• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 23/02/2026 07:20
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung

3 Anak Yang Ibunya Hilang di Hutan TNBBS Butuh Perhatian Pemerintah

Adi SunaryoFajar NofitrabyAdi SunaryoandFajar Nofitra
24/03/24 - 20:25
in Lampung, Lampung Utara
A A
3 Anak Yang Ibunya Hilang di Hutan TNBBS Butuh Perhatian Pemerintah

Kepala Dinas Sosial Lampung Utara, Gadriyanto Abung. Lampost.co/Fajar Nofitra

Kotabumi (Lampost.co): Wanita yang dilaporkan hilang di hutan kawasan TNBBS meninggalkan tiga anak. Ketiga anaknya yang tinggal bersama neneknya itu putus sekolah. Tiga anak korban yakni, Romi Romeldo (17), Novita Sari (10), dan Robiyansyah (6).

Korban Diana Ledia (40) warga Desa Tulung Balak, Kecamatan Tanjungraja, Kabupaten Lampung Utara tidak pulang ke rumah sejak, Selasa, 5 Maret 2024.

Hayani (70), nenek 3 cucu itu, mengatakan akibat ketidakmampuan ekonomi keluarga, terpaksa cucu-cucunya harus putus sekolah. “Maklum saja, selama ini hanya tinggal dengan ibunya yang kesehariannya hanya petani kecil. Sementara bebannya harus mengurusi 3 anak sendiri dengan segala keperluan,” ujarnya, Minggu, 24 Maret 2024.

Hayani mengatakan suami korban meninggalkan korban bersama 3 anaknya sejak 5 tahun silam. “Menanggung, menghidupi 3 anak. “Dua anaknya yang kecil kalau sekolah ya seukuran sekolah dasar (SD). Namun tidak bersekolah, karena tidak mampu ekonominya,” kata Hayani.

Hayani mengatakan anak-anak korban saat ini sering merenung dan murung, bila teringat ibunya. “Hampir sama bang keadaan semua anaknya, terutama yang pertama dan kedua karena sudah mengerti,” kata Hayani.

Dari pengakuan kerabat, Romi, anak pertama korban, sebelumnya telah bekerja di Ibu Kota Jakarta, beberapa tahun belakang akibat putus sekolah. Namun, sejak kejadian ibunya hilang, ia harus pulang dan berhenti bekerja.

Saat ini Romi tinggal dengan adik-adiknya bersama sang nenek di Pedukuhan Tanjung Bulan, Desa Tulung Balak, Lampung Utara.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara berupaya akan memberikan bantuan terhadap tiga anak korban. Ketiga anak korban saat ini hanya mengandalkan belas kasihan keluarga dan kerabat. Sementara tempat tinggal masih berupa gubuk bersama sang nenek.

Pengajuan Bantuan ke Kemensos

Kepala Dinas Sosial Lampura, Gadriyanto Abung mengatakan Dinas Sosial akan berupaya memenuhi kebutuhan tiga anak korban. Antara lain seperti kesehatan dari JKN KIS BPJS Kesehatan dengan pembiayaan melalui anggaan daerah. Bantuan sosial lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH), BNPT, dan lainnya.

“Termasuk assement dari Kemensos untuk pendampingan tiga anak putus sekolah itu. Kalau untuk masalah pendidikan, ranahnya ada di Dinas Pendidikan,” kata Gadriyanto di ruang kerjanya, Jumat, 22 Maret 2024.

Dia mengatakan bantuan dari Kementerian Sosial, pihaknya saat ini sedang dalam tahap pengajuan. “Kalau untuk pendampingan, seperti psikolog dan lainnya tergantung hasilnya (assement). Saat ini kita sedang berupaya membantu keluarga yang ditinggalkan, ibunya tersebut,” kata dia.

Dia berharap kepada keluarga yang ditinggalkan untuk dapat bersabar. Sambil menunggu upaya dari pemerintah setempat yang tidak tinggal diam. Dia menegaskan akan memperhatikan warganya yang mengalami kesulitan.

“Kemarin kita telah turunkan tim. Sesuai permintaan keluarga, makanya dihentikan (pencarian wanita hilang di TNBBS). Tapi tidak berhenti di sini. Kami masih berupaya memberikan bantuan lainnya,” tambahnya.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News.

Tags: Berita Lampung Utaradinas sosialKementerian SosialORANG HILANG
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Polda Lampung Sebar Personel Cegah Perang Sarung dan Balap Liar Selama Ramadan

Polda Lampung Sebar Personel Cegah Perang Sarung dan Balap Liar Selama Ramadan

byWandi Barboyand1 others
22/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Polda Lampung memperketat pengawasan di sejumlah titik rawan selama Ramadan 1447 H. Jajaran kepolisian menggelar patroli skala...

Delapan Tahanan Polres Way Kanan Kabur Lewat Plafon Sel

Delapan Tahanan Polres Way Kanan Kabur Lewat Plafon Sel

byWandi Barboyand1 others
22/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Delapan tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Polres Way Kanan melarikan diri pada Minggu dini hari, 22 Februari 2026....

Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Fluktuasi Harga Bahan Pokok

Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Fluktuasi Harga Bahan Pokok

byRicky Marlyand1 others
22/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir menekankan agar seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan...

Berita Terbaru

Mahindra Scorpio Pikap
Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Impor 105 Ribu Pikap India Saat Penjualan Pickup Lokal Anjlok dan Pabrik Menganggur

byEffran
23/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- PT Agrinas Pangan Nusantara melanjutkan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga (pikap) dari India untuk mendukung operasional...

Read moreDetails
Pekerja melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta. Dok/Antara

Purbaya Serukan Bersih-Bersih Saham Gorengan, Belajar dari Skandal South Sea yang Bikin Bangkrut Massal

23/02/2026
Innova Reborn Diesel. (OLX)

Harga Toyota Innova Reborn Baru vs Bekas 2026

23/02/2026
Mobil Outlander PHEV

Pasar PHEV Meledak Awal 2026, Chery Tiggo 8 CSH di Puncak Penjualan

23/02/2026
PSG vs Metz

Tekuk Metz, PSG Rebut Puncak Klasemen Ligue 1 2026

22/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.