Bandar Lampung (Lampost.co): Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia, memprediksi sebanyak 100.006 kendaraan akan melintasi ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) selama arus mudik. Ia memperkirakan peningkatan volume kendaraan terjadi pada periode 11–19 Maret 2026.
I Wayan Mandia menyebut peningkatan volume kendaraan mulai terlihat sejak H-10 Idulfitri dan akan terus berlanjut hingga mencapai puncak pada 18 Maret atau H-3 Lebaran.
“Pada arus mudik saja, kami memperkirakan 100.006 kendaraan melintas di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar,” ujarnya, Selasa, 17 Maret 2026.
Ia juga memproyeksikan puncak arus balik terjadi pada H+2 Lebaran dengan jumlah kendaraan mencapai sekitar 57.500 unit dalam satu hari.
“Arus balik mulai H+2 dengan total kendaraan melintas sekitar 57.500 unit,” kata dia.
I Wayan Mandia menjelaskan, data nasional tahun ini menunjukkan sekitar 143,9 juta pergerakan masyarakat selama periode mudik Lebaran. Ia menilai angka tersebut turun sekitar 1,75 persen ketimbang tahun sebelumnya dan berpotensi memengaruhi volume lalu lintas di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.
“Penurunan pergerakan masyarakat secara nasional turut memengaruhi lalu lintas kendaraan di ruas tol ini,” jelasnya.
Sebagai perbandingan, pengelola mencatat 1.005.654 kendaraan melintasi ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar selama periode angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung pada 21 Maret hingga 10 April 2025. Jumlah tersebut turun tipis sekitar 0,06 persen dari periode Lebaran 2024.
Meski demikian, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll tetap menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengatasi potensi kepadatan kendaraan, terutama menuju Pelabuhan Bakauheni. Pengelola menerapkan delay system dengan memanfaatkan sejumlah rest area sebagai lokasi penahanan sementara kendaraan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Operation Manager, Andri Dewantoro, menyampaikan pihaknya telah mencatat peningkatan volume kendaraan sejak 11 Maret. Hingga 16 Maret, tim mencatat 243.501 kendaraan melintas di ruas tol tersebut.
“Dalam enam hari terakhir, kami mencatat 243.501 kendaraan melintas. Angka itu meningkat sekitar 50 persen ketimbang volume lalu lintas normal,” ujarnya.








