dapat menambah tekanan pada wajah seseorang. Hal ini dapat memicu terbentuknya garis-garis dan kerutan yang lebih dalam, terutama di sekitar mata dan dahi.

Seiring waktu, kerutan akibat tidur ini bisa menjadi permanen dan berkontribusi terhadap penuaan dini. Selain itu, tekanan akibat bantal yang tinggi pada kulit juga dapat menyebabkan iritasi dan timbulnya jerawat.

Itulah empat efek samping lainnya selain sakit kepala karena tidur dengan bantal tinggi. Demi kenyamanan saat tidur, sebaiknya gunakan bantal yang empuk dan nyaman serta tidak terlalu tinggi.

Tags: efek sampingposisitidur
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

6 Tempat Minuman Segar, Enak, dan Murah di Bandar Lampung untuk Berbuka Puasa

6 Tempat Minuman Segar, Enak, dan Murah di Bandar Lampung untuk Berbuka Puasa

byAtikaand1 others
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Saat bulan Ramadan di Bandar Lampung, berburu minuman segar sebelum atau setelah berbuka puasa menjadi momen...

Tujuh Sayuran Andalan untuk Jaga Stamina dan Kesehatan Selama Puasa

Tujuh Sayuran Andalan untuk Jaga Stamina dan Kesehatan Selama Puasa

byAtikaand1 others
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menjalani ibadah puasa membutuhkan kondisi tubuh yang prima agar tetap bugar dari sahur hingga berbuka sehingga...

Konsumsi Menu ini Agar Tubuh Selalu Bugar Selama Puasa

Konsumsi Menu ini Agar Tubuh Selalu Bugar Selama Puasa

byAtikaand1 others
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki bulan suci Ramadhan, menjaga pola makan menjadi kunci utama agar tubuh tetap sehat dan bertenaga...

Berita Terbaru

Aparat kepolisian melakukan razia terhadap remaja yang melakukan balap liar dan perang sarung pada malam hari. Dok/Lampost.co
Hukum

Ramadan Aman, Polresta Bandar Lampung Intensifkan Pengawasan Perang Sarung

byAdi Sunaryo
27/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)– Polresta Bandar Lampung memperketat patroli malam selama Ramadan untuk mengantisipasi potensi perang sarung yang melibatkan remaja. Kapolresta...

Read moreDetails
Eva Dwiana Instruksikan Satgas Aktif Cegah Perang Sarung Selama Ramadan

Eva Dwiana Instruksikan Satgas Aktif Cegah Perang Sarung Selama Ramadan

27/02/2026
Aparat kepolisian melakukan razia malam hari. Dok/Antara

Polresta Bandar Lampung Tingkatkan Patroli Malam Cegah Perang Sarung

27/02/2026
Umumkan Solar Habis, Namun Anggota DPRD Lampung Temukan Stok 6.000 Liter di SPBU Seputih Jaya

Umumkan Solar Habis, Namun Anggota DPRD Lampung Temukan Stok 6.000 Liter di SPBU Seputih Jaya

27/02/2026
Jadwal imsakiyah Ramadan 1446 Hijriah untuk wilayah Lampung dan sekitarnya. Dok/Lampost.co

Jadwal Imsak, Buka Puasa, dan Salat Lengkap Wilayah Tulang Bawang Selama Ramadan 1447 H/2026 M

27/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.