• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 21/02/2026 07:55
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

Mengapa Makanan Olahan Menjadi Musuh Jantung Anda?

Makanan olahan mengandung zat aditif yang tidak sehat seperti pengawet, pewarna buatan, dan pemanis tambahan.

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
27/01/25 - 08:42
in Kesehatan
A A
junk food

Junk food (Freeimages)

Bandar Lampung (lampost.co)–Menghindari makanan olahan adalah salah satu tips kesehatan jantung yang sangat penting untuk menjaga organ vital ini tetap sehat. Kebiasaan mengonsumsi makanan olahan yang tinggi gula, garam, dan lemak trans dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, memahami bahaya makanan olahan dan menggantinya dengan makanan sehat adalah langkah krusial.

Makanan olahan mengandung zat aditif yang tidak sehat seperti pengawet, pewarna buatan, dan pemanis tambahan. Semua ini dapat berdampak negatif pada kesehatan jantung. Selain itu, makanan olahan cenderung memiliki:

  1. Tinggi kandungan garam. Hal itu dapat meningkatkan tekanan darah, salah satu faktor risiko utama penyakit jantung.
  2. Lemak Trans Lemak trans ditemukan dalam banyak makanan olahan seperti keripik dan kue-kue kemasan. Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL), yang berbahaya bagi kesehatan jantung.
  3. Gula Berlebih Konsumsi gula yang tinggi meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2, yang juga dapat menyebabkan komplikasi jantung.

Tips Menghindari Makanan Olahan

  1. Pilih Makanan Segar

Mengganti makanan olahan dengan makanan segar seperti buah, sayur, ikan, dan daging tanpa lemak adalah langkah pertama untuk melindungi jantung Anda. Makanan segar mengandung nutrisi yang lebih baik dan tidak memiliki zat tambahan berbahaya.

  1. Periksa Label Kemasan

Baca label makanan dengan teliti untuk mengetahui kandungan gula, garam, dan lemak trans. Hindari produk yang mengandung bahan-bahan yang penyebutannya sulit dalam istilah kimia.

  1. Kurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji adalah sumber utama makanan olahan. Karena itu, membatasi konsumsinya dapat secara signifikan mengurangi asupan zat berbahaya.

  1. Masak Sendiri di Rumah

Memasak makanan di rumah memungkinkan Anda untuk mengontrol bahan. Anda dapat menyesuaikan kadar garam, gula, dan lemak sesuai kebutuhan.

Alternatif Sehat untuk Makanan Olahan

  1. Buah dan Sayur Segar

Buah dan sayur kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang membantu menjaga kesehatan jantung.

  1. Sumber Protein Sehat

Pilihlah ikan, tahu, tempe, atau kacang-kacangan sebagai sumber protein yang rendah lemak dan baik untuk jantung.

  1. Gandum Utuh

Produk gandum utuh seperti oatmeal dan roti gandum membantu menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung.

Risiko Jika Tetap Mengonsumsi Makanan Olahan

  1. Penyakit Jantung Koroner

Jika tetap menonsumsi makanan olahan yang tinggi garam dan lemak trans meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah.

  1. Obesitas

Makanan olahan sering kali tinggi kalori dapat menyebabkan beberapa hal yaitu kenaikan berat badan dan obesitas.

  1. Diabetes Tipe 2

Gula berlebih dalam makanan olahan memperburuk sensitivitas insulin, yang dapat memicu diabetes.

Tips kesehatan jantung yang sederhana namun efektif adalah menghindari makanan olahan. Kurangi risiko penyakit jantung dengan sejumlah hal yaitu memilih makanan segar, membaca label dengan cermat, dan memasak makanan sendiri. Terapkan perubahan kecil ini secara konsisten untuk menjaga kesehatan jantung Anda dalam jangka panjang.

 

Tags: menghindari makanan olahantips kesehatan jantungTipsSehat
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

6 Tempat Minuman Segar, Enak, dan Murah di Bandar Lampung untuk Berbuka Puasa

6 Tempat Minuman Segar, Enak, dan Murah di Bandar Lampung untuk Berbuka Puasa

byAtikaand1 others
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Saat bulan Ramadan di Bandar Lampung, berburu minuman segar sebelum atau setelah berbuka puasa menjadi momen...

Tujuh Sayuran Andalan untuk Jaga Stamina dan Kesehatan Selama Puasa

Tujuh Sayuran Andalan untuk Jaga Stamina dan Kesehatan Selama Puasa

byAtikaand1 others
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menjalani ibadah puasa membutuhkan kondisi tubuh yang prima agar tetap bugar dari sahur hingga berbuka sehingga...

Konsumsi Menu ini Agar Tubuh Selalu Bugar Selama Puasa

Konsumsi Menu ini Agar Tubuh Selalu Bugar Selama Puasa

byAtikaand1 others
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki bulan suci Ramadhan, menjaga pola makan menjadi kunci utama agar tubuh tetap sehat dan bertenaga...

Berita Terbaru

Realisasi Pemanfaatan Energi di Lampung Capai 4,08 MTOE
Lampung

Realisasi Pemanfaatan Energi di Lampung Capai 4,08 MTOE

byWandi Barboyand1 others
21/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi Lampung mencatat pemanfaatan energi di Lampung mencapai 4,08 million tonnes of oil equivalent (MTOE). Komposisi...

Read moreDetails
Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Sabtu, 21 Februari 2026, Lampung Berawan Waspada Hujan dan Angin

21/02/2026
Jadwal imsakiyah Ramadan 1446 Hijriah untuk wilayah Lampung dan sekitarnya. Dok/Lampost.co

Jadwal Imsak, Buka Puasa, dan Salat Lengkap Wilayah Mesuji Selama Ramadan 1447 H/2026 M

21/02/2026
Jadwal imsakiyah Ramadan 1446 Hijriah untuk wilayah Lampung dan sekitarnya. Dok/Lampost.co

Jadwal Imsak, Buka Puasa, dan Salat Lengkap Wilayah Metro Selama Ramadan 1447 H/2026 M

21/02/2026
Pangkalan Gas Elpiji Terbakar di Jalan Sultan Agung Bandar Lampung

Pangkalan Gas Elpiji Terbakar di Jalan Sultan Agung Bandar Lampung

21/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.