• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 23/03/2026 14:03
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lamban Pilkada

Perludem Sebut Pilkada via DPRD Mendegradasi Demokrasi

Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Haykal menantang klaim partai politik yang menyebut sistem pemilihan langsung sebagai penyebab utama tingginya biaya politik Indonesia

Triyadi IsworoMedia IndonesiabyTriyadi IsworoandMedia Indonesia
30/12/25 - 13:32
in Lamban Pilkada, Lampung Memilih, Pemilu, Politik
A A
Logo Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) FOTO/HO/perludem.org

Logo Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) FOTO/HO/perludem.org

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) – Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Haykal menantang klaim partai politik yang menyebut sistem pemilihan langsung sebagai penyebab utama tingginya biaya politik Indonesia. Ia menilai alasan efisiensi yang tergunakan untuk mengembalikan Pilkada kepada DPRD adalah narasi yang dibuat-buat untuk melegitimasi kemunduran demokrasi.

Kemudian Haykal menegaskan bahwa membengkaknya ongkos politik bukan karena mekanisme penyelenggaraan pemilu. Melainkan oleh praktik tidak etis dan biaya gelap yang justru terpelihara oleh para aktor politik sendiri.

“Pertama yang harus dijawab adalah apakah benar biaya politik tinggi itu karena sistem langsung?. Menurut kami, biaya tinggi itu karena praktik tidak etis dan biaya gelap yang dimakmurkan atau dibiasakan oleh aktor politik kita. Sehingga pemilih pun terbiasa akan hal itu,” ujar Haykal kepada Media Indonesia, Selasa, 30 Desember 2025.

Baca Juga: 

https://lampost.co/lamban-pilkada/tampung-pendapat-masyarakat-ihwal-pilkada-lewat-dprd/

Selanjutnya Haykal menyatakan yang membuat biaya Pilkada menjadi sangat mahal adalah praktik mahar politik. Apalagi untuk mendapatkan tiket pencalonan hingga politik uang (money politics) menggaet suara. Ia menilai menyalahkan sistem Pilkada langsung atas munculnya biaya-biaya ilegal tersebut adalah sebuah kekeliruan yang sengaja.

“Tingginya biaya politik bukan karena penyelenggaraannya, tetapi karena praktik biaya gelap. Mulai dari mahar politik untuk menjadi calon, belum lagi bicara politik uang, dan sebagainya,” tegasnya.

Kemunduran Demokrasi

Selanjutnya Haykal memandang wacana pengembalian Pilkada kepada DPRD sebagai bentuk regresi atau kemunduran demokrasi. Haykal menyebut elit politik saat ini tengah membangun narasi tanpa dasar kebenaran yang kuat. Apalagi hanya demi menarik kembali hak pilih dari tangan rakyat.

“Bagi kami, alasan untuk mengurangi biaya politik ini adalah alasan yang mereka buat-buat dan terus-menerus tersampaikan tanpa dasar kebenaran. Ini adalah upaya untuk mendegradasi dan melakukan regresi terhadap demokrasi kita. Dengan cara mengembalikan pemilihan kepala daerah ke DPRD,” pungkas Haykal.

Sebelumnya, sejumlah partai politik mengusulkan Pilkada lewat DPRD. Para pendukung Pilkada lewat DPRD berargumen bahwa negara perlu melakukan efisiensi besar-besaran menyusul beban APBN yang berat.

Baca Juga: 

https://lampost.co/lamban-pilkada/zulhas-muhaimin-dasco-bahas-agenda-politik-di-rumah-bahlil/

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menjelaskan pilihan untuk mendukung Pilkada lewat DPRD. Baik tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi. Ini berdasarkan pertimbangan efisiensi anggaran dan efektivitas proses politik.

“Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD. Kami melihat ini lebih efisien dari berbagai sisi, mulai dari penjaringan kandidat hingga mekanisme pemilihannya,” ujar Sugiono melalui keterangannya, Senin, 29 Desember 2025.

