• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 01/04/2026 11:57
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Breaking News

Sosok Farah Muncul dalam Kasus Kematian Diplomat Arya Daru dan Sudah Diperiksa Polisi

Arya meninggal akibat gangguan pernapasan di saluran atas yang menyebabkan mati lemas.

Sri AgustinabySri Agustina
30/07/25 - 18:18
in Breaking News, Kriminal, Nasional
A A
Kabid Humas Polda Metro Jaya soal kematian Diplomat Arya Daru

Kabid Humas Polda Metro Jaya memberikan penjelasan soal kematian Diplomat Arya Daru. (Foto:Dok)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co)–Kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (39), terus menyita perhatian publik, dan terbaru, muncul nama seorang wanita bernama Farah, yang sempat menemani Arya sebelum meninggal dunia.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, membenarkan bahwa Farah telah diperiksa penyidik sebagai saksi dalam kasus ini. “Sudah kami periksa,” kata Kombes Wira saat konferensi pers di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa, 29 Juli 2025.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Arya Daru sempat terlihat bersama Farah berbelanja pakaian di pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta, pada Senin, 7 Juli 2025. Usai berbelanja, Arya naik taksi seorang diri dengan tujuan awal ke bandara.

Baca Juga: Fakta Baru Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru yang Masih Misteri

Namun, sekitar lima menit setelah perjalanan, Arya tiba-tiba mengubah arah tujuan ke Gedung Kemlu di Jakarta. Ia tercatat berada di lantai 12 gedung tersebut selama satu jam 26 menit.

Polisi Temukan Sidik Jari Korban di Lakban

Arya tewas pada Selasa pagi, 8 Juli 2025, di kamar kos nomor 105 Guest House Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Kepalanya terbungkus plastik dan terlilit lakban, sementara tubuhnya berselimut di atas kasur. Namun, hasil penyelidikan polisi menyimpulkan bahwa tidak ada keterlibatan pihak lain dalam kematian korban.

“Indikasi dari kematian ADP mengarah pada meninggal dunia tanpa adanya keterlibatan pihak lain,” ujar Kombes Wira.

Dokter forensik dari RS Cipto Mangunkusumo, dr. G. Yoga Tohijiwa, menyatakan bahwa Arya meninggal akibat gangguan pernapasan di saluran atas yang menyebabkan mati lemas.

Polisi juga mengungkap bahwa lakban kuning yang melilit wajah korban Arya beli bersama istrinya di sebuah toko perlengkapan di Yogyakarta, sekitar Juni 2025. Lakban tersebut cocok dengan sampel yang ada di lokasi kejadian. “Sidik jari korban tertemukan di lakban. Tidak ada DNA atau sidik jari milik orang lain,” lanjut Wira.

Pemeriksaan 24 Saksi

Polda Metro Jaya telah memeriksa total 24 orang saksi, termasuk:
6 orang dari lingkungan tempat tinggal korban
7 orang dari lingkungan kerja
4 orang yang memiliki hubungan pribadi dengan korban, termasuk sopir taksi
1 orang istri korban
6 orang saksi ahli

Meski tidak menemukan unsur pidana, penyelidikan belum resmi terhentikan. Kepolisian masih mendalami informasi dari para saksi untuk memperjelas kronologi kematian Arya Daru.

Dengan bukti forensik dan rekaman jejak terakhir korban, polisi menilai bahwa kematian Arya Daru Pangayunan bukan merupakan tindakan kriminal seperti pembunuhan. Namun, banyak pertanyaan masih menggantung, termasuk soal perubahan arah perjalanan dari bandara ke kantor dan kehadiran Farah di hari-hari terakhir Arya.

“Belum ada surat penghentian penyelidikan. Proses masih berjalan,” kata Kombes Wira.

Tags: Arya DaruKematian DiplomatMuncul nama Farah
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Mendagri Terbitkan Edaran Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemda

Mendagri Terbitkan Edaran Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemda

byWandi Barboyand1 others
31/03/2026

Jakarta (Lampost.co): Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang transformasi budaya kerja Aparatur...

media sosial

PP Tunas Resmi Berlaku, YouTube hingga Instagram Terancam Kena Sanksi

byEffran
31/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah resmi memberlakukan aturan baru terkait perlindungan anak di ruang digital. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah...

Polisi melakukan kegiatan pengamanan strategis, Minggu, 29 Maret 2026, di Wisata Waterboom Taman Bahagia, Kecamatan Menggala Timur. Dok Polisi

Polisi Pastikan Wisatawan Liburan Aman dan Nyaman

byTriyadi Isworo
30/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Tidak ada kata lelah untuk melindungi dan melayani masyarakat. Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang...

Berita Terbaru

Clara Shinta dan suami
Hiburan

Profil Muhammad Alexander Assad, Suami Clara Shinta yang Viral Diduga VCS

byNana Hasan
01/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Nama Muhammad Alexander Assad kini mendadak viral di berbagai platform media sosial Indonesia. Hal ini terjadi setelah...

Read moreDetails
Angga Wijaya dan Istri

Nurul Kamaria Gugat Cerai Angga Wijaya: Bantah Isu Orang Ketiga dan Ekonomi

01/04/2026
Betrand Peto bersama Sarwendah. Dok/Instagram

Betrand Peto Klarifikasi Tudingan Curi Parfum dan Uang Sarwendah

01/04/2026
Ilustrasi harga jual kembali emas (buyback) hari ini.

Harga Jual Kembali Emas Hari Ini (Buyback) 1 April 2026 Meningkat

01/04/2026
Clara Shinta dan suami

Bongkar Dugaan Suami VCS dengan Wanita Lain, Clara Shinta Menyesal Abaikan Teman

01/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.