IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 01/04/2026 23:00
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung

Hewan Buas dari Hutan Lampung Barat Mangsa 2 Kambing Petani

EliyahbyEliyah
29/03/24 - 19:38
in Lampung, Lampung Barat, Peristiwa
A A
Dua ekor kambing milik warga Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, Lampung Barat, tewas dengan kondisi tercabik-cabik diduga karena hewan buas.

Dua ekor kambing milik warga Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, Lampung Barat, tewas dengan kondisi tercabik-cabik diduga karena hewan buas. Dok Warga

ADVERTISEMENT

Liwa (Lampost.co) — Dua ekor kambing milik warga Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, Lampung Barat, tewas dengan kondisi tercabik-cabik. Hewan ternak itu diduga telah dimangsa hewan buas, sekitar pukul 03.00 WIB, Jumat, 29 Maret 2024.

Kambing mati itu terdiri dari satu indukan dan satunya anakan milik Jaswadi, petani di Pemangku Kalibata, Pekon Sukamarga.

Pemangsa kambing itu juga menjebol dinding dapur rumah milik Asngadi yang lokasinya sekitar 30-40 meter dari kandang kambing Jaswadi.

Dari dapur rumah Asngadi, hewan buas dari hutan sekitar Lampung Barat itu memakan minyak goreng. Sementara, pemilik rumah sedang menginap di rumah saudaranya saat kejadian.

Anggota DPRD Lampung Barat asal daerah sekitar, Sugeng Hari Kinaryo Adi, mengatakan hewan buas yang memangsa kambing dan merusak rumah warga itu adalah beruang.

BACA JUGA: Keluarga Korban Serangan Harimau Terima Bantuan

“Kalau keterangan Polhut, harimau tidak mau makan minyak. Tapi, kalau beruang memakan minyak sayur dan garam. Sehingga, dugaan sementara yang memakan kambing itu beruang,” kata Sugeng.

Atas kejadian itu, dia memberitahu pihak terkait dan meminta agar Polhut dan BKSDA untuk melakukan tindakan terhadap hewan buas yang memakan kambing itu.

BACA JUGA: Masih Nihil, Tim Penanganan Harimau Lampung Barat Terus Bekerja

“Jika dibiarkan nanti kembali memangsa kambing lainnya. Apalagi ternak ini salah satu sumber penghasilan petani,” ujar dia.

Warga Makin Resah

Meski begitu, petugas saat ini masih fokus melakukan penangkapan harimau. Sebab, masyarakat Suoh dan Bandar Negeri Suoh makin resah dan terancam.

“Sebab, belum selesai urusan harimau yang memangsa manusia dan datang rombongan gajah yang merusak tanaman. Kini datang lagi beruang yang memakan ternak,” kata dia.

Menurut dia, pemilik kambing itu sempat mendengar suara kambing sekitar pukul 03.00 WIB. Kandang kambing itu berada di kebun coklat belakang rumah. Namun, pemiliknya itu takut keluar memeriksa karena ancaman binatang buas.

“Apalagi harimau pemangsa manusia hingga saat ini belum tertangkap. Pada siang hari, pemiliknya baru memeriksa kandang dan ternyata dua kambingnya mati dengan kondisi tercabik-cabik,” ujarnya.

Sementara, di rumah Asngadi terdapat bekas cakaran di dinding dapur rumah. Namun, warga kesulitan mencari jejak atau tapak kaki hewan itu karena lokasi yang berbatu.

Dia menambahkan, belasan kawanan gajah liar juga masih berada di sekitar danau minyak. Gajah-gajah itu keluar saat malam dan memakan tanaman petani.

“Sampai sekarang, ada sekitar lima hektare kebun dan sawah petani yang terdampak gajah,” kata dia.

Tags: headlineHewan buaskonflik hewan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

TKD Dipangkas, Pemkot Metro Ambil Langkah Strategis Pinjaman Jangka Pendek

TKD Dipangkas, Pemkot Metro Ambil Langkah Strategis Pinjaman Jangka Pendek

byRicky Marlyand1 others
01/04/2026

Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) mengonfirmasi langkah strategis pengambilan pinjaman jangka...

Dari Hulu ke Hilir, Inilah Strategi Pemprov Tekan Angka Pengangguran

Dari Hulu ke Hilir, Inilah Strategi Pemprov Tekan Angka Pengangguran

byAsrul Septianand1 others
01/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Provinsi Lampung memiliki komposisi usia produktif 15--64 tahun sebesar 69,24 persen dari total penduduk. Kondisi itu menjadi potensi...

Lulusan SMA/SMK Masih Mendominasi Pengangguran Terbuka di Lampung

Lulusan SMA/SMK Masih Mendominasi Pengangguran Terbuka di Lampung

byAsrul Septianand1 others
01/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Lampung pada 2025 tercatat sebesar 4,21 persen. Berdasarkan tingkat pendidikan, pengangguran masih didominasi...

Berita Terbaru

Pemain Timnas Republik Ceko
Bola

Drama Penalti di Praha, Republik Ceko Akhiri Penantian 20 Tahun Menuju Piala Dunia

byIsnovan Djamaludin
01/04/2026

Praha (Lampost.co)–Stadion Letna di Praha menjadi saksi sejarah kembalinya Republik Ceko ke panggung tertinggi sepak bola dunia. Melalui pertarungan epik...

Read moreDetails
Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

01/04/2026
Pemain dan staf Timnas Turki

Penantian 24 Tahun Berakhir, Gol Tunggal Kerem Akturkoglu Bawa Turki ke Piala Dunia 2026

01/04/2026
TKD Dipangkas, Pemkot Metro Ambil Langkah Strategis Pinjaman Jangka Pendek

TKD Dipangkas, Pemkot Metro Ambil Langkah Strategis Pinjaman Jangka Pendek

01/04/2026
Akselerasi Vokasi Pemprov Lampung Kikis Angka Pengangguran

Akselerasi Vokasi Pemprov Lampung Kikis Angka Pengangguran

01/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.