Kemudian Sugiono membeberkan data lonjakan anggaran Pilkada yang sangat signifikan. Ia mencatat bahwa dana hibah APBD untuk Pilkada pada 2015 mencapai hampir Rp7 triliun. Namun angka tersebut membengkak drastis pada 2024 hingga menembus lebih dari Rp37 triliun.

“Itu merupakan jumlah yang bisa tergunakan untuk hal-hal lain yang sifatnya lebih produktif. Seperti peningkatan kesejahteraan dan ekonomi rakyat. Saya kira ini adalah sesuatu yang perlu kita pertimbangkan secara serius,” katanya

Tags: Arief Rosyid HasanBahlil Lahadalia.BupatiDewan Perwakilan Rakyat DaerahDPRDEddy SoeparnoGERINDRAGOLKARGubernurHaykalKetua Harian Partai GerindraKetua Umum PANKetua Umum Partai GerindraKetua Umum Partai GolkarKetua Umum PKBkoalisi pemerintahanMuhaimin IskandarPANPartai AcehPartai Bulan BintangPartai DemokratPartai GarudaPartai Gelora Indonesiapartai gerindraPemilihan Kepala DaerahpenelitiPerkumpulan untuk Pemilu dan DemokrasiPerludemPILKADAPKBPresiden Prabowo SubiantoPRIMAPSISekretaris Jenderal DPP Partai GerindraSufmi Dasco AhmadSugionowakil ketua mpr riWakil Ketua Umum AMPIWALIKOTAZulkifli Hasan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Anggota DPR RI dari Partai NasDem asal daerah pemilihan (Dapil) Lampung II, Tamanuri. Dok Partai NasDem

Tamanuri Wafat, Partai NasDem Lampung Berduka

byTriyadi Isworoand1 others
23/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – DPW Partai NasDem Provinsi Lampung berduka. Anggota DPR RI asal Provinsi Lampung dari Partai NasDem, Tamanuri...

Anggota DPR RI dari Partai NasDem asal daerah pemilihan (Dapil) Lampung II, Tamanuri. Dok Partai NasDem

Berita Duka, Anggota DPR RI Fraksi NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

byTriyadi Isworoand1 others
23/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Anggota DPR RI dari Partai NasDem asal daerah pemilihan (Dapil) Lampung II, Tamanuri meninggal dunia, Senin,...

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Metro, Tommy Gunawan, S.H.

Tommy Gunawan: Teror Terhadap Aktivis Ancaman bagi Demokrasi

byAdi Sunaryoand1 others
14/03/2026

Metro (Lampost.co)– Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Metro, Tommy Gunawan, S.H, yang dikenal...

Berita Terbaru

showcase2 (20MAR)
Lampung

Keterlambatan Sandar di Bakauheni Akibat Penambahan Kapal

byDelima Napitupulu
23/03/2026

Kalianda (lampost.co)--Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Lampung menyebutkan, keterlambatan sandar kapal di Pelabuhan Bakauheni saat arus mudik Lebaran 2026 akibat...

Read moreDetails
Personel Polres Lampung Selatan saat melakukan skrining tiket terhadap kendaraan pemudik yang menuju Pelabuhan Bakauheni. ANTARA

Kepolisian Terapkan Sistem Stiker Kendaraan Mudik Bakauheni

23/03/2026
Anggota DPR RI dari Partai NasDem asal daerah pemilihan (Dapil) Lampung II, Tamanuri. Dok Partai NasDem

Tamanuri Wafat, Partai NasDem Lampung Berduka

23/03/2026
Anggota DPR RI dari Partai NasDem asal daerah pemilihan (Dapil) Lampung II, Tamanuri. Dok Partai NasDem

Berita Duka, Anggota DPR RI Fraksi NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

23/03/2026
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menghimbau masyarakat dapat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama, atau pada periode 25-27 Maret 2025. ANTARA/HO-Jasa Marga

Menhub Imbau Masyarakat Manfaatkan Periode WFA Hindari Puncak Arus Balik

23/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.